Presiden Prabowo Subianto Mengajak Pengusaha AS Berinvestasi di Indonesia
Presiden Joko Widodo (Jokowi) atau lebih dikenal sebagai Prabowo Subianto, dalam pidatonya di hadapan para pengusaha Amerika Serikat, Rabu (8/2), menegaskan bahwa Indonesia adalah destinasi investasi yang sangat menarik dan patut dipertimbangkan oleh pelaku bisnis global. Ia juga mengundang para pengusaha AS untuk menjadikan Indonesia sebagai basis produksi utama.
Pada acara Business Summit yang diselenggarakan di US Chamber of Commerce, Washington DC, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia sangat terbuka terhadap investasi. “Kami butuh investasi dan kami ingin lebih banyak investasi. Kami yakin bahwa kami kompetitif dan menarik,” ujarnya.
Menurut Presiden, Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah dan strategis. Namun, daya tarik investasi Indonesia tidak hanya terbatas pada aspek tersebut. Kepala Negara menilai bahwa saat ini Indonesia sedang mempercepat industrialisasi, yang membuka peluang baru bagi investasi di berbagai sektor.
Dari sisi sumber daya alam, Indonesia memiliki cadangan mineral kritis seperti nikel, tembaga, dan bauksit yang menjadi bahan baku penting bagi teknologi masa depan. Selain itu, Presiden juga menyebutkan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara dengan cadangan tanah jarang terbesar di dunia.
Fokus pada Hilirisasi Sumber Daya Alam
Selain itu, Presiden Prabowo menjelaskan bahwa Indonesia kini fokus pada hilirisasi sumber daya alam. Contohnya, Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara akan menginisiasi 18 proyek hilirisasi tahun ini, termasuk proyek pengolahan sampah menjadi energi senilai Rp50,4 triliun atau setara 3 miliar dolar AS.
“Kami terus bergerak di hilirisasi industri, di mana Danantara menjadi motor penggerak utamanya. Kami bergerak sangat cepat di sektor-sektor tersebut,” kata Presiden.
Dengan potensi tersebut, Presiden berharap perusahaan asal AS tidak hanya memandang Indonesia sebagai tujuan investasi yang menarik, tetapi juga sebagai basis produksi utama. Ia menekankan pentingnya melihat Indonesia sebagai mitra strategis di Asia Tenggara, mengingat skala ekonomi nasional yang besar.
Kepastian Regulasi dan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik
Indonesia tetap berkomitmen menjaga iklim investasi melalui kepastian regulasi, penegakan hukum, serta tata kelola pemerintahan yang baik. Menurut Kepala Negara, faktor-faktor tersebut menjadi kunci dalam menarik minat investasi asing.
“Bagi pemimpin bisnis, kepastian adalah hal paling utama. Tidak ada yang mau investasi di situasi atau atmosfer yang dipenuhi ketidakpastian, ketidakstabilan, atau bahkan kekacauan,” katanya.
Prabowo juga mengundang pengusaha-pengusaha Amerika Serikat untuk berbisnis dan berinvestasi di Indonesia. Ia menjelaskan bahwa ada sejumlah program prioritas yang saat ini dijalankan oleh pemerintah, khususnya 18 proyek hilirisasi.
Stabilitas di Berbagai Sektor
Presiden Prabowo juga menjelaskan bahwa Indonesia berhasil menjaga stabilitas di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, politik, serta telah membuat perubahan-perubahan menuju tata kelola pemerintahan yang bersih, serta memperkuat penegakan hukum untuk melawan korupsi dan kartel.
“Kami terbuka, kami membutuhkan investasi, dan kami menginginkan lebih banyak investasi, dan kami yakin kami kompetitif, kami atraktif, dan kami punya banyak cadangan mineral yang dibutuhkan untuk produksi teknologi-teknologi baru,” kata Presiden Prabowo di hadapan para pengusaha-pengusaha ternama AS dalam acara Business Summit di Gedung US Chamber of Commerce (USCC), Washington DC, Amerika Serikat.
Ia menutup pidatonya dengan ajakan kepada para pengusaha AS untuk datang ke Indonesia. “Jadi silakan datang ke Indonesia, terima kasih,” ujarnya.
Peluang Kerja Sama yang Luas
Selama pidatonya yang berlangsung selama kurang lebih 45 menit, Presiden Prabowo menyampaikan beberapa isu penting seperti perjanjian perdagangan timbal balik (agreement on reciprocal trade/ART) yang akan segera ditandatangani, perkembangan situasi di Indonesia yang kondusif untuk investasi, serta peluang-peluang kerja sama, termasuk di bidang energi dan sumber daya mineral, khususnya mengenai cadangan mineral tanah jarang (rare earth).
Selain itu, Presiden juga membagikan capaian-capaian yang berhasil ditorehkan dalam periode setahun pemerintahannya, serta program-program prioritas pemerintah.
“Saya telah bertemu dengan banyak pemimpin perusahaan AS, bahkan dalam waktu saya yang singkat saat saya berada di sini. Saya bertemu dengan anda sekalian sekarang, dan saya merasa sangat optimistis. Kami ingin perusahaan-perusahaan AS menjadi mitra yang strategis,” kata Presiden Prabowo di hadapan para pengusaha AS.
Komitmen Pemerintah untuk Investor
Presiden kemudian melanjutkan bahwa pemerintah Indonesia, dari masa ke masa hingga yang saat ini menjabat, selalu berusaha menjadi tuan rumah yang baik untuk para investor.
“Saya kira banyak pemain lama dan mereka yang berpartisipasi dalam perekonomian kami akan mengakui pemerintah Indonesia, dan saya sendiri juga akan melanjutkan tradisi itu: Kami selalu berusaha melindungi investor-investor. Kami selalu berusaha menjadi tuan rumah yang baik, dan menciptakan iklim yang baik untuk para investor,” ujar Presiden Prabowo.







