Borneo FC Terpuruk, Arema FC Siap Manfaatkan Peluang
Pada laga pekan ke-23 BRI Super League 2025/26, Borneo FC kembali mengalami kekalahan setelah dikalahkan oleh Dewa United. Kekalahan ini menjadi celah bagi Arema FC untuk mencuri poin dalam pertandingan mendatang. Meskipun Borneo FC masih berada di posisi ketiga klasemen sementara dengan 46 poin, mereka kini menghadapi tantangan besar karena jadwal padat selama bulan Ramadhan.
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menyadari bahwa persaingan di putaran kedua semakin tidak terduga pasca bursa transfer. Namun, ia tetap yakin dengan kekuatan timnya saat menjamu Arema FC di Stadion Segiri. “Kami memiliki waktu singkat. Tapi kami dan pemain sudah tahu informasinya. Termasuk bagaimana kami mengontrol kondisi selama puasa ini,” ujarnya.
Fabio juga menegaskan bahwa fokus utama adalah menghadapi rentetan laga berat ke depan, termasuk melawan Persija, Persebaya, dan Persib. Ia bangga dengan konsistensi tim meski bersaing dengan klub bermodal besar. “Kita masih tiga besar, dan kita tahu tim lain punya budget lebih tinggi dari Borneo FC. Tapi kita tetap optimistis dan harus kerja keras agar lebih baik.”
Kesiapan Arema FC dan Misi Tempur di Segiri
Di kubu lawan, Arema FC datang dengan ambisi besar meskipun saat ini masih tertahan di posisi ke-9 dengan perolehan 31 poin. Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menegaskan persiapan tim cukup baik meski waktu yang dimiliki terbatas setelah meraih hasil imbang 2-2 melawan Madura United FC pekan lalu.
“Tanggung jawab besar membawa nama Arema FC. Kami ingin bermain kuat dan bersatu untuk memberikan yang terbaik bagi pendukung kami, Aremania,” katanya. Ia juga mengakui bahwa Borneo FC sedang menjalani musim yang luar biasa dan merupakan salah satu kandidat juara.
Kekuatan Baru dan Peran Barisan Mantan
Performa Singo Edan memang menunjukkan grafik menanjak pada putaran kedua ini, didorong oleh kehadiran pemain baru yang membuat skema permainan lebih agresif dan terorganisir. “Kami memang punya model permainan yang proaktif dan menyerang,” terang Marcos Santos. Kedatangan pemain baru di bursa transfer putaran kedua ini sangat memperkuat sistem dan cara bermain kami. Itulah mengapa performa kami di putaran kedua ini lebih baik,” jelasnya.
Selain faktor teknis, Arema FC memiliki “senjata” tambahan berupa keberadaan pemain yang pernah membela Borneo FC, yakni Gianluca Pandeynuwu, Rifad Marasabessy, Leo Guntara, dan Joel Vinicius. Pengalaman mereka dianggap sangat berharga untuk menghadapi tekanan di Samarinda.
“Mereka pemain berkualitas yang memberikan banyak kontribusi bagi kami. Pengalaman mereka di Borneo FC sangat penting, terutama untuk memahami atmosfer yang akan kami hadapi,” tutur Marcos Santos. Informasi dari para pemain tersebut krusial untuk kesiapan mental tim. “Kami tahu pendukung Borneo FC sangat fanatik dan akan mendukung timnya sepanjang laga. Informasi dari mereka sangat membantu tim untuk lebih siap secara mental,” pungkasnya.
Skenario Kejutan Arema FC: Kembalinya Pilar Kunci
Pelatih Marcos Santos membawa 23 pemain Arema FC untuk menantang Borneo FC Samarinda. Kabar gembira pun datang dari Pablo Oliveira yang masuk dalam rombongan dan diprediksi segera melakukan comeback setelah pulih dari cedera lutut. Selain itu, Arkhan Fikri yang pada pekan lalu absen akibat cedera juga telah kembali bergabung bersama tim.
Meski begitu, skuad Singo Edan harus terbang ke Samarinda tanpa kehadiran Betinho Filho dan Adi Satryo yang masih menjalani proses pemulihan cedera. Satu pemain asing lainnya, Valdeci Moreira, juga dipastikan absen meski penyebabnya belum diketahui secara pasti.
Rombongan Arema FC telah bertolak menuju Samarinda pada Selasa (24/2/2026) pagi. Sebelum hari pertandingan, tim masih memiliki satu kesempatan untuk melakukan uji coba lapangan di Stadion Segiri guna mematangkan persiapan terakhir.






