Keunikan dan Kegiatan yang Harus Dicoba di Kawasan Masjid Sunan Ampel Saat Ramadhan 2026
Bulan Ramadhan 2026 akan segera tiba, dan bagi masyarakat Surabaya serta sekitarnya, tradisi ngabuburit selalu menjadi momen istimewa. Daripada hanya sekadar duduk di pinggir jalan atau sibuk dengan gawai hingga menjelang maghrib, mengapa tidak memanfaatkan waktu berharga ini untuk meraih pahala sambil menikmati kuliner?
Bayangkan, dalam satu sore Anda bisa berziarah, mendalami sejarah Islam, lalu berjalan beberapa langkah langsung menemukan surga kuliner dengan puluhan menu takjil legendaris. Di mana lagi bisa mendapatkan paket komplet religi dan kuliner seistimewa ini? Jawabannya hanya satu: Kawasan Masjid Sunan Ampel, Surabaya!
Kawasan Ampel memiliki daya tarik yang luar biasa. Bukan hanya pada hari biasa, terlebih lagi saat Ramadhan tiba. Suasana di sana berubah menjadi pusat kegiatan spiritual dan sosial yang sangat hidup. Jumlah pengunjung dapat melonjak drastis, bahkan data menyebutkan bisa mencapai 2.000 orang per hari di bulan puasa. Pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadhan, jumlahnya bahkan bisa menembus 20 ribu orang! Lantas, apa saja yang membuat kawasan ini menjadi spot wajib dikunjungi selama Ramadhan 2026? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.
Napak Tilas Sejarah dan Falsafah “Moh Limo” yang Relevan Sepanjang Masa
Pertama dan terutama, tentu saja nilai spiritualnya yang tinggi. Masjid ini didirikan oleh Sunan Ampel (Raden Rahmat) pada tahun 1421 Masehi. Dengan demikian, Anda akan beribadah di masjid yang usianya telah melebihi enam abad! Di kompleks inilah Sunan Ampel menyebarkan ajaran Islam, termasuk falsafah terkenalnya, “Moh Limo” (menolak lima hal: main perempuan, minum miras, berjudi, mencuri, dan menggunakan narkoba). Ajaran ini sangat relevan bagi generasi sekarang yang hidup di tengah godaan modernitas. Ziarah ke makam Sunan Ampel yang wafat pada tahun 1481 Masehi bukan sekadar nostalgia, melainkan juga pengingat untuk terus memperbaiki diri di bulan yang suci.
Arsitektur Kuno yang Menawan dan Penuh Makna
Masjid Ampel memiliki daya tarik visual yang kuat. Bangunan aslinya masih dipertahankan dengan 16 tiang setinggi 17 meter yang diukir kaligrafi Ayat Kursi. Terdapat pula menara setinggi 30 meter, sumur kuno, serta bedug peninggalan Sunan Ampel yang dapat Anda saksikan secara langsung. Suasana khas Arab-nya terasa sangat kuat, membuat Anda serasa berada di Timur Tengah. Tempat ini cocok menjadi latar foto, namun perlu diingat bahwa prioritas utama tetaplah ibadah. Di kawasan ini, Anda dapat merasakan atmosfer yang teduh dan khusyuk, jauh dari hiruk-pikuk dunia luar.
Surga Takjil di Sepanjang Jalan Ampel
Nah, inilah yang paling dinantikan! Setelah puas beribadah, Anda tinggal melangkah keluar dari kompleks masjid, dan tanpa perlu mencari jauh-jauh, Anda akan langsung disambut oleh ribuan lapak takjil. Kawasan Pasar Ampel dan sekitarnya menjelang maghrib berubah menjadi surga kuliner. Di sinilah Anda dapat menemukan takjil legendaris yang wajib dicoba:
- Kurma Medina dan Kurma Ajwa: Ini adalah item wajib! Selain sunnah, kurma di sini terkenal akan kualitasnya. Pilihannya beragam, dari yang ekonomis hingga yang premium.
- Roti Maryam (Canai) dan Kebab: Aroma gurihnya akan membangkitkan selera. Biasanya disajikan dengan kuah kari atau topping meses dan keju. Sangat cocok sebagai takjil pembuka.
- Samosa: Pastel goreng berisi daging cincang dan sayuran dengan bumbu khas Timur Tengah ini sedang populer. Cocok bagi Anda yang menginginkan variasi.
- Sup Kambing dan Nasi Kebuli: Bagi yang menginginkan menu berat, banyak lapak yang menjual sup kambing atau nasi kebuli yang sangat aromatik. Mengonsumsi makanan berat diperbolehkan, tetapi ingatlah untuk mengawali dengan yang manis terlebih dahulu.
Bongko Kopyor, Takjil Khas Pesisir yang Lembut di Lidah
Selain jajanan khas Timur Tengah, di sekitar area Ampel dan kawasan utara Surabaya yang mudah dijangkau, Anda juga dapat berburu takjil legendaris lokal, yaitu Bongko Kopyor. Jajanan manis gurih ini memadukan roti tawar, kelapa muda (kopyor), pisang, mutiara, dan santan yang dikukus dalam daun pisang. Teksturnya yang sangat lembut membuat perut nyaman setelah seharian berpuasa. Cobalah mencari di pasar takjil dadakan di sekitar Masjid Ampel atau bertanya kepada warga lokal, pasti ada yang menjualnya!
Es Sinom Segar, Pelepas Dahaga yang Menyehatkan
Cuaca Surabaya yang panas ditambah kondisi perut yang kosong, sangat tepat mengisi ngabuburit dengan minuman segar. Cobalah Es Sinom yang banyak dijual di sekitar Pasar Ampel atau di Pasar Blauran yang tidak terlalu jauh dari sana. Minuman tradisional perpaduan daun asam muda, kunyit, dan gula aren ini sangat efektif untuk memulihkan stamina lambung. Rasanya manis-asam dan sangat menyegarkan!
Mengunjungi Pasar Takjil Dadakan di Sekitarnya
Selain Pasar Ampel yang legendaris, Anda juga bisa menjelajahi pasar takjil dadakan yang biasanya bermunculan di jalan-jalan menuju kawasan Ampel. Suasana meriah dengan lampu-lampu hias dan antrean pembeli menambah semarak ngabuburit Anda. Di sini Anda bisa menemukan berbagai macam jajanan pasar tradisional seperti kolak pisang, es blewah, dan aneka gorengan yang cocok sebagai teman menunggu adzan maghrib.
Berbagi Berkah dengan Membeli Takjil untuk Tetangga
Momen ngabuburit di kawasan Ampel juga bisa menjadi sarana berbagi. Dengan memborong aneka takjil legendaris, Anda tidak hanya memenuhi kebutuhan berbuka sendiri, tetapi juga bisa membawakan takjil untuk tetangga atau keluarga di rumah. Kebiasaan ini tentu akan menambah pahala dan mempererat tali silaturahmi di bulan yang penuh berkah.
Menikmati Suasana Buka Puasa Bersama di Area Masjid
Setelah berhasil mengumpulkan aneka takjil pilihan, Anda bisa memilih untuk berbuka puasa langsung di area sekitar masjid. Banyak pengunjung yang memilih duduk di pelataran masjid atau di pinggir jalan sambil menikmati takjil sembari menanti berkumandangnya adzan Maghrib. Suasana kebersamaan ini menciptakan pengalaman Ramadhan yang begitu hangat dan tak terlupakan.
Kawasan Masjid Sunan Ampel bukanlah sekadar tempat wisata religi biasa. Di bulan Ramadhan 2026, tempat ini bertransformasi menjadi ekosistem spiritual dan kuliner yang lengkap. Dalam satu kunjungan, Anda dapat menunaikan ibadah ziarah, belajar sejarah, dan memborong aneka takjil legendaris yang mungkin tidak Anda temukan di tempat lain. Mulai dari kurma, roti maryam, samosa, hingga es sinom dan bongko kopyor, semua tersedia di sini. Jadi, tunggu apa lagi? Catat alamatnya di Jl. Ampel Suci 45 atau Jl. Ampel Masjid 53, ajak keluarga atau teman-teman, dan rasakan sensasi ngabuburit yang keberkahannya berlipat ganda!







