Terminal Terpadu (IT) Balongan yang dimiliki oleh PT Pertamina Patra Niaga memastikan bahwa kualitas angka oktana atau RON bahan bakar minyak (BBM) yang didistribusikan ke setiap stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) sesuai dengan standar spesifikasi teknis yang ditetapkan pemerintah.
Setiap pergerakan minyak selalu dilakukan pengujian kualitasnya, dan hasilnya tercatat dalam dokumen yang disebut sebagai test report. Kami menjamin bahwa semua produk sesuai dengan spesifikasi yang berlaku, ujar Superintendent Fuel RSD IT Balongan Firman Nugroho saat kunjungan media di IT Balongan, Jumat (30/1).
Sebelumnya, laboratorium Refinery Unit (RU) VI Balongan yang berada di bawah PT Kilang Pertamina Internasional, sebagai pemasok utama kebutuhan produk IT Balongan, menyebutkan bahwa mereka melakukan pemeriksaan terhadap sekitar 20 parameter untuk setiap produk sesuai aturan dari Direktorat Jenderal Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Parameter tersebut mencakup distilasi oksidasi, kandungan sulfur, kandungan air, kandungan bioetanol, hingga RON.
Pemeriksaan juga termasuk RON. Di sini, kami harus memastikan semua parameter sesuai dengan spesifikasi agar produk dapat disalurkan kepada konsumen, ujar Tester 1 CFR & Aviation PT KPI RU VI Balongan Zaeturohmah Febriyanti, Kamis (29/1).
Kilang Balongan Pertamina Penopang Kebutuhan BBM Jakarta-Jawa Barat
Pertamina bekerja sama dengan Kabinet, membuka akses air bersih di Merauke.
Kilang Pertamina membangun pabrik garam di Balikpapan, yang bisa mengurangi impor sebesar Rp 2,5 triliun.
Untuk diketahui, IT Balongan yang berlokasi di Kabupaten Indramayu menyalurkan produk-produk utama Pertamina seperti Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, Pertadex, Biosolar, hingga Avtur.
Kapasitas distribusi melalui truk tangki bisa mencapai 2.700 kiloliter per hari. Selain BBM, terminal juga menyalurkan liquefied petrolium gas (LPG) dengan distribusi sekitar 1.500 kiloliter per hari.
Terminal Balongan “Jantung” Pasokan BBM Jakarta
Sebagian besar produk IT Balongan didistribusikan ke wilayah Jakarta, Jawa Barat, dan Banten baik menggunakan jaringan perpipaan, truk tangki, maupun kapal muatan. Terminal ini menjadi pemasok utama kebutuhan BBM Jakarta yang per harinya mencapai 15.000 kiloliter. Distribusinya dilakukan melalui jaringan perpipaan ke Fuel Terminal Cikampek dan Integrated Terminal Jakarta.
Kurang lebih (IT) Balongan menyediakan 70% sampai 80% kebutuhan BBM Jakarta. Kita ini jantungnya pasokan BBM Jakarta, ujar Supervisor Fleet IT Balongan Anton Rudianto dalam kesempatan yang sama, Jumat (30/1).
Sedangkan distribusi BBM langsung menggunakan truk tangki menyuplai sekitar 200 SPBU wilayah Indramayu, Cirebon, Majalengka, dan Kuningan. Kapasitas truk beragam. Dalam satu truk, dapat memuat berbagai jenis produk BBM. Produk yang berbeda ini dipisahkan dalam tiap kompartemen truk yang memiliki kapasitas 8.000 liter.
Untuk produk LPG, gas disimpan di Terminal LPG Balongan yang memiliki satu tangki timbun dan terminal LPG Swasta Eretan yang memiliki empat tangki timbun. Distribusi dilakukan ke lebih dari 50 Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE), terutama di wilayah Jawa Barat.
Kami juga menyuplai ke SPBE di Pulau Jawa bagian tengah, seperti Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Kendal, dan Batam, ujar Superintendent Fuel RSD IT Balongan Firman Nugroho.







