Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Harga BBM Subsidi Masih Bisa Naik Meski Harga Non Subsidi Turun

    4 April 2026

    Angin Kencang Rusak Rumah dan RSUD Ploso di Jombang

    4 April 2026

    Ultimatum Noel untuk Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pemimpin KPK Harus Mundur

    4 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 5 April 2026
    Trending
    • Harga BBM Subsidi Masih Bisa Naik Meski Harga Non Subsidi Turun
    • Angin Kencang Rusak Rumah dan RSUD Ploso di Jombang
    • Ultimatum Noel untuk Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pemimpin KPK Harus Mundur
    • Alasan Proyek PSEL Tidak Jadi Dibangun di Malang, Lahan dan Biaya Tinggi Jadi Penyebab Utama
    • 10 Makanan Pencerah Kulit yang Wajib Diketahui
    • Lima Bakmi Lezat di Jakarta Selatan untuk Makan Siang yang Menggugah Selera
    • Ayaka Miura vs. Chihiro Sawada, Dua Pertandingan MMA Lainnya Memeriahkan ONE Samurai 1
    • Mengunjungi Pohon Purba di Lombok Timur yang Dikelola Warga Binaan Lapas
    • Pahlawan Film The Hostage: Kisah Nyata TNI AL Selamatkan Sandera di Selat Malaka
    • Infinix Hot 60 Pro: HP 2 Jutaan dengan Layar AMOLED 144Hz dan Performa Gaming Hebat
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Internasional»Pisang Dunia Terancam, BRIN Kepimpin Kolaborasi Global dari Indonesia

    Pisang Dunia Terancam, BRIN Kepimpin Kolaborasi Global dari Indonesia

    adm_imradm_imr12 Februari 20263 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Ancaman Hama dan Penyakit yang Mengancam Produksi Pisang

    Pisang, sebagai salah satu komoditas pangan terpenting di dunia, kini menghadapi ancaman serius dari hama dan penyakit yang bisa mematikan produksinya. Dari Asia hingga Afrika, jutaan petani dan konsumen terancam kehilangan sumber pangan dan penghidupan mereka. Di tengah tantangan ini, Indonesia melalui Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berperan penting dalam memperkuat kolaborasi internasional untuk riset pemuliaan pisang.

    Komitmen tersebut ditunjukkan melalui Pertemuan Tahunan Kedua Program Riset Pemuliaan Pisang Internasional bertajuk “Collection, Characterization and Pre-breeding Wild Bananas”. Program ini adalah proyek jangka panjang selama lima tahun yang mengumpulkan ilmuwan dan mitra global untuk bekerja sama dalam menjawab tantangan global terkait ketahanan pangan.

    Peran Penting Pisang dalam Ketahanan Pangan

    Pisang menjadi makanan pokok bagi ratusan juta penduduk dunia, termasuk di Indonesia dan sejumlah negara Afrika. Namun, di balik perannya yang krusial, produksi pisang sangat rentan terhadap serangan penyakit berbahaya. Salah satu ancaman terbesar saat ini adalah penyakit layu Panama akibat jamur Fusarium oxysporum f. sp. cubense dan Banana Bunchy Top Virus (BBTV) yang ditularkan oleh serangga.

    Menurut Kepala Pusat Riset Rekayasa Genetika BRIN, Ratih Asmana Ningrum, patogen Fusarium dapat bertahan lama di dalam tanah dan hampir tidak bisa dikendalikan dengan metode konvensional. Sementara itu, penyebaran BBTV juga sangat sulit dihentikan. Solusi paling berkelanjutan adalah pemuliaan varietas pisang yang tahan hama dan penyakit.

    Potensi Pisang Liar dalam Pemuliaan

    Indonesia memiliki keragaman pisang liar yang luar biasa, yang diduga merupakan nenek moyang pisang budi daya yang kita kenal sekarang. Melalui proyek ini, para peneliti mengumpulkan dan mengkarakterisasi pisang liar Indonesia, mencari sifat ketahanan alaminya, dan memanfaatkannya sebagai plasma nutfah untuk merakit genotipe unggul yang tahan terhadap Fusarium dan BBTV.

    Hasil riset ini tidak hanya bermanfaat bagi Indonesia, tetapi juga akan digunakan oleh mitra global seperti International Institute for Tropical Agriculture (IITA) untuk disebarkan ke petani dan pemulia di Afrika, serta oleh BRIN dan kementerian terkait untuk kawasan Asia Tenggara.

    Teknik dan Kolaborasi dalam Riset Pisang

    Dalam prosesnya, riset ini mengombinasikan teknik konvensional dan mutakhir, mulai dari penyerbukan hingga hibridisasi somatik, gene editing, serta analisis genomik, transkriptomik, metabolomik, dan integrasi data modern. BRIN memimpin langsung riset ini dengan dukungan penuh berupa pendanaan, fasilitas laboratorium, lahan riset, serta program mobilitas periset dan beasiswa pascasarjana.

    Program ini juga mendapat sokongan dari LPDP Kementerian Keuangan RI dan Gates Foundation, yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan petani kecil di wilayah rentan dunia.

    Kolaborasi Global dalam Riset Pisang

    Kolaborasi internasional ini melibatkan institusi riset terkemuka dunia, seperti University of Queensland, Wageningen University & Research, Meise Botanic Gardens, Alliance of Bioversity International & CIAT, Institute of Experimental Botany Czech Republic, serta IITA Afrika. Di dalam negeri, IPB University dan Universitas Padjadjaran menjadi mitra utama, bersama unsur industri dan swasta.

    Pendirian BIND Center

    Momentum Pertemuan Tahunan Kedua ini juga ditandai dengan peresmian Banana Innovation, Network, Database (BIND) Center, pusat kolaborasi global riset pisang. Melalui eksplorasi, karakterisasi, dan pra-pemuliaan pisang liar, hasil riset akan diintegrasikan dalam database nasional INA-BAN sebagai dasar kebijakan pemuliaan pisang ke depan.

    Melalui BIND Center, BRIN ingin membangun program abadi yang melampaui masa proyek, memperkuat kemitraan internasional, dan memosisikan Indonesia sebagai kontributor utama riset pisang global.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Tanggal 26 Juni 2026 Jatuh Pada Hari Apa? Daftar Peringatan Nasional dan Internasional

    By adm_imr4 April 20263 Views

    Megawati Berduka Atas Kematian Prajurit RI di Lebanon, Ajak Kekuatan Politik Bersatu

    By adm_imr4 April 20263 Views

    Profil Praka Farizal, Prajurit TNI Gugur dalam Tugas UNIFIL di Lebanon

    By adm_imr4 April 20268 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Harga BBM Subsidi Masih Bisa Naik Meski Harga Non Subsidi Turun

    4 April 2026

    Angin Kencang Rusak Rumah dan RSUD Ploso di Jombang

    4 April 2026

    Ultimatum Noel untuk Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pemimpin KPK Harus Mundur

    4 April 2026

    Alasan Proyek PSEL Tidak Jadi Dibangun di Malang, Lahan dan Biaya Tinggi Jadi Penyebab Utama

    4 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?