Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Viral Terpopuler: 4 Alasan Iran Kehilangan Harapan, Bos Pabrik Kirim 150 Karyawan Umroh

    3 April 2026

    Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan Sepanjang Hari, Hujan Diprediksi Malam Nanti

    3 April 2026

    Mengapa Emas Jadi Pelarian Aman Saat Krisis Ekonomi? Ini Penjelasannya

    3 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Jumat, 3 April 2026
    Trending
    • Viral Terpopuler: 4 Alasan Iran Kehilangan Harapan, Bos Pabrik Kirim 150 Karyawan Umroh
    • Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan Sepanjang Hari, Hujan Diprediksi Malam Nanti
    • Mengapa Emas Jadi Pelarian Aman Saat Krisis Ekonomi? Ini Penjelasannya
    • Kades Bingung dengan Kasus Amsal Sitepu, Jaksa Perkirakan Kerugian Negara Rp 200 Miliar
    • Wali Kota Malang Tandatangani PKS PSEL, Transformasi Pengelolaan Sampah di Malang Raya
    • Cara memeriksa kesuburan pria
    • 8 Tempat Makan 24 Jam di Bandung yang Wajib Dicoba
    • Prediksi Skor Jerman vs Ghana, Head-to-Head dan Statistik Pertandingan Persahabatan 2026
    • Disbudpar analisis tren libur Lebaran di Belitung Timur, tiga destinasi paling diminati masyarakat
    • Harga Emas Antam, Galeri24, dan UBS Hari Ini, Senin 30 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Nasional»Viral Terpopuler: 4 Alasan Iran Kehilangan Harapan, Bos Pabrik Kirim 150 Karyawan Umroh

    Viral Terpopuler: 4 Alasan Iran Kehilangan Harapan, Bos Pabrik Kirim 150 Karyawan Umroh

    adm_imradm_imr3 April 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Alasan Iran Telanjur Kecewa

    Iran tampaknya masih merasa kecewa terhadap Indonesia, hingga kapal-kapal Indonesia belum diizinkan melewati Selat Hormuz. Hal ini menjadi perhatian utama dalam berita viral terpopuler Infomalangraya.com.

    Kapal yang dimaksud adalah kapal tanker milik PT Pertamina, yaitu VLC Pertamina Pride dan Gamsunoro. Saat ini, Indonesia sedang melakukan negosiasi agar kapal tersebut bisa melewati Selat Hormuz yang ditutup oleh Iran. Berbeda dengan kapal dari negara Asia lain seperti Malaysia, Tiongkok, Pakistan, hingga Thailand, yang sudah diizinkan lebih dulu untuk melewati jalur strategis tersebut.

    Dian Wirengjurit, mantan Duta Besar Indonesia untuk Iran, menyebutkan bahwa sebenarnya sudah ada dua kapal tanker Indonesia yang dibebaskan. “Pertama, karena memang tidak terlalu besar. Kedua, karena kedua kapal itu, Paragon dan Rinjani, memang berbendera Indonesia,” ujar Dian dalam program Kompas Petang di Kompas TV, Sabtu (28/3/2026).

    Namun, dua tanker lain yang merupakan supertanker belum bisa dilepaskan oleh pihak Iran. Menurut Dian, kekecewaan Iran terhadap Indonesia tidak berkaitan langsung dengan konflik saat ini antara Iran dan Amerika Serikat (AS)-Israel. Kekecewaan itu muncul sebelum perang, karena adanya asas diplomasi resiprokalitas. Jika suatu negara melakukan kebaikan, maka akan dibalas dengan kebaikan, begitu juga sebaliknya.

    Negara yang Jadi Mediator AS-Iran Usai Indonesia Ditolak

    Setelah Indonesia sempat ditolak karena menyatakan keinginan menjadi mediator dan memfasilitasi dialog antara negara konflik Amerika dan Iran, kini Pakistan menjadi penggantinya. Pakistan resmi menjadi tuan rumah bagi diplomat senior dari Arab Saudi, Turki, dan Mesir mulai Minggu (29/03).

    Pertemuan tingkat tinggi ini menempatkan Islamabad sebagai episentrum negosiasi potensial antara Amerika Serikat (AS) dan Iran guna menyudahi konflik yang telah berkecamuk selama satu bulan terakhir. Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif melalui akun instagramnya menyatakan, pemerintahnya berupaya melindungi masyarakat dari kenaikan harga minyak global yang melonjak, sekaligus mengintensifkan upaya diplomatik untuk membantu mengakhiri perang.

    Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Pakistan dalam pernyataan resminya pada Sabtu (28/03) menegaskan bahwa menteri luar negeri dari keempat negara tersebut akan melakukan diskusi mendalam mengenai berbagai isu krusial. Agenda utama fokus pada upaya deeskalasi atau meredakan ketegangan di kawasan yang kian memanas.

    Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan, menyatakan bahwa pertemuan ini bertujuan membangun mekanisme konkret untuk meredam konflik. “Kami akan membedah ke arah mana negosiasi perang ini bermuara, bagaimana keempat negara menilai situasi terkini, serta langkah nyata apa yang bisa diambil,” tegas Fidan kepada penyiar A Haber, Jumat malam, seperti dilansir Infomalangraya.com mengutip New York Times via Kontan, Minggu (29/3/2026).

    Keempat negara tersebut kini berada di garda terdepan dalam memediasi Washington dan Teheran sejak perang meletus pada 28 Februari 2026 lalu. Posisi mereka sangat krusial mengingat kerentanan terhadap gangguan pasokan energi dan ancaman pada rute perdagangan global.

    Suryo Pemilik Pabrik Berangkatkan 150 Pegawai Umroh

    Momen haru sekaligus membahagiakan belakangan ini terjadi dengan sebuah pabrik di Magelang, Jawa Tengah. Pabrik rokok di Magelang tersebut nyaris kehilangan pemimpinnya karena kondisi kritis.

    Suasana haru menyelimuti sebuah pabrik rokok di Magelang pada Jumat (27/3/2027), saat sang pemilik kembali muncul di hadapan ribuan karyawan setelah selamat dari kecelakaan tragis yang sempat membuatnya kritis. Kehadiran pengusaha tersebut bukan hanya menjadi momen penuh emosi, tetapi juga membawa kabar menggembirakan bagi para pekerjanya.

    Pemilik pabrik rokok HS, Muhammad Suryo, hadir langsung di tengah karyawan setelah melewati masa pemulihan pascakecelakaan maut yang terjadi beberapa waktu lalu. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada para pekerja yang selama ini memberikan doa dan dukungan.

    Sebagai bentuk rasa terima kasih, Suryo mengumumkan akan memberangkatkan 150 karyawan untuk menunaikan ibadah umroh ke Tanah Suci pada tahun ini. Program ini merupakan agenda rutin perusahaan, namun jumlah peserta tahun ini meningkat dibandingkan sebelumnya.

    “Ini bentuk syukur saya dan terima kasih atas doa serta dukungan panjenengan semua. Kalian adalah penyemangat yang membuat saya tegar menghadapi cobaan ini,” ujar Suryo dengan suara bergetar. Ia juga memohon doa agar almarhumah istrinya mendapat tempat terbaik di sisi-Nya, dikutip Infomalangraya.com via TribunJogja, Minggu (29/3/2026).

    Momen tersebut disambut penuh haru oleh para karyawan. Tangis bahagia pecah, terutama dari kalangan ibu-ibu yang merasa bersyukur melihat kondisi sang pemilik yang kini telah pulih.

    Sebelumnya, Suryo mengalami kecelakaan tragis saat mengendarai motor gede di wilayah Kulon Progo pada Minggu (1/3/2026). Insiden tersebut membuatnya dalam kondisi kritis dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Dalam peristiwa itu, istrinya, Anis Syarifah, meninggal dunia.




    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Strategi nasional jaga ketahanan energi dan hemat bahan bakar, masyarakat tenang

    By adm_imr3 April 20262 Views

    Kasus Amsal Sitepu: Videografer Diduga Korupsi Proyek Desa, Kades Bingung

    By adm_imr3 April 20261 Views

    Harga BBM Pertamax Naik Lagi, 30 Maret 2026 di Tengah Ketegangan Iran-Amerika, Kalsel Terdampak

    By adm_imr2 April 20267 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Viral Terpopuler: 4 Alasan Iran Kehilangan Harapan, Bos Pabrik Kirim 150 Karyawan Umroh

    3 April 2026

    Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan Sepanjang Hari, Hujan Diprediksi Malam Nanti

    3 April 2026

    Mengapa Emas Jadi Pelarian Aman Saat Krisis Ekonomi? Ini Penjelasannya

    3 April 2026

    Kades Bingung dengan Kasus Amsal Sitepu, Jaksa Perkirakan Kerugian Negara Rp 200 Miliar

    3 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?