Kehidupuan Keluarga yang Tidak Tenang
Firdha Razak kini tengah menghadapi permasalahan keluarga yang sangat rumit. Masalah ini muncul setelah ia meragukan status cucu ketiganya, yang diduga tidak memiliki hubungan darah dengan putranya, Rafi Ikhsan Muharam. Permasalahan ini bermula dari dugaan poliandri yang dilakukan oleh istri Rafi, Vivi.
Bukan hanya sekadar spekulasi, Firdha menegaskan bahwa dirinya telah memiliki bukti-bukti valid yang menunjukkan tindakan nekat sang menantu. Bukti tersebut mengarah pada dugaan bahwa Vivi menduakan cinta suaminya saat sedang dalam kondisi hamil.
Awal Mula Kekacauan
Tabir gelap ini mulai terungkap pada Desember 2025. Awalnya, sebuah pesan singkat misterius masuk ke ponsel adik Rafi, yang seketika mengubah suasana keluarga menjadi tegang. Melalui pesan tersebut, keluarga Rafi menerima kiriman foto yang memperlihatkan Vivi sedang menjalani prosesi pernikahan dengan pria lain.
Satu detail yang membuat Firdha benar-benar syok adalah penampilan Vivi di foto itu, di mana sang menantu terlihat jelas sedang hamil besar. “Saat itu aku dapat foto Vivi menikah lagi dengan pria lain dalam kondisi hamil anak ketiga dan dia melahirkan anak ketiganya Desember 2025,” ujar Firdha Razak.
Rasa heran bercampur amarah yang meluap tak mampu dibendung oleh Firdha saat menyadari putranya telah dikhianati sedemikian rupa. Ia mempertanyakan akal sehat dan nurani pihak keluarga Vivi yang seolah merestui pernikahan tersebut, padahal saat itu status Vivi masih sah sebagai istri Rafi.
Gelagat Ganjil dan Drama “Kesurupan”
Rafi Ikhsan tak menampik bahwa biduk rumah tangganya telah kehilangan arah sejak setahun belakangan. Kejanggalan demi kejanggalan mulai muncul saat sikap sang istri berubah drastis; Vivi kerap menghilang dari rumah dengan dalih menginap di kediaman teman. Berulang kali Rafi mencoba mencari kejelasan secara kekeluargaan, namun upaya tersebut selalu membentur tembok tinggi.
Alih-alih mendapatkan jawaban jujur, setiap pertanyaan yang dilontarkan Rafi justru memicu ledakan emosi yang tak wajar. Setiap kali merasa terdesak oleh pertanyaan, Vivi disebut-sebut akan mengamuk, berteriak histeris, hingga menunjukkan gelagat seperti orang kesurupan. Aksi teatrikal ini tak pelak mengganggu ketenangan para tetangga, yang akhirnya memaksa Rafi untuk lebih banyak bungkam demi menjaga keharmonisan lingkungan.
Namun, pepatah “sepandai-pandainya membungkus bangkai” akhirnya terbukti. Titik terang skandal ini mulai terkuak saat adik Rafi mendapatkan kiriman foto dari seseorang. Dalam potret tersebut, Vivi tampak sedang bersanding di meja akad bersama seorang pria lain—sebuah momen yang diduga kuat sebagai prosesi pernikahan siri mereka.
Misteri Status Sang Buah Hati dan Rencana Tes DNA
Persoalan ini kian pelik saat memasuki babak baru mengenai status hukum anak ketiga yang dilahirkan Vivi pada Desember 2025 lalu. Sejak tangis pertama bayi tersebut pecah, Firdha Razak mengaku belum pernah sekalipun diberi kesempatan untuk menimang atau sekadar melihat wajah cucunya.
Sikap tertutup ini memicu kecurigaan mendalam di benak Firdha. Ia mulai meragukan apakah bayi tersebut benar-benar darah daging Rafi atau justru buah dari hubungan terlarang sang menantu. Kecurigaan itu kian diperkuat dengan intensitas keberadaan Vivi yang sangat minim di rumah.

Dalam sepekan, Vivi disebut hanya menampakkan diri selama satu hari, itu pun tanpa menginap. Karena rentetan kebohongan yang terus terungkap dan sikap Vivi yang kian menutup diri, Rafi kini membulatkan tekad untuk menempuh jalur medis melalui tes DNA. Langkah ini diambil sebagai upaya terakhir untuk memastikan status biologis sekaligus kepastian hukum sang anak.
“Harus dibuktikan lewat tes DNA,” tegas Rafi. Tak ingin terus larut dalam kemelut, Rafi akhirnya resmi menyeret dugaan skandal poliandri ini ke ranah hukum. Ia telah melaporkan Vivi ke Polda Metro Jaya sebagai bentuk ketegasan atas pengkhianatan yang ia alami. Tidak hanya berhenti di jalur pidana, Rafi Ikhsan kini telah membulatkan tekad untuk mengakhiri ikatan pernikahannya secara resmi.






