Reza Rahadian Akhirnya Menerima Tawaran Bermain di Film Suzzanna
Reza Rahadian, salah satu aktor ternama Indonesia, akhirnya menerima tawaran untuk bermain dalam film Suzzanna. Proses ini tidak terjadi secara instan karena ia sempat menolak beberapa kali sebelum akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan proyek terbaru yang disutradarai oleh Azhar Kinoi Lubis.
Film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa menjadi proyek yang sangat menarik bagi Reza. Ada beberapa alasan yang membuatnya tertarik dan akhirnya luluh untuk bermain dalam film tersebut. Berikut adalah lima alasan utama yang membuat Reza Rahadian memilih untuk mengambil peran dalam film ini:
1. Karakter Suzzanna Bukan Hantu
Salah satu alasan utama Reza Rahadian tertarik adalah karena karakter Suzzanna dalam film ini tidak menjadi hantu seperti pada film-film sebelumnya. Ia mengungkapkan bahwa konsep ini cukup fresh dan berbeda dari sebelumnya.
“Pertama pertimbangannya karena ceritanya menarik. Ada sebuah cerita dimana menempatkan karakter utama yaitu Suzzanna yang tidak menjadi hantu, itu sudah menjadi suatu yang menarik,” ujar Reza dalam wawancara eksklusif.
Dalam film ini, Suzzanna diceritakan sebagai sosok yang ingin membalaskan dendamnya lewat ilmu hitam. Hal ini memberikan perspektif baru dalam penggambaran karakter legendaris ini.
2. Waktu yang Tepat untuk Berperan
Reza Rahadian mengungkapkan bahwa dirinya sempat menolak tawaran untuk bermain di film Suzzanna pada seri pertama dan kedua. Namun, ketika tawaran kembali datang, ia merasa bahwa saat ini adalah waktu yang tepat.
“Karena sebenarnya saya sempat ditawari dari mulai Suzzanna pertama dan kedua. Tapi ketika itu memang belum, waktunya belum bertemu, belum jodoh gitu ya, dan kali ketiga Pak Sunil masih ingin menawarkan kembali dan saya merasa oh mungkin ini waktunya,” katanya.

3. Bukan Sekadar Horor, Tapi Juga Mengangkat Isu Sosial
Meskipun film ini bergenre horor, Reza juga mempertimbangkan aspek lain yang membuat film ini lebih menarik. Menurutnya, film ini tidak hanya tentang kejadian mistis, tetapi juga membahas isu sosial yang relevan dengan masyarakat.
“Film ini tidak hanya berbicara mengenai horor, tapi ada aspek hubungan antar manusia yang ceritakan, mulai dari kelas sosial tertentu, hubungan tentang kekuasaan, siapa yang sosok berkuasa, dan lain-lain,” ujarnya.

4. Cerita yang Relate dengan Penonton
Reza Rahadian juga menyebutkan bahwa cerita dalam film ini dirasa lebih relate dengan para penonton. Ia percaya bahwa cerita yang disampaikan memiliki relevansi dengan pengalaman masyarakat.
“Apakah itu bisa dikatakan relate dengan apa yang mungkin terjadi di sebagian atau pernah dialami oleh sebagian dari masyarakat kita, itu akan kita kembalikan kepada yang menonton nanti, apa relevansi yang bisa mereka rasakan,” tambahnya.

5. Proyek Eksperimental yang Menarik
Alasan terakhir yang membuat Reza Rahadian tertarik adalah karena proyek ini dianggap eksperimental. Produser film, Sunil Soraya, telah mengubah konsep Suzzanna dengan cara yang menarik dan berani.
“Pak Sunil sedang membuat film dari universe yang ada dan berani mengambil langkah, karena itu langkah yang menurut resiko sebenarnya kan berbicara mengenai IP besar yang identik dengan sosok hantu tertentu, lalu kemudian ini tidak berbicara mengenai itu gitu,” ujar Reza.

Reza Rahadian akan berperan sebagai Pramuja, laki-laki taat beragama, tulus, dan sosok yang dicintai oleh Suzzanna (Luna Maya) di tengah konflik balas dendam. Film ini akan tayang pada Lebaran 2026 mendatang. Bagi pecinta film horor, proyek terbaru Reza Rahadian ini patut dinantikan.







