Ringkasan Berita:
- Pemkot Bekasi terus melakukan penataan kawasan Wisata Air Kalimalang. Saat ini, pengerjaan difokuskan pada penyelesaian pedestrian, penataan ornamen tematik, serta jembatan.
- Dari lima jembatan yang direncanakan, tiga telah dibangun dan dua lainnya akan ditinggikan.
- Pemkot juga menyiapkan ornamen bernuansa Bali di sekitar pura dan nuansa Islami di kawasan Al-Azhar.
Infomalangraya.com, BEKASI – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi masih melakukan sejumlah pembenahan dalam proyek penataan kawasan Wisata Air Kalimalang.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, pengerjaan saat ini masih difokuskan pada penyelesaian pedestrian serta penataan sejumlah jembatan di sepanjang kawasan Kalimalang.
“Ya, tunggu-tunggu. Kami masih menyelesaikan itu dulu, pedestrian-nya. Kemarin saya sudah cek,” kata Tri saat dikonfirmasi, Senin (31/8/2026).
Selain pembenahan infrastruktur, Tri menjelaskan Pemkot Bekasi juga tengah menyiapkan konsep tematik di sejumlah titik sepanjang kawasan Kalimalang.
Setiap titik nantinya akan memiliki nuansa berbeda yang disesuaikan dengan lingkungan di sekitarnya.
Salah satunya berada di kawasan dekat pura yang nantinya akan dihiasi ornamen bernuansa Bali.
“Kemudian kami sudah coba tematik. Yang dekat pura, kami bikin semacam ornamen Bali,” jelasnya.
Tidak hanya itu, Tri menuturkan penataan juga dilakukan di kawasan Al-Azhar.
Ia meminta agar ornamen yang ditampilkan di kawasan tersebut memiliki nuansa Islami.
“Kemudian kemarin saya juga sudah minta perbaikan yang ada di Al-Azhar, sehingga ornamennya juga mungkin nuansanya lebih ke Islami. Jadi, ada satu tematik di sepanjang Kalimalang yang ada,” tuturnya.
Selain pedestrian dan ornamen tematik, penataan juga menyasar sejumlah jembatan yang berada di kawasan Kalimalang.
Tri menyebut saat ini baru tiga jembatan yang telah dibangun. Ke depan, masih ada dua jembatan lain yang akan ditinggikan.
Pengerjaan peninggian tersebut nantinya akan melibatkan pembongkaran pada sejumlah bagian infrastruktur.
Menurut Tri, pengerjaan akan dilakukan secara bertahap. Setelah satu jembatan dapat berfungsi, pekerjaan akan dilanjutkan dengan pembangunan dan pembongkaran pada jembatan berikutnya.
“Nanti kan jembatan juga baru tiga, ya. Ini masih harus ada dua lagi jembatan yang akan kita lakukan peninggian,” ungkapnya.
Proyek Wisata Air Kalimalang Molor
Diberitakan sebelumnya, proyek Wisata Air Kalimalang di Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, mengalami sejumlah kendala dalam proses pembangunan.
Direktur Utama PT Mitra Patriot Kota Bekasi, David Rahardja, mengatakan hambatan tersebut dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari kondisi global hingga cuaca ekstrem.
“Ini bukan sekadar dampak perang global, tapi juga cuacanya cukup ekstrem di bulan Maret dan April lalu sehingga pengerjaannya tidak bisa maksimal,” kata David, dikutip Kamis (21/5/2026).
David menjelaskan, sebagian material proyek didatangkan dari China. Kondisi geopolitik global disebut berdampak pada kenaikan harga serta keterlambatan pengiriman bahan baku.
“Ini yang membuat target awalnya di bulan Mei belum terealisasi,” ujarnya.
Akibat berbagai kendala tersebut, jadwal peresmian atau grand opening Wisata Air Kalimalang dipastikan mundur.
“Kemungkinan Agustus baru akan rampung,” tambahnya.
Sebagai informasi, aliran Kalimalang di wilayah Kota Bekasi tengah dikembangkan menjadi kawasan wisata air dan kuliner.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, sebelumnya menyebut kawasan tersebut akan dilengkapi fasilitas kapal wisata serta area kuliner dan pencahayaan.
Dalam rencana pengembangan, total 13 jembatan di sepanjang Kalimalang akan dibongkar dan diganti dengan lima jembatan baru berdesain melengkung.
Proyek ini didukung pendanaan dari sejumlah pihak, termasuk CSR senilai sekitar Rp36 miliar, anggaran Pemkot Bekasi sekitar Rp30 miliar, serta rencana dukungan tambahan dari Pemprov Jawa Barat.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyatakan pihaknya siap berkolaborasi dalam pembiayaan pembangunan melalui skema belanja langsung maupun bantuan keuangan daerah.
Pemprov Jabar, kata dia, menargetkan pembangunan ini menjadi bagian dari jejak pembangunan daerah dalam lima tahun ke depan.
Baca berita Infomalangraya.comlainnya di WhatsApp.
Baca berita Infomalangraya.comlainnya di Google News.





