Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Ombudsman Babel Perhatikan Pengalaman Guru Senior dalam Alih Status PPPK

    23 Agustus 2026

    5 Kebijakan Internasional: UEA Hentikan Perdagangan dengan Iran, AS Perbarui Pangkalan Militer Teluk

    23 Agustus 2026

    Shell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge 2026: Guncang Sidoarjo dengan Balap dan Gaya Hidup

    23 Agustus 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 24 Agustus 2026
    Trending
    • Ombudsman Babel Perhatikan Pengalaman Guru Senior dalam Alih Status PPPK
    • 5 Kebijakan Internasional: UEA Hentikan Perdagangan dengan Iran, AS Perbarui Pangkalan Militer Teluk
    • Shell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge 2026: Guncang Sidoarjo dengan Balap dan Gaya Hidup
    • Berapa Dana Pendidikan Anak yang Ideal? Ini Cara Menghitungnya!
    • Tragedi Penembakan di PETI Nibong Mitra: Vonis Ringan Terdakwa Mengundang Kritik Praktisi Hukum
    • Serie A Perketat Aturan Waktu, Ini Perubahan Pentingnya
    • Sinopsis Film Journey 2: Pulau Rahasia, Petualangan Kembali Bersama Jules Verne
    • Perbandingan Spesifikasi Samsung Galaxy A57 5G vs POCO X8 Pro: Mana yang Lebih Unggul?
    • Puluhan Merek Kendaraan Meriahkan GIIAS Surabaya 2026, Ini Harga Tiketnya
    • Natalius Pigai Minta Pejabat Papua Berhenti Lakukan Tradisi “Ikan Puri Bayar Ikan Hiu”
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Internasional»8.000 Prajurit TNI Segera Bertolak ke Gaza Bergabung dengan ISF

    8.000 Prajurit TNI Segera Bertolak ke Gaza Bergabung dengan ISF

    adm_imradm_imr25 Februari 20264 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Indonesia Siap Kirim Pasukan TNI untuk Perdamaian di Gaza

    Pemerintah Indonesia menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga perdamaian global dengan siap mengirim pasukan TNI untuk misi perdamaian di Gaza. Keputusan ini diambil setelah Indonesia bergabung dengan International Stabilization Force (ISF), sebuah pasukan stabilisasi internasional yang bertujuan menciptakan perdamaian di kawasan Timur Tengah.

    Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kepastian ini saat hadir dalam KTT Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) bersama Presiden AS Donald Trump dan sejumlah pemimpin negara lain di Washington DC, AS, pekan ini. Dalam pidatonya, ia menegaskan bahwa jumlah pasukan yang dikirim bisa mencapai 8.000 orang atau lebih jika diperlukan.

    “Pencapaian gencatan senjata itu nyata, kami memuji hal ini. Dan oleh karena itu, kami menegaskan kembali komitmen kami untuk menyumbangkan sejumlah besar pasukan, hingga 8.000 atau lebih jika diperlukan,” ujar Prabowo dalam KTT BoP, Kamis (19/2/2026) waktu setempat.

    Pengiriman Pasukan akan Dilakukan dalam Dua Bulan

    Menurut Presiden, pengiriman pasukan akan terlaksana dalam waktu dekat. Ia menyebutkan bahwa kelompok awal untuk misi perdamaian Gaza kemungkinan akan berlangsung dalam dua bulan ke depan.

    “Mungkin, ya kelompok-kelompok advance, mungkin tidak lama lah, mungkin 1-2 bulan ini,” ungkap Prabowo dalam keterangannya di DC Washington, Amerika Serikat, Kamis (19/2/2026) waktu setempat.

    Komitmen ini juga menjadi bukti konsistensi politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif dan berpihak pada kemanusiaan. Indonesia ingin menjadi mitra strategis dalam upaya menciptakan perdamaian yang adil dan berkelanjutan di Timur Tengah.

    Indonesia sebagai Salah Satu Negara Anggota ISF

    Indonesia tercatat sebagai salah satu dari lima negara yang berkomitmen mengirim pasukan tentara untuk bergabung dengan ISF. Komandan International Stabilization Force (ISF) Mayor Jenderal Jasper Jeffers III menyebutkan, empat negara lainnya adalah Maroko, Kazakhstan, Kosovo, dan Albania.

    “Saya sangat senang mengumumkan hari ini bahwa lima negara pertama telah berkomitmen mengirim pasukan untuk bertugas di ISF: Indonesia, Maroko, Kazakhstan, Kosovo, dan Albania,” jelas Jeffers dalam KTT BoP.

    ISF direncanakan akan berisi hingga 20.000 pasukan yang ditempatkan di lima titik berbeda, dengan masing-masing sektor menerima satu brigade ISF. Selain itu, ada pula 12.000 polisi terlatih dari Mesir dan Yordania.

    Berdasarkan rencana Jeffers, titik-titik tersebut adalah Gaza Utara, Kota Gaza, Deir Al-Balah, Khan Yunis, dan Rafah. Pihaknya juga telah menempatkan tim pakar militer AS di lapangan yang mempersiapkan infrastruktur untuk ISF.

    Indonesia Ditetapkan sebagai Wakil Komandan ISF

    Seiring dengan itu, Indonesia juga ditawari menjadi Wakil Komandan ISF. Jeffers mengungkapkan, Indonesia telah menerima tawaran itu. Namun, hingga kini Mabes TNI belum menentukan sosok yang bakal menjadi Wakil Komandan ISF.

    “Belum ditentukan. Mohon waktu ya,” kata Wakil Kepala Pusat Penerangan (Waka Puspen) TNI Brigjen TNI Osmar Silalahi, saat dihubungi Kompas.com, Jumat (20/2/2026).

    Pengamat militer dan pertahanan dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi, menilai penunjukan Indonesia sebagai Wakil Komandan ISF merupakan pengakuan atas kapabilitas militer Indonesia. Menurut Fahmi, posisi ini menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya berperan sebagai pasukan lapangan, tetapi juga berada di level strategis yang turut merumuskan dan mengendalikan arah operasi ISF.

    “Bagi Indonesia, ini mengukuhkan daya tawar kita sebagai middle-power global. Bagi Palestina, kehadiran jenderal TNI di pucuk pimpinan ISF adalah sebuah garansi,” tegas Fahmi.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    5 Kebijakan Internasional: UEA Hentikan Perdagangan dengan Iran, AS Perbarui Pangkalan Militer Teluk

    By adm_imr23 Agustus 20260 Views

    Ahli Ekonomi AS Terancam Kehilangan Dukungan Sekutu Akibat Perang dengan Iran

    By adm_imr23 Agustus 20260 Views

    Rudal dan Drone Iran Ancam Pangkalan AS di Eropa, Konflik Membesar

    By adm_imr23 Agustus 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Ombudsman Babel Perhatikan Pengalaman Guru Senior dalam Alih Status PPPK

    23 Agustus 2026

    5 Kebijakan Internasional: UEA Hentikan Perdagangan dengan Iran, AS Perbarui Pangkalan Militer Teluk

    23 Agustus 2026

    Shell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge 2026: Guncang Sidoarjo dengan Balap dan Gaya Hidup

    23 Agustus 2026

    Berapa Dana Pendidikan Anak yang Ideal? Ini Cara Menghitungnya!

    23 Agustus 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?