Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Tips menghadapi pemadaman listrik akibat blackout dengan aman

    27 Mei 2026

    Legasi Pemimpin Dua Benua, Tuanta Salamaka untuk Peradaban

    27 Mei 2026

    Ini yang Terjadi pada Tubuh Atlet Setelah Berhenti Merokok

    27 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Rabu, 27 Mei 2026
    Trending
    • Tips menghadapi pemadaman listrik akibat blackout dengan aman
    • Legasi Pemimpin Dua Benua, Tuanta Salamaka untuk Peradaban
    • Ini yang Terjadi pada Tubuh Atlet Setelah Berhenti Merokok
    • 12 Makanan Khas Kalimantan Barat yang Menggugah Selera
    • Kakanwil Kemenhaj Kalsel H Eddy Khairani Ungkap Perjuangan Petugas Haji dalam Mengawal Jemaah Lansia
    • Film Pesta Babi Viral di YouTube, Ditonton 1,5 Juta Kali dalam Sehari
    • UEA Bergabung dengan Arab dan Qatar Minta Trump Berhentikan Perang dengan Iran
    • BrightspotCITY 2026 Siap Berlangsung, Undang Semua Hadir
    • Honda CRF 150L Tampil Gahar di Medan Off-Road, Cek Spesifikasi dan Harga Terbaru
    • Kunci Jawaban PAI Kelas 5 Halaman 102-104: Soal Pilihan Ganda Bab 4
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Teknologi»Polemik IGRS: Cara Kerja Rating Game yang Membuat Kontroversi

    Polemik IGRS: Cara Kerja Rating Game yang Membuat Kontroversi

    adm_imradm_imr12 April 202612 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Miskomunikasi dalam Sistem Klasifikasi Gim di Steam

    Sejumlah gamer di Indonesia merasa kecewa setelah menemukan beberapa game yang mengandung konten dewasa justru diberi label aman untuk anak-anak. Hal ini terjadi setelah sistem klasifikasi usia permainan digital milik Indonesia atau Indonesia Game Rating System (IGRS) diterapkan di platform distribusi game Steam.

    Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) akhirnya angkat bicara dan menegaskan bahwa label yang beredar tersebut bukan merupakan klasifikasi resmi pemer政府 Indonesia. Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Direktorat Jenderal Ekosistem Digital Komdigi, Sonny Hendra Sudaryana, menjelaskan bahwa ada miskomunikasi antara pihak Steam dan Komdigi terkait rating game yang viral.

    “Jadi ada dua website-nya, IGRS sama yang Steam. Itu belum connect tuh. Jadi, dia self-assessment. Jadi, tadi pagi mereka mengirim email minta maaf karena ada miskomunikasi,” kata Sonny di Kementerian Komdigi, Jakarta, Senin (6/4/2026).

    Keanehan Sistem Klasifikasi

    Beberapa gamer Indonesia membagikan tangkapan layar yang menunjukkan keanehan dalam sistem klasifikasi tersebut. Di etalase Steam, warganet menemukan sejumlah game dengan konten seksual justru diberi rating 3+, yang berarti cocok untuk anak usia tiga tahun ke atas.

    Sonny menegaskan bahwa rating yang beredar tersebut bukan hasil klasifikasi resmi IGRS. “Hal ini berpotensi menimbulkan kesalahpahaman publik, terutama terkait kelayakan usia suatu game,” ujarnya.

    Menurut Sonny, pihak Steam seharusnya mengirimkan laporan rating game terlebih dahulu ke Komdigi sebelum menayangkannya di website. “Jadi, ada satu step yang mereka lewatkan. Harusnya kirim report ke kita, kita baru green light untuk mereka naikin uji coba ya, uji coba,” tutur dia.

    Aturan Klasifikasi Gim

    Komdigi menyoroti setidaknya tiga aturan yang berkaitan dengan kewajiban perlindungan anak dan klasifikasi gim. Pertama, UU Nomor 1 Tahun 2024 (Revisi UU ITE) tentang kewajiban perlindungan anak dalam sistem elektronik. Kedua, Permen Kominfo Nomor 2 Tahun 2024 tentang kewajiban mencantumkan hasil klasifikasi game yang resmi. Ketiga, Permen Kominfo Nomor 5 Tahun 2020 tentang aturan Penyelenggara Sistem Elektronik Lingkup Privat.

    “Kami meminta platform untuk memastikan bahwa setiap informasi yang ditampilkan kepada publik akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Ini bukan hanya soal kepatuhan, tetapi juga tanggung jawab dalam melindungi pengguna, khususnya anak-anak,” tutur Sonny.

    Komdigi juga menjadwalkan pertemuan virtual dengan Steam pada Selasa (7/4/2026) untuk membahas permasalahan tersebut secara lebih lanjut, dan menyatakan bahwa rating game di Steam sudah kembali normal setelah pihak Steam menurunkan label yang bermasalah.

    Apa Itu IGRS?

    IGRS, yang pertama kali diinisiasi sejak tahun 2016, merupakan sistem klasifikasi mandiri yang menjadikan Indonesia sebagai negara pertama di ASEAN yang memiliki sistem rating gim nasional berbasis nilai lokal. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menekankan bahwa kehadiran IGRS memberikan rasa aman bagi orang tua dalam memilih gim yang layak sesuai dengan usia anak mereka.

    Sistem ini membagi permainan ke dalam beberapa kelompok usia, di antaranya:
    * 3+: Aman untuk semua umur
    * 7+: Mengandung sedikit unsur fantasi
    * 13+: Dapat mengandung kekerasan ringan atau tema menantang
    * 18+: Diperuntukkan bagi dewasa dengan konten kekerasan berat atau vulgar

    Proses pendaftaran dilakukan oleh pengembang melalui situs resmi igrs.id dengan metode self-assessment atau penilaian mandiri. Hasil penilaian ini nantinya akan diverifikasi secara rutin oleh Komite Klasifikasi untuk memastikan kesesuaian konten dengan rating yang dicantumkan. Jika ditemukan ketidaksesuaian, pemerintah tidak segan untuk menaikkan kategori rating atau bahkan melakukan take down terhadap gim tersebut.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    BrightspotCITY 2026 Siap Berlangsung, Undang Semua Hadir

    By adm_imr27 Mei 20262 Views

    Penguatan Digital Branding Bank BJB Meraih Penghargaan Digital Brand 2026

    By adm_imr27 Mei 20261 Views

    Tidak Perlu Mahal, 5 HP Kamera Terbaik Ini Bisa Buat Konten Viral

    By adm_imr26 Mei 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Tips menghadapi pemadaman listrik akibat blackout dengan aman

    27 Mei 2026

    Legasi Pemimpin Dua Benua, Tuanta Salamaka untuk Peradaban

    27 Mei 2026

    Ini yang Terjadi pada Tubuh Atlet Setelah Berhenti Merokok

    27 Mei 2026

    12 Makanan Khas Kalimantan Barat yang Menggugah Selera

    27 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?