Kabar Terpopuler Selasa (5/5): Clara Shinta, Erin, dan Drama Keluarga Ahmad Dhani

Kabar terkini seputar dunia hiburan kembali membanjiri perhatian publik pada hari Selasa (5/5). Beberapa berita yang menyita perhatian masyarakat mencakup kasus perceraian Clara Shinta, ancaman hukuman bagi mantan istri Andre Taulany, serta komentar menohok dari Ahmad Dhani. Berikut adalah rangkuman lima berita populer yang menjadi sorotan.
1. Pisah Rumah, Clara Shinta Ngaku Sudah Maafkan Suami

Clara Shinta mengungkapkan bahwa ia sudah tidak tinggal bersama suaminya lagi. Keputusan ini diambil setelah dugaan perselingkuhan yang mencuat ke publik. Meski begitu, ia menunjukkan sikap dewasa dengan menyatakan bahwa ia telah memaafkan semua pihak yang terlibat dalam konflik rumah tangganya, termasuk suaminya dan perempuan yang diduga menjadi selingkuhannya.
Meski pisah atap, Clara masih menjaga komunikasi dengan suaminya melalui kuasa hukum Sunan Kalijaga. Tujuannya adalah untuk menjaga suasana tetap kondusif dan menghindari konflik yang berlarut-larut. Ia juga menyerahkan sepenuhnya masalah perceraian kepada Tuhan, sambil fokus menjaga kedua anaknya agar tetap stabil di tengah situasi ini.
2. Dilaporkan Atas Dugaan Penganiayaan, Erin Terancam Hukuman 2 Tahun Penjara

Mantan istri Andre Taulany, Rien Wartia Trigina alias Erin, kini harus berhadapan dengan hukum setelah dilaporkan oleh mantan asisten rumah tangganya (ART), Herawati, atas dugaan penganiayaan. Insiden ini bermula dari masalah kecil terkait pekerjaan rumah tangga, seperti posisi hordeng dan pintu kamar mandi.
Hera melaporkan Erin ke Polres Jakarta Selatan dan telah melakukan visum. Menurut AKP Joko Adi dari Polres Metro Jakarta Selatan, Erin terancam hukuman 2 tahun 8 bulan penjara atas pasal penganiayaan, yang akan dikuatkan dengan Pasal 466 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Pihak kepolisian masih mendalami laporan ini dan akan memanggil sejumlah saksi terkait.
3. Fakta-fakta soal Dugaan Penganiayaan yang Dialami Mantan ART Erin

Kasus dugaan penganiayaan yang menimpa Herawati, mantan ART Erin, semakin terkuak dengan beberapa fakta miris. Herawati hadir dalam undangan klarifikasi di Polres Jakarta Selatan dan menceritakan kronologi kejadian yang terjadi pada 28 April. Kemarahan Erin disebut dipicu oleh hal-hal kecil, hingga berujung pada kekerasan fisik dan verbal.
Hera mengaku kepala dipukul dengan sapu lidi dan dimaki-maki dengan kata-kata kasar. Bahkan, ia juga menyebut ditendang di kepala saat sedang jongkok. Selain itu, ia mengalami kerugian materiil karena KTP dan barang-barang pribadinya masih tertahan di rumah terlapor, padahal ia sudah tidak bekerja di sana. Upahnya sebesar Rp 3 juta yang dijanjikan juga belum dibayarkan.
4. Singgung soal Drama, Ahmad Dhani: Siraman Al Gak Diliput TV Gak Ada Tangisan

Ahmad Dhani kembali membuat heboh dengan komentarnya yang menyentil drama dalam setiap prosesi pernikahan anak-anaknya. Kali ini, ia secara terbuka menyoroti pidato mantan istrinya, Maia Estianty, di momen sungkeman El Rumi yang dinilainya terlalu mengungkit masa lalu dan sengaja menciptakan drama di depan kamera televisi.
Dhani membandingkan momen sungkeman El dengan siraman Al Ghazali yang tidak diliput TV. Menurutnya, saat Al sungkem dengan bundanya, tidak ada tangis-tangisan atau pidato yang membahas masa lalu. Hal ini membuat Dhani bertanya-tanya mengapa drama hanya muncul saat ada sorotan media. Ia bahkan mengancam akan membongkar masa lalu jika Maia terus mengungkitnya.
5. Film Ain Usung Body Horror, Angkat Sisi Gelap Media Sosial

MVP Pictures bersama Manara Films siap menghadirkan teror baru di layar lebar dengan film “Ain,” yang disebut-sebut sebagai film body horror pertama di Indonesia. Disutradarai oleh Archie Hekagery, “Ain” menawarkan pengalaman sinematik yang berbeda, memadukan teror psikologis dengan transformasi fisik yang intens dan bikin merinding.
Film ini dibintangi oleh sederet aktor papan atas seperti Brittany Fergie, Putri Ayudya, dan Bara Valentino. “Ain” mengangkat tema yang sangat relevan dengan kehidupan modern, yaitu sisi gelap media sosial dan fenomena “evil eye” atau ain, energi negatif dari tatapan iri yang dipercaya membawa malapetaka. Kisahnya berpusat pada seorang beauty influencer yang hidupnya tampak sempurna di media sosial, namun perlahan runtuh karena ancaman tak kasat mata.
Produser Raam Punjabi dan Yudha Wirafianto menyatakan bahwa film ini bukan sekadar menakutkan, melainkan juga menghadirkan pendekatan baru yang visceral dan relevan. Jangan lewatkan, “Ain” siap meneror bioskop Indonesia mulai 7 Mei 2026.






