Memahami Kulit Wajah yang Kering dan Cara Mengatasinya
Memiliki kulit wajah yang kering bisa menjadi masalah yang sangat mengganggu, terutama bagi perempuan. Kulit dengan pori-pori yang terasa kencang dan kurang terhidrasi akan membuat penampilan terlihat lebih tua. Oleh karena itu, memahami apa itu kulit kering dan bagaimana cara mengatasinya sangat penting.
Kulit kering seringkali disalahartikan oleh banyak orang. Secara sederhana, kekeringan mengacu pada jenis kulit sedangkan dehidrasi mengacu pada kondisi kulit. Menurut Debra Jaliman, MD, seorang dokter kulit di New York, kulit yang kering diakibatkan oleh wajah yang memiliki lebih sedikit kelenjar minyak. Sementara itu, kulit dehidrasi adalah kondisi di mana kulit kekurangan asupan air, bukan karena kerusakan pada kulit. Orang dengan kulit dehidrasi belum tentu memiliki kulit kering; bisa saja kulit berminyak atau normal yang kekurangan hidrasi.
Perbedaan Antara Kulit Kering dan Kulit Dehidrasi
Seseorang yang memiliki masalah kulit kering membutuhkan perawatan yang bertujuan untuk memperbaiki pelindung alami kulit wajah. Menggunakan pembersih wajah yang tidak mengandung bahan kimia terlalu tinggi adalah langkah yang tepat. Setelahnya, kamu bisa menggunakan pelembab dengan kandungan ceramide yang dapat membantu menjaga kelembapan kulit.
Penyebab Kulit Kering

Berada dalam lingkungan dengan suhu dingin berlebihan adalah salah satu faktor utama mengapa kulit wajah bisa menjadi kering dan kasar. Tingkat kelembapan udara memengaruhi kondisi kulit. Jika udara terlalu dingin, kulit wajah akan menjadi kering. Selain itu, kulit kering juga bisa disebabkan oleh obat-obatan yang memengaruhi hormon dan pola makan yang buruk. Penggunaan berlebihan produk anti-aging yang mengandung asam atau retinol juga dapat mengeringkan kulit.
Memilih Kandungan Skincare yang Sesuai

Untuk mengatasi kulit wajah yang kering, memilih bahan-bahan skincare yang tepat adalah keharusan. Salah satu produk yang bisa digunakan adalah pelembab. Pilihlah pelembab dengan kandungan occlusive agar mampu menjaga kelembapan kulit dan mengunci kadar air. Kandungan ini dapat menahan kadar air dalam kulit hingga 98%.
Selain occlusive, pelembab dengan kandungan humectant juga bisa digunakan. Kandungan ini membantu menyerap kelembapan dari luar kulit. Sementara itu, emollient dapat membantu menghaluskan kulit, melembabkan, dan membuat kulit lebih kenyal. Emollient adalah salah satu komponen yang sering ditemukan dalam moisturizer.
Cara Mencegah Kulit Kering

Mencegah kulit kering bisa dilakukan dengan melakukan scrub pada wajah, tetapi jangan terlalu sering karena dapat menyebabkan iritasi. Lakukan scrub wajah sebanyak 2-3 kali dalam seminggu. Selain itu, jaga suhu air tetap dingin saat mandi karena akan membantu membuka pori-pori wajah sehingga pelembab lebih mudah terserap.
Konsultasi dengan Dokter Kulit

Pengelupasan pada kulit adalah gejala yang normal bagi mereka yang memiliki kulit kering. Namun, jika wajah kering disertai dengan kemerahan, bengkak, dan rasa gatal yang berlebih, segera berkonsultasi dengan dokter kulit. Dokter kulit akan lebih memahami kondisi kulit dan dapat memberikan perawatan yang tepat.
Nah, itulah hal-hal yang perlu diperhatikan ketika memiliki kulit wajah yang kering. Jika sudah tidak bisa ditangani sendiri, jangan ragu untuk mengunjungi dokter kulit yang dapat membantu mengatasi masalah kulit kering.







