Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Pembaruan kondisi Nadiem Makarim pasca-penuntutan 18 tahun dan operasi langsung

    20 Mei 2026

    Bandara Juanda dan Tanjung Perak Surabaya Siaga Hantavirus, Ini Langkah BBKK

    20 Mei 2026

    5 alasan harga properti turun, bukan selalu naik setiap tahun

    20 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Sabtu, 23 Mei 2026
    Trending
    • Pembaruan kondisi Nadiem Makarim pasca-penuntutan 18 tahun dan operasi langsung
    • Bandara Juanda dan Tanjung Perak Surabaya Siaga Hantavirus, Ini Langkah BBKK
    • 5 alasan harga properti turun, bukan selalu naik setiap tahun
    • 3 Berita Populer Padang: Kabau Sirah Kalah 7-0, Anak Curigai Emas Ibu dan Tindakan Balap Liar
    • Pelita Ibrani 1:5-14: Takhtamu Ya Allah Tetap untuk Selamanya
    • Tanda-tanda underfueling pada atlet lari
    • Lima Oleh-Oleh Khas Jember yang Paling Populer, Suwar-Suwir hingga Prol Tape Legendaris
    • Beasiswa S2 Desain Media Digital ITB untuk Warga Kaltim, Daftar Sekarang!
    • DPRD Sukoharjo Minta Aturan Pilkades Segera Terbit
    • Pertumbuhan transportasi laut Maluku diimbangi penurunan bongkar muat barang
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Ekonomi»60 Ribu Perusahaan Inggris Gugat Microsoft Soal Lisensi Cloud

    60 Ribu Perusahaan Inggris Gugat Microsoft Soal Lisensi Cloud

    adm_imradm_imr29 April 20263 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Gugatan Perwakilan Kelompok terhadap Microsoft di Inggris

    Perusahaan teknologi raksasa, Microsoft, kini menghadapi gugatan perwakilan kelompok (class-action) di Inggris terkait dugaan pelanggaran aturan persaingan usaha. Nilai tuntutan dalam gugatan ini mencapai 2,1 miliar poundsterling (sekitar Rp49,03 triliun). Gugatan ini diajukan untuk mewakili sekitar 60 ribu perusahaan di Inggris yang merasa dirugikan akibat penerapan tarif lisensi yang berbeda untuk produk Windows Server.

    Pengadilan Banding Persaingan Usaha (CAT) di Inggris telah memberikan persetujuan agar kasus ini dilanjutkan ke tahap persidangan. Kasus hukum ini menjadi sorotan karena sejalan dengan langkah regulator di berbagai negara yang sedang meningkatkan pengawasan terhadap dugaan praktik monopoli oleh perusahaan teknologi skala besar, khususnya pada layanan komputasi awan (cloud).

    Tuntutan Ganti Rugi untuk Puluhan Ribu Perusahaan Inggris

    Dr. Maria Luisa Stasi bertindak sebagai perwakilan kelompok untuk sekitar 60 ribu perusahaan Inggris. Perusahaan-perusahaan tersebut diduga telah membayar biaya lisensi Windows Server lebih mahal dari yang seharusnya selama periode waktu tertentu. Total tuntutan ganti rugi dalam gugatan ini diperkirakan mencapai 2,1 miliar poundsterling (Rp49,03 triliun) akibat beban biaya tambahan yang dikenakan kepada konsumen.

    Pengadilan CAT menilai tuntutan hukum ini memiliki dasar pemenuhan syarat untuk disidangkan. Oleh karena itu, pengadilan memutuskan agar kasus ini dilanjutkan sebagai tindakan kolektif opt-out, yang secara otomatis mencakup seluruh organisasi yang terdampak di Inggris.

    “Keputusan pengadilan hari ini penting bagi ribuan organisasi yang terdampak kebijakan Microsoft. Hal ini juga memastikan agar sektor ekonomi tetap inovatif dan terbuka,” kata Dr. Maria Luisa Stasi.

    Dugaan Perbedaan Harga Lisensi di Platform Pesaing

    Materi gugatan tersebut menuduh Microsoft menetapkan harga grosir yang lebih tinggi bagi pelanggan yang menjalankan Windows Server di platform cloud pesaing, seperti Amazon AWS, Google Cloud, dan Alibaba. Pihak penggugat menilai kebijakan ini sebagai taktik penetapan harga yang dirancang agar layanan Azure milik Microsoft terlihat lebih murah dibandingkan penyedia layanan lainnya.

    Menanggapi hal tersebut, pihak Microsoft menyatakan bahwa model bisnis mereka yang mengintegrasikan Windows Server dengan ekosistem Azure justru memberikan manfaat bagi persaingan di industri teknologi.

    “Kami membantah tuduhan utama dari perwakilan kelompok, dan keputusan pengadilan hari ini bukanlah hasil akhir dari tuntutan tersebut,” kata juru bicara Microsoft.

    Pengawasan Regulator terhadap Persaingan Layanan Cloud

    Kasus hukum ini sejalan dengan pengawasan dari regulator persaingan usaha di Inggris, Uni Eropa, dan Amerika Serikat terhadap posisi dominan perusahaan teknologi besar di sektor komputasi awan. Sebelumnya, Otoritas Persaingan dan Pasar (CMA) Inggris telah mengeluarkan laporan yang menyatakan bahwa kebijakan lisensi Microsoft berpotensi mengurangi persaingan dengan memberikan hambatan bagi kompetitor seperti AWS dan Google.

    Hasil akhir dari persidangan ini diharapkan dapat memberikan kepastian hukum dan menciptakan sistem lisensi perangkat lunak yang lebih transparan bagi seluruh pelaku industri digital.

    “Persetujuan tuntutan ini adalah langkah penting untuk memastikan ribuan bisnis dan organisasi mendapatkan ganti rugi yang adil,” kata James Hain-Cole, mitra hukum dari firma Scott+Scott yang mendampingi kasus ini.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    5 alasan harga properti turun, bukan selalu naik setiap tahun

    By adm_imr20 Mei 20265 Views

    Rupiah Rekor Baru, Purbaya: Jangan Khawatir, Dasar Ekonomi Kuat

    By adm_imr20 Mei 20262 Views

    5 kesalahan umum dalam pengelolaan stok, aliran kas terganggu

    By adm_imr20 Mei 20263 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Pembaruan kondisi Nadiem Makarim pasca-penuntutan 18 tahun dan operasi langsung

    20 Mei 2026

    Bandara Juanda dan Tanjung Perak Surabaya Siaga Hantavirus, Ini Langkah BBKK

    20 Mei 2026

    5 alasan harga properti turun, bukan selalu naik setiap tahun

    20 Mei 2026

    3 Berita Populer Padang: Kabau Sirah Kalah 7-0, Anak Curigai Emas Ibu dan Tindakan Balap Liar

    20 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?