Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Nasib Fandi Ramadhan ABK Sea Dragon Usai Hakim Tolak Hukuman Mati, Akan Dipanggil DPR

    10 Maret 2026

    Pengemudi Mengantuk Tabrak Masjid, Mobil Terbalik di Surabaya

    10 Maret 2026

    Harga emas dan nikel melonjak, pendapatan Antam diprediksi capai Rp 126 triliun

    10 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Rabu, 11 Maret 2026
    Trending
    • Nasib Fandi Ramadhan ABK Sea Dragon Usai Hakim Tolak Hukuman Mati, Akan Dipanggil DPR
    • Pengemudi Mengantuk Tabrak Masjid, Mobil Terbalik di Surabaya
    • Harga emas dan nikel melonjak, pendapatan Antam diprediksi capai Rp 126 triliun
    • Petugas Tangkap 5 Pelaku Smuggling 6,4 Ton Timah di Bangka Barat
    • Waktu Imsak dan Sholat Subuh 8 Maret 2026 di Pangandaran
    • Menanti Kejelasan Kapasitas Batubara untuk Listrik di Tengah Pemangkasan RKAB
    • Seni Memahami Pesan Teks untuk Menghindari Baper dalam Komunikasi atau PDKT
    • KSP Kopdit Pintu Air Bentuk Holding Company, Bupati Sikka: Langkah Hebat yang Inovatif
    • Tindakan untuk wujudkan komitmen dekarbonisasi
    • Kondisi misterius jenazah remaja di Makassar: kepala berdarah, tidak boleh dibuka
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Ekonomi»Tindakan untuk wujudkan komitmen dekarbonisasi

    Tindakan untuk wujudkan komitmen dekarbonisasi

    adm_imradm_imr10 Maret 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Transformasi Operasional Harita Nickel Menuju Emisi Nol Bersih

    Sebagai salah satu pemasok bahan baku baterai kendaraan listrik, Harita Nickel menempatkan dekarbonisasi sebagai bagian dari transformasi operasional jangka panjang. Perusahaan berupaya menerapkan sejumlah program untuk mencapai target Emisi Nol Bersih (NZE) dengan tenggat waktu 2060. Transisi energi dan target NZE kini bukan sekadar jargon kebijakan, tetapi telah menjadi agenda strategis nasional sekaligus arus utama global. Hal ini membuat industri nikel turut menjadi sorotan.

    Pasar global, investor, hingga standar keberlanjutan internasional kini mendorong praktik pertambangan yang lebih bersih, efisien, dan bertanggung jawab. Tekanan tersebut semakin relevan bagi Indonesia, yang merupakan salah satu produsen nikel terbesar dunia. Negara ini kini sedang memperkuat posisinya dalam rantai pasok global melalui hilirisasi mineral.

    Rencana Dekarbonisasi Harita Nickel

    Harita Nickel memiliki tahapan rencana dekarbonisasi dalam bentuk Peta Jalan. Berikut adalah rinciannya:

    1. Jangka Pendek (2025)

      Pada tahap ini, penggunaan energi terbarukan mencapai 23%. Untuk memenuhi target itu, perusahaan melakukan instalasi panel surya dan penempatan 40 MW panel surya di atap.

    2. Jangka Menengah (2030)

      Bentuknya, pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) sebesar 30%. Selain melalui panel surya, kebutuhan energi perusahaan akan berasal dari sumber energi berkelanjutan lainnya.

    3. Jangka Panjang (2060)

      Dengan target Emisi Nol Bersih. Upaya yang dilakukan ialah melalui transisi menuju energi terbarukan dan teknologi penangkapan karbon.

    Ragam Upaya Dekarbonisasi Harita Nickel

    Bagi perusahaan, upaya menekan emisi merupakan proses berkelanjutan melalui pendekatan continuous improvement, dengan membenahi proses produksi secara bertahap dan menurunkan emisi tanpa mengorbankan kesinambungan produksi. Di samping upaya-upaya di atas, Harita Nickel menggelar sejumlah inisiatif. Berikut rinciannya:

    1. Waste Heat Recovery

      Melalui unit operasi PT Halmahera Persada Lygend (HPL), Harita Nickel mengoperasikan teknologi high pressure acid leach (HPAL) di Pulau Obi, Maluku Utara. HPAL merupakan teknologi yang biasanya digunakan untuk mengolah bijih nikel kadar rendah atau limonit yang dulu dianggap tidak bernilai ekonomis. Teknologi ini menggunakan asam sulfat pekat, temperatur dan tekanan tinggi untuk mengekstrak nikel dari bijihnya.

    Menggunakan teknologi HPAL, Harita Nickel menerapkan sistem waste heat recovery di mana panas buang dari teknologi tersebut yang sebelumnya terlepas dapat dimanfaatkan menjadi listrik. Hasilnya, panas buang yang dulu terlepas, kini diubah menjadi listrik setara 9 juta liter bensin per tahun dan memangkas 307.988 ton CO2e.

    Hal ini menunjukkan bahwa dekarbonisasi tidak selalu harus dimulai dengan mengganti seluruh sistem energi, tetapi dapat diupayakan dari memaksimalkan apa yang selama ini terbuang.

    1. Panel Tenaga Surya

      Upaya dekarbonisasi lain yang dilakukan Harita Nickel adalah dengan membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 40 megawatt-peak (MWp) di kawasan operasional. Menurut Direktur Health, Safety & Environment (HSE) Harita Nickel, Tonny Gultom, pembangunan PLTS ini memerlukan investasi sekitar US$1-1,5 juta per MWp. “Investasi ini tentu tidak murah, namun sangat penting untuk operasional yang rendah emisi,” ujarnya.

    Inisiatif ini, lanjut Tonny, merupakan bagian dari peta jalan dekarbonisasi Harita Nickel dan membuktikan bahwa pertumbuhan bisnis dapat berjalan seiring dengan agenda keberlanjutan. Harita Nickel juga memasang panel surya untuk penerangan jalan di kawasan industri Obi. Upaya ini menghasilkan 98 gigajoule (GJ) energi dan mengurangi emisi sebesar 42,83 ton CO2e.

    1. Pemanfaatan Minyak Jelantah

      Langkah dekarbonisasi Harita Nickel juga berangkat dari kegiatan dapur. Dengan 20.000 karyawan, dapur operasional Harita Nickel menghasilkan minyak jelantah dalam jumlah besar setiap harinya. Limbah ini kemudian disuling kembali untuk dijadikan sebagai bahan bakar alternatif untuk smelter. Upaya ini terbukti dapat menggantikan sekitar 21% kalori batubara dan memangkas konsumsi batubara sekitar 10 ton per hari.

    2. Gasifikasi Batubara

      Harita Nickel juga memanfaatkan teknologi gasifikasi untuk mengonversi batubara menjadi syngas sebagai sumber energi alternatif yang lebih efisien dan rendah emisi. Melalui proses ini, perusahaan mampu menghasilkan energi sebesar 14.129.194 GJ sekaligus menekan emisi hingga 935.901 ton CO2e. Pemanfaatan gas hasil gasifikasi ini juga diintegrasikan ke dalam proses Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) untuk mengoptimalkan efisiensi energi di lini produksi.

    3. Pemanfaatan Biosolar

      Harita Nickel saat ini juga menggunakan Biosolar, yang merupakan bahan bakar dengan kandungan 35% bahan berbasis hayati. Bahan bakar ini digunakan untuk pembangkit listrik dan moda transportasi. Proporsinya pun meningkat dari sebelumnya yang sebesar 30%. Penggunaan bahan bakar hayati ini menghasilkan 1.213.663 GJ energi dan menekan emisi sebesar 88.937 tCO2e.

    4. Penggunaan Kendaraan Listrik

      PT HPL mulai mengoperasikan kendaraan penarik serta forklift listrik di area gudang nikel sulfat. Ini merupakan upaya perusahaan menekan emisi dari aktivitas logistik internal dan terbukti berkontribusi pada pemanfaatan energi terbarukan sebesar 191 GJ sekaligus mencegah emisi sekitar 8 tCO2e.

    Kesimpulan

    Rangkaian inisiatif yang dilakukan Harita Nickel menunjukkan bahwa dekarbonisasi di industri nikel dapat dilakukan dan bukan hanya sekedar mengejar target pengurangan emisi di atas kertas. Upaya-upaya ini memang merupakan proses panjang yang menuntut konsistensi, investasi hingga keberanian untuk mengubah cara kerja lama.

    “Pertambangan yang bertanggung jawab harus membawa manfaat jangka panjang, tidak hanya secara ekonomi, tapi juga sosial dan ekologis,” pungkas Tonny.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Harga emas dan nikel melonjak, pendapatan Antam diprediksi capai Rp 126 triliun

    By adm_imr10 Maret 20261 Views

    BEI dan KSEI Umumkan Pemilik Saham di Atas 1%, Kepercayaan Asing Kembali?

    By adm_imr10 Maret 20261 Views

    Strategi Investor Menggaet Cuan Saham LQ45 Saat IHSG Turun

    By adm_imr10 Maret 20265 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Nasib Fandi Ramadhan ABK Sea Dragon Usai Hakim Tolak Hukuman Mati, Akan Dipanggil DPR

    10 Maret 2026

    Pengemudi Mengantuk Tabrak Masjid, Mobil Terbalik di Surabaya

    10 Maret 2026

    Harga emas dan nikel melonjak, pendapatan Antam diprediksi capai Rp 126 triliun

    10 Maret 2026

    Petugas Tangkap 5 Pelaku Smuggling 6,4 Ton Timah di Bangka Barat

    10 Maret 2026
    Berita Populer

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    Kabupaten Malang 28 Februari 2026

    Malang – Aparat dari Polres Malang mengungkap dugaan tindak pidana membuat dan menguasai bahan peledak…

    Kejari Kabupaten Malang Geledah Kantor Dispora, Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

    6 Februari 2026

    Jadwal MotoGP Thailand 2026 Live Trans7, Bagnaia Tunjukkan Tanda Bertahan

    1 Maret 2026

    Keluhan Pasien Poli Gigi Puskesmas Arjuno, Kadinkes Kota Malang Beri Penjelasan

    6 Februari 2026
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?