Perawatan Rambut dan Kulit Kepala yang Tepat
Selain kulit wajah dan tubuh, rambut serta kulit kepala juga tidak boleh luput dari perhatian. Diperlukan perawatan yang tepat agar kesehatan rambut dan kulit kepala tetap terjaga. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan keramas. Namun, ternyata ada aturan dalam melakukan keramas agar hasilnya maksimal.
Aturan Keramas yang Sesuai dengan Jenis Rambut
Setiap orang memiliki jenis rambut dan kulit kepala yang berbeda, sehingga frekuensi keramas pun berbeda pula. Orang yang berambut panjang mungkin membutuhkan keramas lebih sering dibandingkan mereka yang berambut pendek. Begitu pula dengan orang yang kulit kepalanya mudah berkeringat dan berminyak, yang tentu perlu lebih sering keramas daripada yang kulit kepalanya kering.
Jika kamu memiliki kulit kepala dengan kadar minyak yang normal atau sedang, tidak perlu terlalu sering keramas. Namun, jika kamu sering beraktivitas di luar ruangan dan banyak terpapar debu atau sinar matahari, sebaiknya lebih sering mencuci rambut agar rambut tetap bersih.
Tidak Semua Orang Perlu Keramas Setiap Hari
Tidak semua orang perlu keramas setiap hari. Aturan ini berlaku bagi pemilik rambut tebal, kulit kepala kering, dan orang yang berambut keriting. Menurut informasi dari WebMD, hal ini karena minyak dari kulit kepala akan lebih mudah mencapai ujung rambut pada orang yang berambut lurus. Sementara itu, orang yang berambut bergelombang dan keriting justru membutuhkan waktu lebih lama untuk minyak mencapai ujung rambut.
Beberapa Orang Perlu Keramas Lebih Sering
Ada beberapa orang yang dianjurkan untuk keramas setiap hari. Misalnya, orang yang memiliki rambut sangat halus, orang yang tinggal di tempat lembap, hingga orang yang banyak berolahraga dan berkeringat. Jika kamu termasuk orang yang memiliki kulit kepala berminyak, maka perlu keramas setiap hari. Jika tidak, minyak akan membuat rambut terasa lepek dan mengganggu.
Orang yang berhijab juga sebaiknya sering keramas. Hal ini karena saat berhijab, kulit kepala cenderung mudah berkeringat karena sirkulasi udara tidak berjalan baik.
Cara Kerja Sampo Saat Keramas
Menurut Angela Lamb, MD, asisten profesor dermatologi di Icahn School of Medicine, sampo bekerja dengan menjebak minyak lalu dibuang dengan membilas air hingga rambut bersih. Sebum adalah minyak alami yang dihasilkan oleh rambut. Sementara, sampo adalah emulsi yang bertugas menangkap dan menjebak sisa kotoran, minyak, dan residu produk.
Bukan hanya membersihkan, sampo juga melembabkan dan melindungi rambut serta kulit kepala. Namun, jika kamu keramas terlalu sering, maka rambut akan mudah kering dan rentan rusak.
Cara Kerja Sampo Kering
Saat ini, sampo tersedia dalam bentuk yang lebih praktis, yaitu sampo kering atau dry shampoo. Dry shampoo banyak dipilih orang yang tidak memiliki cukup waktu untuk mencuci rambut. Cara kerjanya mudah, hanya dengan menyemprotkan produk pada rambut dan usap secara merata.
Namun, menurut Dr. Bergfeld di laman ClevelandClinic, dry shampoo tidak direkomendasikan untuk digunakan dalam jangka panjang. Hal ini karena sampo kering meninggalkan residu yang membuat kulit kepala terasa berpasir dan berbutir. Selain itu, dry shampoo juga bisa membuat rambut kering, rapuh, mudah patah, dan rusak.
Jarang Keramas Bisa Jadi Pilihan
Beberapa orang justru percaya bahwa jarang keramas akan membuat rambut lebih sehat dan indah. Hal ini karena keramas bisa menghindari rambut dari bahan kimia dalam sampo, menghemat air, dan waktu. Orang yang jarang keramas juga mengklaim bahwa tidak keramas menghasilkan lebih sedikit minyak di kulit kepala sehingga rambut lebih berkilau.
Namun, sebenarnya keramas tetap perlu dilakukan meskipun tanpa sampo. Kamu bisa mengganti sampo dengan beberapa bahan alami agar rambut mendapatkan nutrisi dengan baik. Misalnya, menggunakan lidah buaya, minyak zaitun, atau minyak kelapa.
Sesuaikan dengan Kebutuhan
Pada akhirnya, aturan keramas bergantung pada kebutuhan setiap orang. Baik menggunakan bahan alami, sampo, atau dry shampoo. Hal itu semua merupakan pilihan masing-masing. Yang paling penting adalah menyesuaikan dengan jenis dan keadaan rambut serta kulit kepala.
Jika kamu memiliki rambut tipis, lurus, dan kulit kepala berminyak, sebaiknya keramas setiap hari. Sementara, jika rambut kamu lebih lebat, keriting, dan berkulit kepala kering, dianjurkan keramas 2-3 hari sekali. Khusus untuk pemilik rambut afro alias keriting kecil-kecil, kamu bisa keramas setiap 7-10 hari sekali.














