Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Siapa Ekonom yang Benar Menebak Pemenang Tiga Piala Dunia?

    31 Mei 2026

    Kumpulan ucapan Idul Adha 2026 penuh makna dan doa pengorbanan

    31 Mei 2026

    Ponorogo: Ratusan Guru Berjalan Kaki ke Jombang, Satu Tewas dalam Aksi Damai

    31 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 31 Mei 2026
    Trending
    • Siapa Ekonom yang Benar Menebak Pemenang Tiga Piala Dunia?
    • Kumpulan ucapan Idul Adha 2026 penuh makna dan doa pengorbanan
    • Ponorogo: Ratusan Guru Berjalan Kaki ke Jombang, Satu Tewas dalam Aksi Damai
    • Unesa menerima 8.292 mahasiswa baru SNBT 2026, ini 10 prodi S1 paling kompetitif
    • Profil Irjen Helfi Assegaf, Kapolda Lampung yang Diperhatikan, Akibat Instruksi Tembak Mati Begal
    • Ritual Haji dan Qurban: Cara Mengorbankan Ego Manusia
    • Apa Itu Heterochromia? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
    • 18 tradisi unik Idul Adha dari henna hingga parade kuda di berbagai negara
    • Jadwal daftar ulang untuk peserta yang lolos UTBK-SNBT 2026
    • Cara memasak daging kurban lembut dan tanpa bau prengus
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Olahraga»Siapa Ekonom yang Benar Menebak Pemenang Tiga Piala Dunia?

    Siapa Ekonom yang Benar Menebak Pemenang Tiga Piala Dunia?

    adm_imradm_imr31 Mei 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Paul Si Gurita dan Prediksi yang Lebih Akurat



    Ketika Paul si Gurita memprediksi dengan benar semua hasil pertandingan tim nasional Jerman pada Piala Dunia 2010, hewan laut itu dipuja dunia. Namun, sejatinya Paul si Gurita kalah jitu jika dibandingkan dengan ekonom Jerman, Joachim Klement. Pria tersebut membuat permodelan yang 100% terbukti mampu memprediksi juara Piala Dunia sejak 2014.

    Melalui permodelan buatannya, Joachim bisa memetakan jalannya Piala Dunia 2026 yang untuk pertama kalinya diadakan di tiga negara: Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, antara 11 Juni hingga 19 Juli.



    Permodelan bikinan Joachim sanggup memprediksi hasil turnamen yang diikuti 48 tim nasional tersebut—mulai dari kemenangan mengejutkan Jepang atas Brasil di babak gugur hingga Skotlandia tersingkir oleh Korea Selatan pada babak yang sama. Adapun timnas Inggris diperkirakan mencapai semifinal. Namun langkah tim asuhan Thomas Tuchel tersebut akan diadang Portugal seperti terjadi pada Piala Dunia 2006. Apakah laga kedua tim akan berujung adu penalti sebagaimana dua dekade lalu? Model tersebut tidak sampai meramalkan sejauh itu.

    Lantas siapa juara Piala Dunia tahun ini? Statistik Joachim memprediksi timnas Belanda yang akan menjadi kampiun untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia.

    Prediksi yang Mengundang Perhatian

    Piala Dunia 2026: Cek jadwal dan hasil pertandingan tim favorit Anda

    Piala Dunia 2026 di AS, Kanada dan Meksiko – Apa kostum timnas favoritmu?

    Piala Dunia 1938 dan timnas Hindia Belanda: Kakek saya ‘mencetak gol’ di Piala Dunia 1938

    Bagi Joachim Klement, yang menyebut dirinya sebagai seorang “pesimis”, permodelan buatannya tidak pernah dimaksudkan untuk menang besar dalam taruhan. Sebaliknya, dia justru berharap untuk menunjukkan absurditas dalam mencoba memprediksi hasil.

    “Ini dimulai sebagai latihan untuk menunjukkan kepada dunia kesombongan para ekonom yang berpikir mereka bisa meramalkan sesuatu yang sebenarnya tidak mereka pahami,” kata Klement. “Namun, jika Anda cukup sering beruntung, orang-orang akan menganggap Anda sebagai seorang peramal.”

    Keberhasilan yang Menyedot Perhatian

    “Orang-orang pikir permodelan ini tak terkalahkan”

    Setelah Joachim secara jitu memprediksi negara asalnya, Jerman, memenangkan Piala Dunia 2014, dia membayangkan perhitungannya pada Piala Dunia 2018 akan membuktikan bahwa perkiraan dia hanyalah kebetulan semata. Namun dia kembali jitu memprediksi kemenangan Prancis pada Piala Dunia 2018, lalu kesuksesan Argentina pada Piala Dunia 2022.

    “Karena saya benar tiga kali berturut-turut, orang-orang kini berpikir bahwa permodelan [buatan saya] tidak terkalahkan dan bahwa saya akan benar lagi pada kesempatan berikutnya,” katanya.

    Memang benar bahwa keberhasilan suatu negara meraih Piala Dunia sebagian ditentukan oleh faktor “sistemik”, seperti jumlah penduduk, kekayaan, iklim, dan peringkat dalam FIFA. Namun Joachim Klement mendesak publik untuk bersikap kritis dan hati-hati pada prediksinya, karena faktor-faktor tersebut hanya bisa menjelaskan sebagian dari kesuksesan sebuah negara.

    “Separuh lainnya adalah keberuntungan,” tambahnya. “Setiap pertandingan—terutama ketika tim-tim berkualitas tinggi saling berhadapan dengan kemampuan dan kualitas yang sangat mirip—sangat bergantung pada performa hari itu, keputusan wasit, atau sedikit keberuntungan seperti bola membentur tiang atau masuk ke gawang. Hal-hal seperti itu sama sekali tidak dapat diprediksi.”

    Pengalihan yang Menyenangkan

    “Pengalihan dari semua hal buruk”

    Setiap kali turnamen Piala Dunia mendekat, permodelan buatan Joachim Klement menawarkan pengalihan yang menyenangkan dari kesibukannya sehari-hari. “Khususnya pada 2026, ketika ada begitu banyak krisis, perang, dan berbagai hal yang terjadi, ini adalah sesuatu yang membuat saya merasa senang dan semoga juga membuat pembaca merasa senang serta memberi mereka sedikit pengalihan dari semua hal buruk yang terjadi di dunia.”

    Namun, karena Joachim sudah memprediksi juara pada tiga Piala Dunia secara akurat, beban harapan meningkat pada dirinya, yang sehari-hari bekerja sebagai ahli strategi di bank investasi Panmure Liberum. Di kantor, Klement menghadapi pertanyaan dari sesama ekonom mengenai, misalnya, apakah cedera ACL gelandang Tottenham asal Belanda, Xavi Simons, akan memengaruhi permodelan tersebut.

    Jadi, terlepas dari berbagai penyangkalan yang ia sampaikan mengenai keandalan prakiraannya, Klement bersiap menyambut kick-off turnamen pada bulan Juni. “Saya punya beberapa rekan kerja yang memasang taruhan pada Belanda sebagai respons atas catatan yang saya publikasikan,” katanya. “Dan jika Belanda tersingkir dari Piala Dunia, saya rasa keesokan harinya saya harus bekerja dari rumah.”

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Empat pemain timnas Indonesia siap bersinar di Eropa musim depan: Verdonk hingga Paes

    By adm_imr30 Mei 20261 Views

    Crystal Palace Juara, Glasner Akhiri Era dengan Trofi

    By adm_imr30 Mei 20261 Views

    Arsene Wenger prediksi Arsenal akan kalahkan PSG di final Liga Champions, ini alasannya

    By adm_imr30 Mei 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Siapa Ekonom yang Benar Menebak Pemenang Tiga Piala Dunia?

    31 Mei 2026

    Kumpulan ucapan Idul Adha 2026 penuh makna dan doa pengorbanan

    31 Mei 2026

    Ponorogo: Ratusan Guru Berjalan Kaki ke Jombang, Satu Tewas dalam Aksi Damai

    31 Mei 2026

    Unesa menerima 8.292 mahasiswa baru SNBT 2026, ini 10 prodi S1 paling kompetitif

    31 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?