Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*
    Menanamkan Nilai Islam pada Karakter Anak di Tengah Arus Globalisasi Digital

    Menanamkan Nilai Islam pada Karakter Anak di Tengah Arus Globalisasi Digital

    20 September 2026
    Panduan Merawat Komponen Vital Kendaraan Menghadapi Ancaman Banjir dan Hujan Deras

    Panduan Merawat Komponen Vital Kendaraan Menghadapi Ancaman Banjir dan Hujan Deras

    20 September 2026
    Menjaga Kedaulatan Identitas Digital dan Rahasia Privasi di Tengah Rimba Aplikasi

    Menjaga Kedaulatan Identitas Digital dan Rahasia Privasi di Tengah Rimba Aplikasi

    20 September 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 20 September 2026
    Trending
    • Menanamkan Nilai Islam pada Karakter Anak di Tengah Arus Globalisasi Digital
    • Panduan Merawat Komponen Vital Kendaraan Menghadapi Ancaman Banjir dan Hujan Deras
    • Menjaga Kedaulatan Identitas Digital dan Rahasia Privasi di Tengah Rimba Aplikasi
    • Seni Mengajarkan Kecerdasan Finansial Pada Anak di Tengah Kepungan Era Transaksi Digital
    • Panduan Bijak Mengelola Keuangan bagi Pekerja Muda demi Mewujudkan Kebebasan Finansial
    • Rahasia Energi Stabil Pagi Hari Melalui Pilihan Sarapan Nutrisi Seimbang
    • Merawat Ketenangan Jiwa di Tengah Tuntutan Kerja Profesional Perkotaan yang Tanpa Henti
    • Persiapan Matang Kendaraan Menghadapi Ancaman Genangan Air dan Cuaca Ekstrem Musim Hujan
    • Seni Mengambil Jeda Digital Demi Merawat Kesehatan Mental dan Kedamaian Jiwa
    • Seni Merawat Percakapan Rumah: Cara Praktis Membangun Komunikasi Sehat Bersama Keluarga
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kuliner»Sejarah Brongkos, Kuliner Legendaris Raja Mataram yang Masih Eksis di Solo Raya

    Sejarah Brongkos, Kuliner Legendaris Raja Mataram yang Masih Eksis di Solo Raya

    adm_imradm_imr11 Juli 20267 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Sejarah dan Kehadiran Brongkos dalam Budaya Jawa

    Brongkos adalah salah satu hidangan khas Jawa yang memiliki sejarah panjang dan kekayaan cita rasa. Hidangan berkuah santan ini telah menjadi bagian dari budaya makan masyarakat Jawa selama ratusan tahun. Meskipun lebih dikenal sebagai makanan khas Yogyakarta, brongkos juga memiliki jejak kuat di Solo dan masih menjadi menu andalan di sejumlah warung legendaris.

    Asal Usul Nama Brongkos

    Menurut beberapa literatur, nama brongkos diduga berasal dari kata asing “Brownhorst” yang kemudian mengalami pelafalan menjadi “brongkos” oleh masyarakat Jawa. Seiring waktu, nama tersebut melekat sebagai identitas salah satu masakan tradisional khas Jawa. Brongkos terdiri dari perpaduan daging sapi, telur, tahu, kacang tolo, kacang merah, serta berbagai bahan pelengkap lain yang dimasak menggunakan kuah santan kental berpadu rempah-rempah khas Jawa. Perpaduan rasa gurih, manis, sedikit pedas, dan aroma rempah yang kuat membuat hidangan ini memiliki cita rasa yang khas.

    Sejarah yang Tercatat dalam Serat Centhini

    Sejarah panjang brongkos tidak hanya hidup melalui cerita lisan. Guru Besar Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Gadjah Mada (UGM), Murdijati Gardjito, dalam riset yang dirangkum dari Serat Centhini, menyebut nama brongkos muncul sedikitnya sepuluh kali dalam naskah yang ditulis pada 1814–1823. Penyebutan tersebut menunjukkan bahwa sejak awal abad ke-19, brongkos telah menjadi makanan masyarakat Jawa. Selain disantap sebagai menu harian, hidangan ini juga disajikan saat menjamu tamu hingga menjadi bagian dari kenduri pengantin. Hal itu menunjukkan posisi brongkos sebagai makanan yang memiliki fungsi sosial sekaligus budaya.

    Masuk dalam Jamuan Kolonial

    Popularitas brongkos ternyata tidak berhenti di lingkungan masyarakat Jawa. Dalam buku masak Belanda Kookboek tahun 1925, brongkos tercatat sebagai salah satu hidangan yang masuk dalam konsep Rijsttafel, yaitu jamuan makan mewah pada masa Hindia Belanda. Saat itu, brongkos disajikan bersama berbagai hidangan Nusantara dengan tata cara penyajian ala Eropa. Masuknya brongkos ke dalam menu Rijsttafel menunjukkan bahwa kekayaan rempah dan cita rasanya mampu diterima hingga kalangan elite kolonial.

    Diakui sebagai Warisan Budaya Nasional

    Setelah Indonesia merdeka, eksistensi brongkos semakin kuat. Dalam buku Mustikarasa yang diterbitkan pemerintah pada 1967 atas prakarsa Presiden Soekarno, terdapat empat varian brongkos dari berbagai daerah. Menariknya, versi Solo disebut sebagai salah satu resep yang paling universal dan memiliki kemiripan dengan varian Yogyakarta. Pengakuan tersebut memperlihatkan bahwa Solo memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan kuliner tradisional ini. Tak hanya itu, pada tahun 2018, brongkos resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia, menegaskan posisinya sebagai bagian dari kekayaan budaya Nusantara.

    Hubungan dengan Keraton Yogyakarta

    Brongkos juga memiliki hubungan erat dengan lingkungan Keraton Yogyakarta. Dalam berbagai catatan budaya, hidangan ini dikenal sebagai salah satu makanan favorit Sri Sultan Hamengkubuwono IX dan kemudian diteruskan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X. Kedekatan keluarga keraton dengan makanan rakyat tersebut membuat brongkos semakin dikenal sebagai salah satu pusaka kuliner Jawa.

    Masih Mudah Ditemui di Solo Raya

    Meski identik dengan Yogyakarta, masyarakat Solo hingga kini masih dapat menikmati brongkos di sejumlah rumah makan legendaris. Beberapa tempat yang dikenal menyajikan menu brongkos antara lain:

    • Brongkos Kendil, Jalan Adi Sumarmo.
    • RM Priyayi Gudeg Brongkos, Kabupaten Sukoharjo, yang terkenal dengan menu brongkos koyor.
    • Gudeg Koyor Mercon Sumringah Siwalan, Surakarta, yang juga menyediakan brongkos sebagai salah satu menu favorit.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Sinergi Piring Pagi: Panduan Memadukan Makanan Sarapan Agar Energi Stabil Lengkap Sehari Penuh

    Sinergi Piring Pagi: Panduan Memadukan Makanan Sarapan Agar Energi Stabil Lengkap Sehari Penuh

    By adm_imr18 September 20260 Views
    Trik Jurnalis Kuliner Memilih Bahan Makanan Segar Berkualitas di Pasar Tradisional

    Trik Jurnalis Kuliner Memilih Bahan Makanan Segar Berkualitas di Pasar Tradisional

    By adm_imr16 September 20261 Views
    Menu Sarapan Sinergis untuk Menjaga Energi dan Fokus Sepanjang Hari

    Menu Sarapan Sinergis untuk Menjaga Energi dan Fokus Sepanjang Hari

    By adm_imr13 September 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru
    Menanamkan Nilai Islam pada Karakter Anak di Tengah Arus Globalisasi Digital

    Menanamkan Nilai Islam pada Karakter Anak di Tengah Arus Globalisasi Digital

    20 September 2026
    Panduan Merawat Komponen Vital Kendaraan Menghadapi Ancaman Banjir dan Hujan Deras

    Panduan Merawat Komponen Vital Kendaraan Menghadapi Ancaman Banjir dan Hujan Deras

    20 September 2026
    Menjaga Kedaulatan Identitas Digital dan Rahasia Privasi di Tengah Rimba Aplikasi

    Menjaga Kedaulatan Identitas Digital dan Rahasia Privasi di Tengah Rimba Aplikasi

    20 September 2026
    Seni Mengajarkan Kecerdasan Finansial Pada Anak di Tengah Kepungan Era Transaksi Digital

    Seni Mengajarkan Kecerdasan Finansial Pada Anak di Tengah Kepungan Era Transaksi Digital

    20 September 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?