Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Pengacara Sony Sonjaya: Otak Korupsi MBG Bukan Dia

    12 Juni 2026

    Bocor! Alasan Utama Malik Risaldi Bertahan di Persebaya Surabaya

    12 Juni 2026

    Prospek IHSG Terus Tertekan, Saham Ini Layak Diperhatikan

    12 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Jumat, 12 Juni 2026
    Trending
    • Pengacara Sony Sonjaya: Otak Korupsi MBG Bukan Dia
    • Bocor! Alasan Utama Malik Risaldi Bertahan di Persebaya Surabaya
    • Prospek IHSG Terus Tertekan, Saham Ini Layak Diperhatikan
    • Kisah menyedihkan putri Rubiyah Kartini ditemukan tewas di Sungai Enim, batal nonton bioskop bersama
    • Soal Ujian SD Kelas 1 Agama Islam dan Kunci Jawaban
    • RS Kanker Dharmais Tingkatkan Diagnostik Presisi dengan NGS
    • AceKid resmi hadir, susu formula anak dengan konsep susu segar terlacak
    • Jadwal Kapal Pelni KM Lambelu 7-5 Juli: Diskon Tiket Semua Rute, Maumere-Balikpapan, Pantoloan
    • Bacaan Injil Katolik 8 Juni 2026: Renungan Harian yang Menginspirasi
    • Bangladesh-Turki Memasuki Era Baru, Kerja Sama Pertahanan Jadi Prioritas
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kesehatan»RS Kanker Dharmais Tingkatkan Diagnostik Presisi dengan NGS

    RS Kanker Dharmais Tingkatkan Diagnostik Presisi dengan NGS

    adm_imradm_imr12 Juni 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kanker di Indonesia dan Tantangan dalam Penanganan

    Kanker masih menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di Indonesia, dengan lebih dari 408 ribu kasus yang dilaporkan setiap tahunnya. Berdasarkan data WHO, kanker payudara dan kanker paru-paru adalah dua jenis kanker yang paling sering ditemukan. Namun, penanganan kanker tidak hanya menghadapi jumlah kasus yang tinggi, tetapi juga kompleksitas biologis yang berbeda-beda pada setiap pasien.

    Banyaknya variasi profil molekuler yang belum sepenuhnya teridentifikasi secara cepat dan akurat menyebabkan diagnosis yang terlambat, terutama untuk kanker payudara dan kanker paru. Hal ini berdampak pada kondisi yang bisa berujung fatal. Untuk itu, diagnostik presisi semakin penting sebagai langkah untuk memahami karakteristik penyakit secara mendalam.

    Penguatan Diagnostik Bantu Pasien Dapatkan Terapi yang Tepat



    Selain adanya terapi inovatif, penguatan ekosistem diagnostik juga sangat penting dalam membantu pasien mendapatkan pengobatan yang sesuai dengan kondisi penyakit mereka. Kolaborasi antara RS Kanker Dharmais dan AstraZeneca Indonesia dalam menerapkan teknologi NGS (Next Generation Sequencing) bertujuan untuk memperkuat alur diagnostik kanker agar dokter dapat memperoleh informasi biomarker yang lebih jelas sejak awal.

    “Kolaborasi strategis ini merupakan bagian dari upaya kami untuk terus meningkatkan kapasitas penanganan kanker, khususnya melalui penguatan layanan diagnostik presisi,” ujar dr. Eniarti, M.Sc., Sp.KJ., M.M.R., QHIA, Direktur Utama Rumah Sakit Kanker Dharmais.

    Teknologi NGS diharapkan mampu memberikan pengobatan dan terapi inovatif yang sesuai dengan profil penyakit pasien. Inisiatif ini mencakup penguatan kapabilitas klinis dan diagnostik, optimalisasi alur kerja pengujian, serta peningkatan proses analisis biomarker genomik dan pelaporan hasil agar lebih cepat, akurat, dan terstandarisasi.

    Teknologi NGS Memberikan Diagnostik Presisi dan Mendalam



    Kompleksitas biologis pasien kanker bisa sangat berbeda meskipun diagnosisnya sama. Perbedaan karakteristik molekuler ini membuat informasi diagnostik yang komprehensif sangat penting dalam menentukan strategi penanganan yang tepat dan personal.

    “Pemeriksaan molekuler seperti NGS membantu dokter memahami karakteristik biologis penyakit secara lebih spesifik, sehingga keputusan terapi dapat didukung oleh informasi yang lebih kuat, presisi, dan sesuai dengan kondisi masing-masing pasien,” ujar Dr. dr. Arif Riswahyudi Hanafi, Sp.P (K) Onk.

    Dokter Arif menegaskan bahwa waktu dan informasi biomarker menjadi sangat penting dalam menentukan arah penanganan pasien kanker paru, terutama ketika penyakit terdiagnosis pada stadium lanjut. Sementara itu, penggunaan NGS pada kanker payudara juga dapat mengidentifikasi berbagai perubahan gen yang berkaitan dengan kanker secara simultan, sehingga keputusan klinis bisa lebih terinformasi dan tepat.

    NGS Mempercepat Proses Diagnosis dan Informasi Pasien



    Pola kerja NGS memungkinkan pemetaan biomarker genomik secara komprehensif dari sampel jaringan maupun darah. Teknologi ini membantu menghubungkan profil molekuler kanker dengan opsi terapi yang paling relevan bagi pasien.

    “NGS sebagai alat diagnostik presisi memungkinkan pemeriksaan berbagai biomarker genomik secara komprehensif dalam satu kali pemeriksaan,” kata dr. Eka Widya Khorinal, Sp.PD-KHOM, FINASIM dalam siaran pers.

    Kemampuan NGS dalam menganalisis berbagai gen secara simultan membuatnya lebih efisien dibandingkan pendekatan biomarker tunggal. Implementasi NGS dalam kolaborasi ini mencakup pemeriksaan pada kanker payudara HR+/HER2-, kanker paru jenis Non-Small Cell Lung Cancer (NSCLC) adenocarcinoma, serta CLL. Pendekatan ini memungkinkan identifikasi hingga 45 jenis mutasi gen pada kanker payudara dan kanker paru, serta 23 jenis mutasi gen pada CLL secara efisien.

    Dengan teknologi NGS, diagnosis kanker paru dan kanker payudara di Indonesia diharapkan semakin presisi, sehingga penanganannya bisa lebih cepat dan angka kematian semakin menurun.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Indonesia Darurat Perokok Anak, Kemenkes Kampanyekan Hidup Sehat Tanpa Rokok

    By adm_imr12 Juni 20261 Views

    Dorong gaya hidup sehat, BPJS Kesehatan lari bersama komunitas di Jatinangor

    By adm_imr11 Juni 20261 Views

    Azura Jatuh dari Ketinggian, Postingan Atta Tuai Komentar Aaliyah Massaid

    By adm_imr11 Juni 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Pengacara Sony Sonjaya: Otak Korupsi MBG Bukan Dia

    12 Juni 2026

    Bocor! Alasan Utama Malik Risaldi Bertahan di Persebaya Surabaya

    12 Juni 2026

    Prospek IHSG Terus Tertekan, Saham Ini Layak Diperhatikan

    12 Juni 2026

    Kisah menyedihkan putri Rubiyah Kartini ditemukan tewas di Sungai Enim, batal nonton bioskop bersama

    12 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?