Keberkahan Waktu Sahur dalam Perspektif Islam
Waktu sahur merupakan momen yang penuh keberkahan dan menjadi bagian penting dari ibadah puasa. Namun, sering kali diabaikan oleh umat Islam karena dianggap hanya sebagai rutinitas makan dini hari. Padahal, menurut ajaran Islam, waktu sahur memiliki dimensi spiritual yang luar biasa.
Rasulullah SAW secara tegas menyebutkan bahwa dalam sahur terdapat keberkahan besar. Hal ini membuat kita sadar bahwa sahur bukan sekadar kebutuhan fisik, tetapi juga kesempatan untuk meningkatkan kualitas iman dan amalan.
Menghidupkan Sunnah Rasulullah SAW
Dalam ajaran Islam, sahur memiliki nilai ibadah yang sangat besar sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Muhammad. Dalam hadis, beliau bersabda: “Bersahurlah kalian, karena dalam sahur terdapat keberkahan.” (HR. Bukhari dan Muslim). Keberkahan sahur tidak hanya terletak pada kekuatan fisik untuk berpuasa, tetapi juga pada dimensi spiritualnya.
Sahur membedakan puasa umat Islam dengan umat sebelumnya dan menjadi bentuk ketaatan kepada sunnah Nabi. Keberkahan itu akan semakin sempurna ketika kita mengisi waktu setelah sahur dengan amalan yang dicontohkan dalam Islam.
7 Amalan Sunnah Setelah Sahur
Berikut adalah beberapa amalan sunnah yang bisa dilakukan setelah sahur:
Memperbanyak Doa sebagai Sunnah setelah Sahur
Waktu sahur berada di akhir malam, tepatnya pada sepertiga malam terakhir. Ini adalah waktu yang sangat istimewa. Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda bahwa Allah SWT turun ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir dan berfirman: “Siapa yang berdoa kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka akan Aku beri.” Karena itu, setelah selesai makan sahur, jangan langsung beranjak atau kembali tidur. Luangkan beberapa menit untuk berdoa. Mintalah ampunan, rezeki yang halal, kesehatan, serta kekuatan iman agar mampu menjalani puasa dengan baik.Memperbanyak Istighfar di Waktu Sahur
Selain berdoa, amalan sunnah berikutnya adalah memperbanyak istighfar. Allah memuji orang-orang beriman dalam Al-Qur’an: “Dan pada waktu sahur mereka memohon ampun.” (QS. Adz-Dzariyat: 18). Ayat ini menunjukkan bahwa waktu sahur sangat dianjurkan untuk memohon ampun kepada Allah. Istighfar yang diucapkan dengan sungguh-sungguh dapat membersihkan hati dan mendatangkan rahmat-Nya.Menjaga Shalat Subuh Berjamaah
Setelah sahur, persiapkan diri untuk menyambut shalat Subuh. Jangan sampai kembali tidur hingga melewatkan waktu shalat. Rasulullah SAW sangat menekankan pentingnya shalat Subuh berjamaah. Dalam hadis disebutkan bahwa shalat Subuh berjamaah lebih utama dan memiliki pahala besar.Membaca Al-Qur’an setelah Sahur
Waktu setelah sahur biasanya masih tenang dan pikiran pun masih segar. Ini adalah momen yang baik untuk membaca Al-Qur’an. Tidak perlu lama, cukup beberapa ayat secara rutin. Terutama di bulan Ramadhan, membaca Al-Qur’an di waktu pagi akan menenangkan hati dan memberi semangat spiritual untuk menjalani aktivitas seharian.Menjadikan Waktu Subuh sebagai Momentum Berbagi
Sunnah setelah sahur tidak hanya tentang ibadah pribadi, tetapi juga kepedulian kepada sesama. Selain memperbanyak doa dan istighfar, kita bisa memulai hari dengan bersedekah, termasuk sedekah Subuh. Dalam hadis disebutkan bahwa setiap pagi ada malaikat yang mendoakan orang yang bersedekah agar diberi ganti yang lebih baik.Berdzikir dan Meluruskan Niat
Setelah shalat Subuh, biasakan membaca dzikir pagi. Dzikir pagi menjadi pelindung diri sepanjang hari. Selain itu, luruskan niat sebelum memulai aktivitas. Niatkan semua pekerjaan karena Allah. Dengan niat yang benar, aktivitas sehari-hari pun bisa bernilai ibadah.Menghindari Tidur Berlebihan setelah Sahur
Banyak orang langsung tidur lagi setelah sahur hingga matahari terbit. Padahal, waktu pagi adalah waktu yang penuh keberkahan. Rasulullah SAW berdoa agar umatnya diberkahi pada waktu pagi hari. Karena itu, sebaiknya manfaatkan waktu ini untuk hal-hal yang bermanfaat agar tidak kehilangan banyak keutamaan.
Doa Sahur yang Dianjurkan Rasulullah SAW
Berikut adalah beberapa versi doa sahur Ramadhan yang dianjurkan Rasulullah SAW dan bisa diamalkan oleh umat muslim di bulan suci ini:
Doa Sebelum Makan Sahur:
اَللّٰهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْمَا رَزَقْتَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Lafal Latin: Allahumma bârik lanâ fîmâ razaqtanâ wa qinâ ‘adzâban-nâr.
Artinya: “Ya Allah, berkahilah rezeki yang telah Engkau berikan kepada kami dan lindungilah kami dari siksa neraka.”Niat Puasa Ramadhan (Dibaca setelah sahur/sebelum Subuh):
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Lafal Latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i fardhi syahri ramadhâna hâdzihis sanati lillâhi ta’âlâ.
Artinya: “Aku berniat untuk berpuasa esok hari dalam rangka menunaikan kewajiban bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta’ala.”







