Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Kepala Menteri Fajar: Kepercayaan Publik Naik, Jangan Berhenti Tingkatkan Kualitas

    6 April 2026

    Peringatan Pemadaman Listrik, Ini Wilayah Terdampak Mulai Hari Ini

    6 April 2026

    Kemacetan Mengular di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Meski Puncak Arus Balik Lebaran Lewat

    6 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 6 April 2026
    Trending
    • Kepala Menteri Fajar: Kepercayaan Publik Naik, Jangan Berhenti Tingkatkan Kualitas
    • Peringatan Pemadaman Listrik, Ini Wilayah Terdampak Mulai Hari Ini
    • Kemacetan Mengular di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Meski Puncak Arus Balik Lebaran Lewat
    • Pelaksanaan PP Tunas: Meta dan Google Dipanggil, TikTok dan Roblox Diberi Peringatan
    • Ketua DPRD Kota Malang Soroti Tantangan Global, Dorong RKPD 2027 yang Adaptif dan Tangguh
    • 5 rekomendasi sepatu Reebok untuk latihan gym
    • Mencicipi Sate Klathak Pak Pong, Kuliner Legendaris Bantul
    • Tiga Nama Calon Presiden FIGC Pengganti Gravina: Legenda AC Milan Pemenang Ballon d’Or Masuk Bursa
    • Kunjungan Wisata Jateng Naik, Dampak Singkat
    • Gayamu Lebih Keren dengan Busana yang Dipakai Artis!
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Internasional»Trump Ancam, Iran Percaya Bisa Sepakat Damai dengan AS

    Trump Ancam, Iran Percaya Bisa Sepakat Damai dengan AS

    adm_imradm_imr24 Februari 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



    Beberapa waktu lalu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengungkapkan bahwa pihaknya siap untuk berdamai dan membuka ruang diplomasi dengan Amerika Serikat (AS). Pernyataan ini menunjukkan bahwa peluang tercapainya kesepakatan antara kedua negara masih terbuka, meskipun tekanan dari Washington semakin meningkat.

    Dalam wawancara dengan jaringan televisi AS, MS NOW, pada Jumat (20/2/2026) waktu setempat, Araghchi menyatakan bahwa program nuklir Iran tidak memiliki solusi militer. Ia menegaskan bahwa solusi diplomatik bisa dicapai dengan mudah.

    “Solusi diplomatik ada dalam jangkauan; kita dapat dengan mudah mencapainya,” ujarnya dikutip dari Al Jazeera, Sabtu (21/2/2026).

    Araghchi juga mengkritik peningkatan besar-besaran kehadiran militer AS di Timur Tengah, termasuk pengerahan dua kapal induk dan puluhan jet tempur, yang dinilainya “tidak perlu dan tidak membantu.” Ia menekankan bahwa pengalaman 20 tahun dalam diplomasi membuatnya yakin bahwa kesepakatan bisa dicapai, tetapi harus adil dan berbasis solusi saling menguntungkan.

    Dia memperingatkan bahwa opsi militer hanya akan memperumit situasi dan berpotensi menimbulkan konsekuensi “bencana”, bukan hanya bagi Iran, tetapi juga kawasan dan komunitas internasional.

    Beberapa jam setelah wawancara itu, Presiden AS Donald Trump ditanya mengenai kemungkinan serangan terbatas terhadap Iran untuk memperkuat posisi negosiasi Washington. Ia menjawab, “Saya kira bisa saya katakan bahwa saya sedang mempertimbangkan itu.”

    Sebelumnya, Araghchi menegaskan bahwa rakyat Iran adalah bangsa yang besar dan hanya merespons pada sikap saling menghormati. Ia menambahkan bahwa pemerintahan AS sebelumnya, bahkan pemerintahan saat ini, telah mencoba hampir segala cara terhadap Iran — perang, sanksi, dan lainnya — tetapi tidak ada yang berhasil.

    AS dan Iran telah menggelar dua putaran perundingan dalam sebulan terakhir, dan pejabat dari kedua negara menyebut pembicaraan berlangsung positif. Namun, pemerintahan Trump tetap memperkuat aset militernya di sekitar Iran.

    Beberapa situs pelacak kapal melaporkan kapal induk terbesar di dunia, USS Gerald R. Ford, memasuki Laut Mediterania melalui Selat Gibraltar dalam perjalanan menuju kawasan Teluk. Sehari sebelumnya, Trump menyatakan Teheran memiliki waktu 10 hari untuk mencapai kesepakatan dengan Washington, sebelum kemudian memperpanjang tenggat menjadi hingga 15 hari. Pekan lalu, ia menyebut kesepakatan seharusnya dapat dirampungkan dalam satu bulan.

    Trump juga berulang kali melontarkan ancaman terhadap Iran, termasuk peringatan akan konsekuensi sangat keras dan traumatis. AS sebelumnya bergabung dengan Israel dalam serangan terhadap Iran pada Juni tahun lalu dan mengebom tiga fasilitas nuklir utama negara tersebut. Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengklaim serangan itu melumpuhkan program nuklir Iran.

    Ketegangan kembali meningkat pada akhir tahun lalu ketika Trump mengancam akan melancarkan kembali serangan jika Iran membangun ulang program nuklir atau arsenal misilnya. Status terkini program nuklir Iran belum dikonfirmasi oleh pemantau internasional, dan keberadaan uranium yang diperkaya tingkat tinggi belum diketahui publik.

    Teheran menegaskan haknya untuk melakukan pengayaan uranium dan menyatakan langkah itu tidak melanggar komitmen dalam Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT). Namun, Trump dan para pembantunya sebelumnya menyatakan menginginkan Iran membongkar sepenuhnya program nuklirnya.

    Pengayaan merupakan proses pemisahan isotop langka uranium yang dapat menghasilkan fisi nuklir. Pada tingkat rendah, uranium diperkaya digunakan untuk pembangkit listrik. Jika diperkaya hingga sekitar 90%, bahan tersebut dapat digunakan untuk senjata nuklir.

    Iran, yang membantah tengah mengembangkan bom nuklir, menyatakan siap menerima pengawasan ketat dan pembatasan atas aktivitas pengayaan, tetapi tidak akan menghentikan program tersebut sepenuhnya.

    Pada Jumat, Araghchi menyebut pihak AS tidak meminta nol pengayaan, pernyataan yang tampak bertentangan dengan sikap publik pemerintahan Trump sebelumnya. Dia menambahkan, langkah selanjutnya dalam perundingan adalah Iran akan menyerahkan proposal tertulis kepada negosiator AS yang dipimpin utusan khusus Trump, Steve Witkoff. Setelah itu, kedua pihak akan merampungkan teks kesepakatan.

    “Kami kemudian diminta menyiapkan draf kesepakatan. Pada pertemuan berikutnya, kami dapat membahas draf tersebut dan mulai menegosiasikan bahasanya, serta berharap mencapai kesimpulan.”

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Hasil Akhir Final FIFA 2026: Indonesia Juara Kedua Setelah Kalahkan Bulgaria 0-1

    By adm_imr6 April 20262 Views

    Tiga Prajurit TNI Tewas dalam Operasi Lebanon

    By adm_imr6 April 20261 Views

    Ancaman Trump: Hormuz Harus Dibuka, Iran Balas Tantang AS

    By adm_imr5 April 20264 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Kepala Menteri Fajar: Kepercayaan Publik Naik, Jangan Berhenti Tingkatkan Kualitas

    6 April 2026

    Peringatan Pemadaman Listrik, Ini Wilayah Terdampak Mulai Hari Ini

    6 April 2026

    Kemacetan Mengular di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Meski Puncak Arus Balik Lebaran Lewat

    6 April 2026

    Pelaksanaan PP Tunas: Meta dan Google Dipanggil, TikTok dan Roblox Diberi Peringatan

    6 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?