Bacaan Doa Ramadhan Hari ke-14 dan ke-15
Pada hari ini, Rabu (4/3/2026), bagi umat Islam yang mulai berpuasa pada Kamis (19/2/2026), hari ini adalah hari ke-14 puasa Ramadhan. Sementara bagi mereka yang mulai berpuasa pada Rabu (18/2/2026), hari ini adalah hari ke-15 puasa. Dalam bulan suci Ramadhan, sangat dianjurkan untuk memperbanyak doa dan amalan baik.
Doa Ramadhan hari ke-14 dapat dibaca setelah selesai shalat fardhu. Berikut bacaannya:
اَللَّهُمَّ لاَ تُؤَاخِذْنِيْ فِيْهِ بِالْعَثَرَاتِ وَ أَقِلْنِيْ فِيْهِ مِنَ الْخَطَايَا وَ الْهَفَوَاتِ وَ لاَ تَجْعَلْنِيْ فِيْهِ غَرَضًا لِلْبَلايَا وَ الآفَاتِ بِعِزَّتِكَ يَا عِزَّ الْمُسْلِمِيْنَ
Terjemahan:
Ya Allah! Mohon janganlah Engkau tuntut dari kami di bulan ini semua kesalahan yang aku lakukan. Hapuskan seluruh kesalahan dan kebodohanku. Hindarkan aku dari bencana dan malapetaka. Demi kemuliaan-Mu, Wahai sandaran Kemulian kaum Muslimin.
Keutamaan Puasa dan Tarawih
Dalam bulan Ramadhan, puasa dan salat tarawih memiliki banyak keutamaan. Berikut beberapa keutamaan puasa dan tarawih:
Keutamaan Puasa Hari ke-14
Allah Azza wa Jalla mencatat bagi kalian pahala seperti pahala ibadah penduduk Mekkah dan Madinah, dan Allah memberi kalian syafaat sejumlah bebatuan dan bongkahan tanah liat yang ada di antara Mekkah dan Madinah.
Keutamaan Tarawih Malam ke-15
Ia didoakan oleh para malaikat dan para penanggung (pemikul) Arsy dan Kursi.
Doa Ramadhan Hari ke-15
Berikut bacaan doa Ramadhan hari ke-15:
اَللَّهُمَّ ارْزُقْنِيْ فِيْهِ طَاعَةَ الْخَاشِعِيْنَ وَ اشْرَحْ فِيْهِ صَدْرِيْ بِإِنَابَةِ الْمُخْبِتِيْنَ بِأَمَانِكَ يَا أَمَانَ الْخَائِفِيْنَ
Terjemahan:
Ya Allah, Mohon anugrahkan padaku di bulan ini dengan ketaatan orang-orang yang khusyu serta lapangkanlah dadaku dan dengan taubat orang-orang yang rendah diri. Dengan kekuatan-Mu. Wahai tempat berlindung bagi orang-orang yang ketakutan.
Doa tersebut bertujuan agar kita senantiasa mendapatkan pertolongan, dan menunjukkan sikap berserah diri kepada Allah.
Keutamaan Puasa Hari ke-15
Allah Azza wa Jalla menunaikan untuk kalian hajat-hajat dunia dan akhirat, memberi kalian apa yang diberikan kepada Nabi Ayyub; para malaikat pemikul Arasy memohonkan ampunan untuk kalian, dan pada hari kiamat Allah Azza wa Jalla akan memberi kalian empat puluh cahaya, sepuluh cahaya dari sebelah kanan kalian, sepuluh dari sebelah kiri kalian, sepuluh dari depan kalian, dan sepuluh cahaya dari belakang kalian.
Keutamaan Tarawih Malam ke-16
Allah tetapkan baginya kebebasan untuk selamat dari neraka dan kebebasan masuk ke dalam Surga.
Bacaan Doa di Sepuluh Hari Kedua Ramadhan
Doa ini dianjurkan dibaca dari hari ke-11 hingga ke-20. Berikut bacaannya:
Allahummagfirli dzunuubi ya robbal ‘alamiin
Artinya: Ya Allah ya Tuhanku, ampunilah dosa-dosaku wahai Tuhan Pencipta Semesta Alam.
Bacaan Niat Puasa
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ اَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ ِللهِ تَعَالَى
Terjemahannya: “Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala.”
Doa Buka Puasa
اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
Terjemahannya: “Ya Allah karenaMu aku berpuasa, denganMu aku beriman, kepadaMu aku berserah dan dengan rezekiMu aku berbuka (puasa), dengan rahmat MU, wahai Allah Tuhan Maha Pengasih.”
Niat Shalat Tarawih sebagai Imam
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى
Niat Shalat Tarawih sendirian:
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى
Terjemahannya: “Saya niat Shalat sunah Tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”
Niat Shalat Tarawih sebagai Ma’mum
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى
Terjemahannya: “Saya niat Shalat sunah Tarawih dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”
Niat Shalat Witir
Niat Shalat Witir – 1 rakaat:
اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِرَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًاِللهِ تَعَالَى
Artinya: “Saya niat Shalat witir satu rakaat menghadap qiblat menjadi makmum karena Allah Ta’alaa”
Niat Shalat Witir – 3 rakaat:
اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى
Artinya: “Saya berniat Shalat Witir tiga rakaat menghadap kiblat menjadi (ma’muman/imaman) karena Allah Ta’alaa.”







