Momen Berbuka Puasa di Bulan Ramadan
Momen berbuka puasa di bulan Ramadan bukan hanya sekadar waktu untuk menghilangkan rasa lapar dan dahaga setelah seharian menahan diri. Lebih dari itu, detik-detik menjelang azan Maghrib adalah saat yang penuh keberkahan dan menjadi salah satu waktu mustajab untuk berdoa. Dalam berbagai riwayat hadis yang bersumber dari Al-Qur’an, dijelaskan bahwa orang yang berpuasa memiliki doa yang tidak tertolak ketika berbuka.
Karena itu, membaca doa buka puasa Ramadhan menjadi amalan sunnah yang sangat dianjurkan dan sayang jika dilewatkan. Meski terdengar sederhana, masih banyak umat Muslim yang belum mengetahui bahwa terdapat beberapa versi doa buka puasa yang diriwayatkan dalam hadis shahih maupun hasan. Sebagian doa berbuka puasa yang populer di masyarakat bahkan memiliki redaksi yang berbeda-beda, baik dari segi lafaz Arab maupun susunan kalimatnya.
Hal ini kerap menimbulkan pertanyaan: mana doa buka puasa yang paling benar? Apakah semua versi boleh diamalkan? Melalui informasi yang dikutip dari berbagai sumber, Anda akan menemukan lima versi doa buka puasa di bulan Ramadan yang lengkap dengan teks Arab, latin, dan arti dalam bahasa Indonesia. Penjelasan ini disusun berdasarkan rujukan hadis yang dapat dipertanggungjawabkan, sehingga membantu Anda memahami sekaligus mengamalkan doa dengan lebih yakin.
Dengan mengetahui ragam doa berbuka puasa yang diajarkan dalam sunnah, ibadah Ramadan Anda tidak hanya sah secara syariat, tetapi juga semakin bernilai di sisi Allah SWT. Jangan sampai momen mustajab ini berlalu tanpa doa terbaik yang Anda panjatkan.
Doa Buka Puasa Ramadan
1. Doa Buka Puasa Sesuai Sunnah
Mengutip buku Doa-Doa Mustajaban karya Abu Qablina, berikut doa buka puasa yang diajarkan Rasulullah SAW:
Arab:
ذَهَبَ الظّـَمَأُ وَابْتَلّـَتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
Latin:
Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah.
Artinya:
“Telah hilanglah dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki.”
2. Doa Buka Puasa Versi Kedua
Doa ini populer dibaca masyarakat ketika berbuka puasa. Lafaz ini tidak terdapat dalam kitab hadits mana pun sehingga dinyatakan dhaif.
Arab:
اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
Latin:
Allahumma laka shumtu wabika amantu wa ‘ala rizqika afthartu birahmatika yaa arhamar rahimin
Artinya:
“Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan kepada-Mu aku beriman, dengan rizqi-Mu aku berbuka, dengan rahmat-Mu, wahai Dzat yang Maha Penyayang.”
Menurut Al-Mulla Ali Al-Qaari dalam kitab Mirqatul Mafatih Syarh Misykatul Mashabih, “Adapun doa yang tersebar di masyarakat dengan tambahan ‘wabika aamantu’ sama sekali tidak ada asalnya, walau secara makna memang benar.”
3. Doa Buka Puasa Versi Ketiga
Kemudian berbuka puasa bisa juga dengan melafalkan doa berikut:
Arab:
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ ذَهَبَ الظَّمَاءُ وَابْتَلَتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
Latin:
Allâhumma laka shumtu wa bika âmantu wa ‘ala rizqika afthartu dzahabazh-zhama’u wabtallatil-‘urûqu wa tsabatal-ajru insya allah.
Artinya:
“Ya Allah, hanya untuk-Mu aku berpuasa dan hanya kepada-Mu aku beriman dan atas rezeki-Mu aku berbuka, hilanglah dahaga dan pulihkanlah kembali semua otot serta tetaplah pahala, jika Allah menghendaki.”
4. Doa Buka Puasa Versi Keempat
Doa buka puasa berdasarkan riwayat dari Ibnu Sunni, tapi dari Sahabat Ibnu Abbas:
Arab:
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْنا، وَعلى رِزْقِكَ أَفْطَرْنا، فَتَقَبَّلْ مِنَّا إنَّكَ أنْتَ السَّمِيعُ العَلِيمُ
Latin:
Allahumma shumnaa, wa ‘alaa rizqika aftharnaa, fataqabbal Minna innaka antas samii’ul ‘aliim
Artinya:
“Ya Allah, karena Kamu kami berpuasa, dan dengan rizki-Mu kami berbuka, maka terimalah (puasa) kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar dan Maha Mengetahui.” (HR: Ibnu Sunni)
5. Doa Buka Puasa Bersama
Merujuk buku Kumpulan Doa Mustajab Pembuka Pintu Rezeki karya KH Sulaeman Bin Muhammad Bahri, berikut doa yang bisa dibaca saat berbuka puasa:
Arab:
أَفْطَرَ عِنْدَكُمُ الصَّائِمُوْنَ وَأَكَلَ طَعَامَكُمُ الْأَبْرَارُ وَصَلَّتْ عَلَيْكُمُ الْمَلَائِكَةُ
Latin:
Afthara ‘indakumush shaaimuuna wa akala tha’aamakumul abraaru washallat ‘alaikumul malaaikatu.
Artinya:
“Berbukalah orang-orang yang berpuasa di tempat saudara ini dan makanlah makanan yang disuguhkan oleh orang-orang yang berbakti, dan para malaikat mendoakan saudara agar mendapat rahmat.”





