Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Uji Kemampuan Akademik SMP Capai 98% Target Partisipasi

    12 April 2026

    Tips mengatur keuangan pasca-Lebaran tanpa harus berhemat ketat

    12 April 2026

    Injil Katolik Hari Ini: Selasa, 7 April 2026, dan Mazmur Tanggapan

    12 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 12 April 2026
    Trending
    • Uji Kemampuan Akademik SMP Capai 98% Target Partisipasi
    • Tips mengatur keuangan pasca-Lebaran tanpa harus berhemat ketat
    • Injil Katolik Hari Ini: Selasa, 7 April 2026, dan Mazmur Tanggapan
    • Jadwal KM Sangiang 6 – 22 April 2026: Rute Lintas Ambon, Namlea, Sanana, Banda, Geser, Fak Fak
    • Klasemen Liga 1 Terbaru: 6 Tim Terancam Degradasi, PSBS Biak Tersengat Zona Merah
    • Martini Bongkar Besaran Pokir, Anggota DPRA Dapat Rp4 Miliar, Minta Ketua Tak Potong
    • Tiga Anggota TNI Didakwa Pembunuhan Berencana Kepala Cabang BRI
    • 9 Ide Bisnis Sekolah dan Kampus yang Menguntungkan
    • Polemik IGRS: Cara Kerja Rating Game yang Membuat Kontroversi
    • Daftar harga emas di Pegadaian hari ini Senin 6 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Malang Raya»Sekda Malang Kagum pada Panen Lele Kades Jedong, Contoh Wirausaha Desa

    Sekda Malang Kagum pada Panen Lele Kades Jedong, Contoh Wirausaha Desa

    adm_imradm_imr21 Februari 20262 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kades Tekat Wahyudi Jadi Inspirasi dengan Budi Daya Lele dan Puyuh

    Di Desa Jedong, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur, terdapat sosok kades yang tak hanya memimpin desa, tetapi juga menjadi contoh dalam pengembangan usaha pertanian dan peternakan. Kades Tekat Wahyudi memiliki inovasi yang luar biasa, yaitu budi daya lele dan burung puyuh yang berhasil meningkatkan ketahanan pangan dan ekonomi desa.

    Budi Daya Lele yang Menghasilkan Besar

    Budiar, Sekda Kabupaten Malang, sangat kagum dengan budi daya lele yang dilakukan oleh Kades Tekat. Ia mengunjungi rumah Tekat di kaki Gunung Kawi untuk melihat langsung proses budi daya tersebut. Meski hujan turun, Budiar tetap datang tanpa ditemani kepala dinas. Ia merasa bertanggung jawab untuk mendukung para kades yang kreatif seperti Tekat.

    Di lokasi budi daya, Budiar melihat kolam-kolam kecil berukuran 4×7 meter yang mampu menghasilkan antara 6,5 ton hingga 7 ton lele setiap dua bulan. Dengan harga saat ini sekitar Rp 20 ribu per kilogram, setiap kolam bisa menghasilkan pendapatan antara Rp 20 juta hingga Rp 25 juta. Tekat memiliki total 12 kolam, namun hanya 8 yang aktif karena sisanya digunakan sebagai indukan.

    Budiar sangat terkesan dengan cara Tekat memilih bibit lele. Ia memilih bibit berukuran 5-6 cm, lalu memberikan makan pelet tiga kali sehari agar tidak terjadi kanibalisme antar ikan. Dengan metode ini, lele bisa tumbuh cepat dalam waktu dua bulan dan siap dipanen.

    Pengelolaan yang Sederhana dan Efisien

    Menurut Tekat, budi daya lele tidak memerlukan banyak tenaga. Setelah diberi makan, ia bisa meninggalkannya untuk kesibukan lainnya. Hal ini membuat budi daya ini bisa dilakukan sebagai sambilan. Selain itu, hasil dari budi daya ini cukup besar, dengan keuntungan bersih sekitar Rp 12 juta per bulan.

    Tekat juga memiliki budi daya burung puyuh yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Jedong. Lokasinya bersebelahan dengan kolam lele. Dari 10.000 ekor burung puyuh, setiap hari bisa menghasilkan 1 kuintal telur. Harga telur puyuh saat ini mencapai Rp 30 ribu per kilogram, sehingga Bumdes Jedong mampu mendapatkan penghasilan sebesar Rp 3 juta per hari.

    Inovasi yang Menjadi Contoh

    Budiar mengapresiasi inovasi yang dilakukan oleh Tekat. Ia menyebut bahwa Kades Tekat telah menjadi contoh bagi kades-kades lain untuk menjalankan usaha yang berdampak positif pada ekonomi dan ketahanan pangan desa. Budiar juga menyampaikan bahwa Bupati HM Sanusi MM sedang menggalakkan program kades sebagai entrepreneur, dan Tekat adalah salah satu pelaksanaannya.

    Selain budi daya lele dan puyuh, Tekat juga memiliki lahan pertanian lainnya, seperti ayam kampung, jeruk, dan anggur. Ini menunjukkan bahwa ia tidak hanya fokus pada satu bidang usaha, tetapi menciptakan sistem yang saling mendukung.

    Kesimpulan

    Kegiatan budi daya lele dan puyuh yang dilakukan oleh Kades Tekat Wahyudi menjadi bukti bahwa inovasi dan kreativitas dapat membawa dampak besar bagi masyarakat desa. Dengan pengelolaan yang efisien dan hasil yang menguntungkan, Tekat telah membuktikan bahwa desa bisa berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.




    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Tolak Tarif Masuk, Dur Diperiksa Polisi Terkait Kerusakan Bendungan Lahor

    By adm_imr12 April 20260 Views

    Jadwal Kapal Pelni KM Kelimutu 7-28 April: Jakarta-Pontianak, Semarang-Kumai, Batulicin-Surabaya

    By adm_imr11 April 20264 Views

    Koperasi Desa Merah Putih Beli 4 Kuintal Jeruk Petani Dau Malang untuk Program MBG

    By adm_imr11 April 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Uji Kemampuan Akademik SMP Capai 98% Target Partisipasi

    12 April 2026

    Tips mengatur keuangan pasca-Lebaran tanpa harus berhemat ketat

    12 April 2026

    Injil Katolik Hari Ini: Selasa, 7 April 2026, dan Mazmur Tanggapan

    12 April 2026

    Jadwal KM Sangiang 6 – 22 April 2026: Rute Lintas Ambon, Namlea, Sanana, Banda, Geser, Fak Fak

    12 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Karcis Masuk Pantai Pasir Panjang Disorot, Transparansi Retribusi Dipertanyakan

    7 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?