Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Harga BBM Naik 1 April, Bahlil Tunggu Arahan Prabowo: Presiden Peduli Rakyat

    5 April 2026

    B Play Surabaya, Pengalaman Imersif di Ciputra World dengan Seni dan Teknologi Interaktif

    5 April 2026

    Saham Blue Chip Turun 24% YTD, Waktunya Beli? Cek Prospek & Target Harga 2026

    5 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 6 April 2026
    Trending
    • Harga BBM Naik 1 April, Bahlil Tunggu Arahan Prabowo: Presiden Peduli Rakyat
    • B Play Surabaya, Pengalaman Imersif di Ciputra World dengan Seni dan Teknologi Interaktif
    • Saham Blue Chip Turun 24% YTD, Waktunya Beli? Cek Prospek & Target Harga 2026
    • Pemerintah Batasi Pembelian Pertalite dan Solar Mulai 1 April 2026, Ini Rincian Lengkapnya
    • Ramalan Zodiak 1 April 2026: Kesehatan Cancer Naik, Capricorn Waspada Kelelahan
    • Kronologi Siswa SMK Bangka Pusing dan Mual Usai Makan Burger MBG, Roti Berjamur
    • Musim Balap 2026: Dewa United Umumkan Pembalap dan Mobil Baru
    • Istri Kecewa, Suami Diduga Selingkuh dan Tak Bayar Tagihan Listrik
    • Sulit Kembali ke Rutinitas Pasca Liburan
    • Hari Film Indonesia 2026: PARFI’56 Dorong Penguatan Ekosistem Film
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Politik»Perang Dunia Ketiga: Trump Tidak Terpengaruh Aksi Putin

    Perang Dunia Ketiga: Trump Tidak Terpengaruh Aksi Putin

    adm_imradm_imr15 Maret 20267 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Perang Timur Tengah yang Semakin Memanas

    Dalam situasi yang semakin memburuk, Iran dan Amerika Serikat serta Israel terlibat dalam konflik yang menimbulkan ketegangan tinggi di kawasan. Sejumlah informasi menyebutkan bahwa Kremlin diyakini telah memberikan bantuan intelijen strategis kepada Teheran, meskipun hal ini masih menjadi perdebatan.

    Bantuan Intelijen Rusia ke Iran

    Bantuan intelijen tersebut diperkirakan mencakup data citra satelit tingkat tinggi yang mampu memetakan posisi kapal perang dan pergerakan personel militer AS di kawasan konflik secara real-time. Meski pasokan data dari Rusia sangat besar, beberapa pihak masih meragukan efektivitasnya di medan laga. Alasannya, Teheran dinilai masih tertinggal jauh dalam teknologi rudal dibandingkan Rusia.

    Hal ini membuat mereka kesulitan memanfaatkan data citra satelit tersebut untuk melakukan serangan presisi terhadap kapal perang AS yang bergerak dinamis.

    Pandangan Presiden Trump

    Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa tidak masalah apakah Rusia memberikan informasi kepada Iran yang membantu Teheran menyerang personel dan aset militer Amerika di Timur Tengah selama perang yang berlangsung selama seminggu. Menurut pandangannya, bahkan jika Moskow membagikan detail tersebut, Iran hanya mendapatkan sedikit keuntungan darinya.

    “Jika Anda melihat apa yang terjadi pada Iran selama seminggu terakhir, jika mereka mendapatkan informasi, itu tidak banyak membantu mereka,” kata Trump kepada wartawan di atas pesawat Air Force One dalam perjalanan ke Miami, tempat ia akan menghabiskan sisa akhir pekan.

    Trump juga menepis pertanyaan tentang bagaimana bantuan Rusia kepada Iran dengan cara ini dapat memengaruhi pandangannya tentang hubungan AS-Rusia. “Mereka akan mengatakan kita melakukannya untuk melawan mereka. Bukankah mereka akan mengatakan kita melakukannya untuk melawan mereka?” katanya.

    Serangan Udara ke Teheran

    Kebakaran besar melanda sejumlah wilayah di ibu kota Iran, Teheran, setelah serangan udara yang diduga dilancarkan oleh Israel dan Amerika Serikat menghantam beberapa fasilitas penyimpanan bahan bakar pada Sabtu malam (7/3/2026). Serangan tersebut memicu kobaran api besar di berbagai titik strategis di Teheran dan wilayah sekitarnya.

    Api yang membesar dengan cepat membuat langit malam di atas ibu kota Iran tampak terang akibat pantulan kobaran api dari depot minyak yang terbakar. Sejumlah video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan bola api raksasa membumbung tinggi ke udara. Dalam rekaman tersebut juga terlihat asap hitam tebal mengepul dan menyelimuti sebagian wilayah kota.

    Kondisi ini memicu kepanikan di kalangan warga. Banyak warga melaporkan bau asap yang sangat menyengat di udara, sementara langit kota tampak menggelap akibat kepulan asap dari kebakaran besar tersebut.

    Empat Fasilitas Energi Jadi Target Serangan

    Menurut laporan kantor berita Iran, Fars, sedikitnya empat fasilitas energi utama menjadi sasaran dalam serangan udara tersebut. Serangan itu menghantam area yang berperan penting dalam penyimpanan dan distribusi bahan bakar di Teheran. Empat fasilitas yang dilaporkan menjadi target serangan meliputi gudang minyak Aghdasiyeh di timur laut Teheran, dan kilang minyak Teheran di bagian selatan kota. Kemudian ada depot minyak Shahran di wilayah barat Teheran, serta sebuah gudang minyak di Kota Karaj, yang berada di Provinsi Alborz.

    Kobaran api dari fasilitas tersebut terlihat dari jarak yang cukup jauh dan terus membesar setelah serangan terjadi. Serangan terhadap fasilitas-fasilitas energi ini menyebabkan kebakaran hebat karena menghantam langsung area penyimpanan bahan bakar serta pusat transfer produksi minyak.

    Sejumlah saksi mata menyebutkan situasi di sekitar lokasi menjadi sangat berbahaya. Mereka melaporkan adanya kebocoran minyak dari depot Shahran yang mengalir hingga ke jalanan di sekitar fasilitas tersebut. Kebocoran bahan bakar ini dikhawatirkan dapat memperluas area kebakaran sekaligus meningkatkan risiko ledakan tambahan jika api terus menyebar.

    Hingga kini otoritas Iran masih berupaya mengendalikan kobaran api di beberapa lokasi yang terdampak serangan tersebut. Tim pemadam kebakaran dan pasukan keamanan dilaporkan telah dikerahkan untuk menangani situasi dan mencegah kebakaran meluas ke wilayah pemukiman warga.

    Israel Akui Serangan ke Fasilitas Bahan Bakar Iran

    Dalam perkembangan terbaru, Israel mengonfirmasi bahwa serangan udara yang memicu kebakaran besar di sejumlah depot minyak di Teheran memang dilakukan oleh militernya. Militer Israel menyatakan bahwa operasi tersebut menargetkan fasilitas penyimpanan bahan bakar yang disebut digunakan untuk mendukung infrastruktur militer Iran. Menurut laporan media Israel, Israel Defense Forces (IDF) mengerahkan jet tempur untuk menyerang beberapa kompleks penyimpanan bahan bakar di sekitar ibu kota Iran.

    Fasilitas-fasilitas tersebut diklaim menjadi bagian dari sistem logistik yang digunakan oleh militer Iran. Pihak Israel menyebut serangan itu sebagai bagian dari operasi militer untuk melemahkan kemampuan operasional Iran. “Target yang diserang adalah fasilitas penyimpanan bahan bakar yang digunakan untuk mengoperasikan infrastruktur militer Iran,” demikian pernyataan militer Israel.

    Sementara itu, pemerintah Iran menuding serangan tersebut tidak hanya melibatkan Israel, tetapi juga didukung oleh Amerika Serikat. Media pemerintah Iran menggambarkan serangan itu sebagai agresi dari “Amerika Serikat dan rezim Zionis”. Meski demikian, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Amerika Serikat mengenai keterlibatan langsung dalam serangan tersebut.

    Iran Balas Gempur Tel Aviv dan Yerusalem

    Setelah sejumlah wilayah Iran diserang, pemerintah Teheran langsung melakukan serangan balik dengan menembakkan rudal dan drone ke beberapa wilayah Israel, termasuk kota utama Tel Aviv dan Yerusalem. Ledakan dilaporkan terdengar di berbagai titik di Israel setelah rudal yang diluncurkan dari Iran memasuki wilayah udara negara tersebut.

    Di Tel Aviv, beberapa bangunan dilaporkan mengalami kerusakan akibat serpihan rudal maupun dampak ledakan. Sementara itu di Yerusalem, sirine serangan udara terus berbunyi sebagai tanda peringatan bagi warga untuk segera mencari perlindungan di bunker atau tempat aman lainnya.

    Situasi ini semakin memperburuk ketegangan di kawasan Timur Tengah. Serangan saling balas antara Iran dan Israel memicu kekhawatiran internasional bahwa konflik tersebut dapat berkembang menjadi perang regional yang lebih luas. Hingga kini kedua pihak belum menunjukkan tanda-tanda akan meredakan konflik, sementara serangan balasan terus terjadi di berbagai wilayah.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Walikota Andi Harun Kritik Keterlambatan Penerbitan Surat Rekomendasi Pj Sekda di Pemprov Kaltim

    By adm_imr5 April 20261 Views

    Soal dan Jawaban B Indonesia Kelas 10 Halaman 126-128 Bab 5

    By adm_imr5 April 20262 Views

    Serangan AS-Israel ke Iran, negara Arab diminta tanggung biaya perang

    By adm_imr5 April 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Harga BBM Naik 1 April, Bahlil Tunggu Arahan Prabowo: Presiden Peduli Rakyat

    5 April 2026

    B Play Surabaya, Pengalaman Imersif di Ciputra World dengan Seni dan Teknologi Interaktif

    5 April 2026

    Saham Blue Chip Turun 24% YTD, Waktunya Beli? Cek Prospek & Target Harga 2026

    5 April 2026

    Pemerintah Batasi Pembelian Pertalite dan Solar Mulai 1 April 2026, Ini Rincian Lengkapnya

    5 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?