Ibadah Haji: Persiapan dan Amalan yang Harus Diketahui
Ibadah haji merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim yang mampu secara fisik, finansial, maupun keamanan perjalanan. Kewajiban ini hanya sekali seumur hidup bagi mereka yang memenuhi syarat (istitha’ah), serta menjadi momen spiritual yang sangat dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia.
Pada penyelenggaraan haji 1447 H/2026 M, jemaah Indonesia mulai masuk asrama haji sejak 21 April 2026. Pemberangkatan dilakukan dalam dua gelombang, yakni gelombang pertama pada 22 April hingga 6 Mei 2026 dengan tujuan Madinah, serta gelombang kedua pada 7 hingga 21 Mei 2026 menuju Jeddah sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah.
Hingga hari kesembilan operasional, tercatat sebanyak 122 kloter dengan total 47.834 jemaah telah diberangkatkan dari Indonesia. Dari jumlah tersebut, 113 kloter dengan 44.315 jemaah telah tiba di Madinah dan menempati hotel yang telah disiapkan dengan pendampingan petugas.
Madinah merupakan kota suci kedua dalam Islam setelah Makkah, sekaligus tempat dimakamkannya Nabi Muhammad SAW. Di kota ini, jemaah tidak melaksanakan rangkaian inti haji seperti wukuf, namun memperbanyak ibadah sunnah seperti salat, zikir, doa, dan ziarah ke tempat-tempat bersejarah. Momentum ini menjadi kesempatan untuk memperkuat spiritualitas sebelum puncak ibadah di Arafah.
5 Amalan Utama Selama di Madinah
Berikut adalah amalan yang dapat dilakukan jemaah selama berada di Madinah:
Memperbanyak Salat di Masjid Nabawi
Salah satu keutamaan di Madinah adalah melaksanakan salat di Masjid Nabawi. Salat di masjid ini memiliki pahala berlipat ganda dibandingkan masjid lainnya, kecuali Masjidil Haram. Jemaah dianjurkan memperbanyak salat fardu berjamaah serta salat sunnah.Memperbanyak Zikir, Doa, dan Membaca Al-Qur’an
Selain salat, jemaah dianjurkan memperbanyak zikir, membaca Al-Qur’an, serta bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Suasana tenang di Masjid Nabawi sangat mendukung untuk meningkatkan kekhusyukan dalam beribadah.Ziarah ke Raudhah
Raudhah merupakan area istimewa di dalam Masjid Nabawi yang dikenal sebagai taman surga. Jemaah yang mendapat kesempatan masuk ke area ini dianjurkan memperbanyak doa karena termasuk tempat mustajab.Ziarah ke Tempat Bersejarah di Madinah
Beberapa lokasi yang biasa dikunjungi jemaah antara lain:- Masjid Quba, masjid pertama dalam Islam
- Masjid Qiblatain, tempat perubahan arah kiblat
- Jabal Uhud, lokasi bersejarah Perang Uhud
- Pemakaman Baqi, tempat dimakamkannya para sahabat Nabi
Ziarah ini menjadi sarana mengambil pelajaran sejarah dan meneladani perjuangan Rasulullah SAW.
- Memantapkan Manasik Haji
Bagi jemaah gelombang pertama, waktu di Madinah dimanfaatkan untuk memperdalam pemahaman manasik haji. Hal ini penting sebagai bekal sebelum memasuki tahapan utama di Makkah, seperti wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, dan melempar jumrah di Mina.
Doa-Doa Saat di Madinah
Berikut beberapa doa yang sering dibaca saat berada di Madinah:
Doa Masuk Masjid Nabawi
بِسْمِ اللَّهِ وَعَلَى مِلَّةِ رَسُولِ اللَّهِ، اللَّهُمَّ أَدْخِلْنِي مُدْخَلَ صِدْقٍ وَأَخْرِجْنِي مُخْرَجَ صِدْقٍ وَاجْعَلْ لِي مِنْ لَدُنْكَ سُلْطَانًا نَصِيرًا
Artinya: Dengan nama Allah dan demi agama Rasulullah. Ya Allah, masukkan aku ke tempat masuk yang benar dan keluarkan aku ke tempat keluar yang benar serta berikan pertolongan dari sisi-Mu.Doa Salam di Makam Nabi Muhammad SAW
Doa lengkap sebagaimana diajarkan, berisi salam dan pujian kepada Rasulullah SAW serta permohonan kemuliaan bagi beliau.Doa Salam di Makam Abu Bakar As-Siddiq
Doa berisi salam penghormatan kepada sahabat Nabi serta doa kebaikan atas jasa-jasanya dalam perjuangan Islam.
Itulah amalan dan doa yang dapat dilakukan jemaah selama berada di Madinah. Momentum ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk meningkatkan keimanan dan mempersiapkan diri menghadapi puncak ibadah haji di Tanah Suci.







