Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Ahli: Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 Jadi Momentum Evaluasi Keselamatan Kapal Roro

    7 Agustus 2026

    3 Kargo Jenazah Korban KMP Mutiara Santosa Dievakuasi ke RS Bhayangkara Surabaya, 2 Lagi Menyusul

    7 Agustus 2026

    Gerhana Matahari Total 2026: Wilayah yang Bisa Menyaksikan

    7 Agustus 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Selasa, 18 Agustus 2026
    Trending
    • Ahli: Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 Jadi Momentum Evaluasi Keselamatan Kapal Roro
    • 3 Kargo Jenazah Korban KMP Mutiara Santosa Dievakuasi ke RS Bhayangkara Surabaya, 2 Lagi Menyusul
    • Gerhana Matahari Total 2026: Wilayah yang Bisa Menyaksikan
    • Kecelakaan Maut di Kapuas Hulu, Ibu Tewas Usai Motor Tabrak Bus
    • UAS Buka Rahasia Arba Mustakmir Bulan Safar, Istillah Rebo Wekasan Dijelaskan
    • Coba Kebiasaan Pagi Ini untuk Vibes Positif Sepanjang Hari
    • 7 cara menanam terong hijau sederhana ala Andrew Kalaweit
    • Jadwal Kapal Pelni Agustus 2026: Rute Surabaya-Ambon dengan KM Sinabung, Dorolonda, Ciremai, Nggapulu, Leuser
    • Renungan Katolik: Iman di Tengah Badai, Senin 3 Agustus 2026
    • Putra Mahkota Saudi Peringatkan Trump: Serangan ke Iran Picu Perang Besar di Timur Tengah
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kuliner»Video orangutan makan jeruk dari tumpukan sampah, BKSDA: Sehat

    Video orangutan makan jeruk dari tumpukan sampah, BKSDA: Sehat

    adm_imradm_imr6 Februari 202619 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Orangutan Jantan Viral Karena Mencari Makan di Tumpukan Sampah

    Video yang menampilkan seekor orangutan jantan mencari makan di tumpukan sampah di tepi jalan telah viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, orangutan itu terlihat mengais-ngais plastik-plastik limbah rumah tangga dengan tujuan mencari sisa makanan. Akhirnya, ia menemukan buah jeruk dalam sebuah plastik dan langsung memakannya. Video ini menimbulkan perhatian dari warganet yang merasa prihatin dan kasihan melihat kondisi satwa liar tersebut.

    Orangutan jantan tersebut diberi nama Sam. Ia ditemukan di kawasan Kutai Timur, Kalimantan Timur, pada 20 Januari 2026. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur segera melakukan penanganan dengan bekerja sama dengan organisasi non-pemerintah seperti CAN Borneo dan Centre for Orangutan Protection (COP). Tim gabungan ini melakukan penelusuran intensif selama beberapa hari di titik-titik yang dilaporkan oleh warga.

    Pada 27 Januari 2026, Sam berhasil ditemukan dan dievakuasi ke kawasan Jalan Poros Bengalon, Sangatta, Kutai Timur. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Sam berada dalam kondisi fisik yang relatif sehat. Meskipun usianya sudah dewasa, insting bertahan hidup di alam liar masih terjaga dengan baik. Oleh karena itu, tim medis memutuskan bahwa Sam tidak memerlukan proses rehabilitasi panjang di pusat penyelamatan satwa.

    Rehabilitasi merupakan proses pemulihan kesehatan dan sifat alami satwa liar agar mereka siap kembali ke habitat aslinya setelah sempat berinteraksi terlalu dekat dengan manusia atau mengalami trauma. Karena Sam dianggap masih memiliki kemampuan untuk bertahan hidup di alam liar, keputusan untuk segera melepasliarkannya menjadi prioritas utama.

    Tim gabungan memilih lokasi yang jauh dari jangkauan aktivitas manusia agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Lokasi yang dipilih adalah Hutan Lindung Gunung Batu Mesangat yang terletak di Kecamatan Busang, Kabupaten Kutai Timur. Kawasan ini dipilih karena memiliki ketersediaan pakan alami yang melimpah dan tingkat keamanan yang lebih terjamin dari gangguan aktivitas industri maupun pemukiman warga.

    Fenomena Orangutan Masuk ke Kawasan Permukiman

    Fenomena orangutan masuk ke kawasan permukiman bukanlah kejadian baru di Kalimantan. Orangutan dikenal sebagai satwa yang hidup di hutan tropis dan sangat bergantung pada keberadaan pohon-pohon besar sebagai tempat berlindung, bergerak, dan mencari makan. Ketika habitat mereka terganggu atau menyusut, orangutan dapat terdorong keluar dari kawasan hutan dan memasuki wilayah yang lebih dekat dengan aktivitas manusia.

    Orangutan hanya ditemukan di Pulau Kalimantan dan Sumatra. Nama “orang utan” berasal dari bahasa Melayu yang berarti “orang hutan”, merujuk pada kebiasaan hidupnya yang sebagian besar menghabiskan waktu di pepohonan. Secara ilmiah, orang utan termasuk dalam genus Pongo dan merupakan satwa yang dilindungi karena populasinya terus menurun akibat berbagai faktor.

    Dalam kehidupan sehari-hari, orangutan dikenal sebagai satwa pemakan buah atau frugivora. Mereka memakan berbagai jenis buah hutan seperti rambutan, durian, nangka, ficus atau buah ara. Selain itu, mereka juga memakan daun muda, kulit kayu, bunga, dan serangga dalam jumlah kecil.

    Orangutan biasanya hidup soliter atau menyendiri, terutama individu jantan dewasa. Mereka jarang hidup dalam kelompok besar seperti kera lainnya. Aktivitas harian orangutan sebagian besar dihabiskan untuk mencari makan, berpindah dari satu pohon ke pohon lain, serta beristirahat di sarang yang mereka buat di atas pohon. Sarang tersebut biasanya digunakan untuk tidur pada malam hari maupun beristirahat di siang hari.

    Kondisi hutan yang berkurang akibat alih fungsi lahan, pembukaan perkebunan, atau aktivitas manusia lainnya membuat orangutan kesulitan menemukan buah-buahan hutan. Dalam situasi seperti itu, kawasan permukiman yang memiliki pohon buah sering kali menjadi alternatif bagi satwa liar untuk mencari makan.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    7 cara menanam terong hijau sederhana ala Andrew Kalaweit

    By adm_imr7 Agustus 20262 Views

    7 Tanda Kepribadian Orang yang Suka Cek Menu Online Sebelum Makan di Luar

    By adm_imr7 Agustus 20263 Views

    Apakah Kopi Saja Bisa Jadi Sarapan? Ini Fakta Penting!

    By adm_imr7 Agustus 20264 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Ahli: Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 Jadi Momentum Evaluasi Keselamatan Kapal Roro

    7 Agustus 2026

    3 Kargo Jenazah Korban KMP Mutiara Santosa Dievakuasi ke RS Bhayangkara Surabaya, 2 Lagi Menyusul

    7 Agustus 2026

    Gerhana Matahari Total 2026: Wilayah yang Bisa Menyaksikan

    7 Agustus 2026

    Kecelakaan Maut di Kapuas Hulu, Ibu Tewas Usai Motor Tabrak Bus

    7 Agustus 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?