Volkswagen Menggeser Tesla sebagai Penjual Kendaraan Listrik Terbanyak di Eropa
Pada tahun 2025, pasar mobil listrik di Eropa mengalami perubahan signifikan setelah Volkswagen berhasil menggeser posisi Tesla sebagai penjual kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) terbanyak. Data yang dirilis oleh JATO Dynamics menunjukkan bahwa keberhasilan ini mencerminkan akhir dari dominasi Tesla selama empat tahun berturut-turut di kawasan tersebut.
Volkswagen Pimpin Pasar Mobil Listrik Eropa dengan Lonjakan Penjualan 56 Persen
Volkswagen mencatatkan kenaikan pengiriman BEV sebesar 56 persen di Eropa sepanjang 2025, dengan total penjualan mencapai 274.278 unit di 28 negara. Pertumbuhan masif ini didorong oleh performa luar biasa sedan ID.7 yang penjualannya melonjak hingga 137 persen atau lebih dari 76.000 unit.
Keberhasilan ini mencerminkan efektivitas strategi Volkswagen dalam mengoptimalkan rantai pasokan dan menghadirkan portofolio produk yang beragam. Melalui pendekatan skala ekonomi, perusahaan mampu menawarkan harga kompetitif di tengah kebijakan pengurangan subsidi kendaraan listrik di beberapa negara. CEO Volkswagen Passenger Cars, Thomas Schäfer, menyatakan bahwa perusahaan telah mentransformasi diri secara cepat dan mendasar untuk menjadikan Volkswagen sebagai merek yang benar-benar dicintai oleh pelanggan.
Registrasi Kendaraan Tesla di Eropa Merosot 27 Persen Sepanjang 2025
Tesla menghadapi tantangan besar di pasar Eropa setelah mencatatkan penurunan registrasi kendaraan sebesar 27 persen sepanjang 2025, dengan total penjualan hanya 236.357 unit. Penurunan ini dipicu oleh lini produk perusahaan yang dinilai mulai menua dan kurangnya variasi model baru untuk bersaing dengan inovasi produsen tradisional. Meskipun Tesla Model Y tetap menjadi model tunggal terlaris, volume penjualannya di pasar utama seperti Jerman merosot hingga 48 persen.
Selain faktor produk, sentimen negatif masyarakat terhadap keterlibatan politik Elon Musk turut memperburuk reputasi merek dan loyalitas pelanggan di Eropa. Kondisi ini memberikan celah bagi kompetitor untuk menarik segmen pasar yang lebih peduli pada nilai-nilai sosial perusahaan. Felipe Munoz, Global Analyst di JATO Dynamics, menyatakan bahwa meskipun perbedaan antara total penjualan bulanan kedua merek tersebut mungkin terlihat kecil, namun implikasinya sangat luar biasa bagi industri.
Pasar Mobil Listrik Eropa Tumbuh 29 Persen di Tengah Pengetatan Standar Emisi
Pasar kendaraan listrik di Eropa mencatatkan pertumbuhan signifikan sebesar 29 persen sepanjang 2025, jauh melampaui pertumbuhan total pasar mobil yang hanya meningkat 2,3 persen. Lonjakan ini didorong oleh penerapan standar emisi karbon Uni Eropa yang semakin ketat, yang mewajibkan produsen otomotif mempercepat transisi listrik demi menghindari denda besar.
Persaingan kian kompetitif dengan masuknya merek asal China seperti BYD, yang memicu kolaborasi strategis antara Volkswagen Group dan Renault untuk mengembangkan kendaraan listrik terjangkau dengan harga di bawah 20 ribu euro (Rp398 juta).
Perubahan ini menandai titik balik strategis bagi industri kendaraan listrik di Eropa. Dengan peningkatan permintaan dan pengetatan regulasi, para produsen harus terus berinovasi dan memperluas portofolio produk mereka agar tetap kompetitif.






