Kondisi Diding Boneng yang Sedang Mengungsi dan Terkena Serangan Asma
Aktor senior Indonesia, Diding Boneng, masih dalam kondisi mengungsi dari rumahnya setelah insiden kejatuhan atap rumah yang sedang dalam proses pembangunan. Meski saat ini sedang sakit, ia harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami serangan asma mendadak.
Diding Boneng menjelaskan bahwa rumah yang biasa ia tempati masih dalam proses pembangunan sehingga belum layak dihuni. Ia menyebutkan bahwa kejadian tersebut terjadi karena struktur bangunan yang sudah tua dan tidak stabil. “Yang rubuh? Iya, belum bisa ditempatin. Masih pembangunan, mengungsi,” ujar Diding Boneng di kawasan Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (20/2/2026).
Keterangan ini dibenarkan oleh asistennya, Didi Hardi, yang menyebut bahwa Diding Boneng memang belum kembali ke rumah pribadinya dan sementara tinggal di tempat lain. “Masih mengungsi. Rumahnya belum jadi,” ujar Didi Hardi.
Bantuan dari Berbagai Pihak untuk Membantu Renovasi Rumah
Sekedar informasi, Diding Boneng telah sibuk mengurus rumahnya yang ambruk akibat hujan deras beberapa waktu lalu. Banyak bantuan yang datang, baik dari pemerintah daerah maupun dari teman sesama artis. Kini, rumah Boneng sedang dalam tahap renovasi.
Meskipun tengah menghadapi persoalan tempat tinggal, Diding Boneng memilih fokus pada pemulihan kesehatannya akibat asma. Ia harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami serangan asma pada tengah malam. Serangan itu terjadi saat dirinya masih berada di rumah.
Asma yang dideritanya mendadak kambuh hingga membuatnya kesulitan bernapas. “Awalnya malam-malam, penyakit asma itu datang. Saya sampai nggak bisa napas, sesak sekali,” ujar Diding Boneng di Radjak Hospital, Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (20/2/2026).
Dalam kondisi darurat tersebut, Diding Boneng sempat berteriak meminta pertolongan. Seorang temannya kemudian datang dan langsung membawanya ke rumah sakit terdekat. “Saya masih di rumah, lalu minta tolong teman yang ada. Dia yang antar saya ke rumah sakit,” katanya.
Proses Pengobatan di Rumah Sakit
Awalnya, Diding Boneng dibawa ke RS Panti di kawasan Menteng. Namun setelah menjalani pemeriksaan sekitar setengah jam, dokter memutuskan untuk merujuknya ke Radjak Hospital untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. “Dari sana saya dirujuk ke sini sama dokter. Malam itu juga langsung dibawa ke sini,” tutur Diding.
Serangan asma mendadak bikin Diding Boneng tak bisa bernapas. Ia menyebut serangan tersebut datang secara mendadak, bahkan terjadi sebelum waktu sahur. Kondisi itu membuatnya harus segera mendapatkan perawatan intensif. Hingga kini, Diding Boneng masih menjalani perawatan dan observasi medis.
Meski kondisinya disebut sudah lebih baik dibandingkan saat pertama kali tiba di rumah sakit, ia belum diperbolehkan pulang. “Kondisi saya sekarang lebih baik dari awal, cuma belum sempurna. Masih diinfus dan masih harus dirawat,” pungkasnya.
Detik-Detik Rumah Diding Boneng Ambruk
Rumah aktor lawas Diding Boneng dikabarkan ambruk, tapi bukan karena curah hujan tinggi yang membasahi Jakarta selama beberapa hari ini. Saat didatangi, kediaman Diding Boneng, yang berada di Jalan Matraman 2, Pegangsaan, Jakarta Pusat, Selasa (30/12/2025) siang memang tampak rubuh.
Area tengah sampai belakang atau bagian dapur pun tak terlihat lagi atapnya, matahari langsung menyinari sampai lantai kediaman pemain film ‘Warkop DKI’ itu. Diding yang kini berusia 75 tahun itu hanya bisa tertunduk lesu saat beberapa warga dan awak media mendatangi rumahnya.
Dengan menggunakan pakaian biru gelap, Diding dengan rambut putihnya itu duduk di depan rumahnya. Sesekali ia berbincang dengan warga sekitar yang datang ke kediamannya. Sementara itu, beberapa pria sibuk keluar masuk ke kediaman Diding dengan membawa pasir, semen, dan beberapa material lain untuk membenarkan rumah yang sudah ambruk itu.
Pria bernama asli Diding Zeta itu mengakui rumahnya Ambruk pada Minggu (28/12/2025) malam, sekitar pukul 19.30 WIB. “Saya kurang tahu jelas karena saya lagi di luar rumah. Kejadiannya itu setelah isya,” kata Diding Boneng.
Diding mengakui tahu rumahnya Ambruk, setelah pulang ke rumah. Ia kaget melihat adik-adik, anak-anak, dan keponakan menangis di depan rumah. “Ya saya kaget, saya tanya kenapa? Ternyata rumah udah Ambruk. Atapnya udah gak ada, rubuh,” ucapnya.
Diding mengatakan saat rumahnya Ambruk, bukan saat turun hujan atau angin kencang. Karena hujan sudah terjadi pada Minggu siang. “Jadi malamnya, tiba-tiba bunyi keropos lah. Gak lama kemudian Ambruk gitu. Ya memang rumahnya kan sudah tua, (kayu) sudah lapuk rumahnya,” jelasnya.
Diding Boneng mengatakan usia rumahnya sudah hampir 100 tahun. Rumah tersebut adalah kediaman orang tua Diding. “Pas saya lahir atau melek, ya rumah ini sudah ada,” ujar Diding Boneng.







