Pertandingan Dramatis Arema FC vs Bali United
Pertandingan antara Arema FC dan Bali United dalam pekan lanjutan Super League 2025/2026 berlangsung sangat sengit dan penuh drama. Laga yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Jumat (6/3/2026), berakhir dengan skor akhir 3-4 untuk kemenangan Bali United.
Bali United tampil lebih dominan di babak pertama dengan mencetak dua gol cepat. Gol pertama mereka tercipta pada menit ke-22 melalui Teppei Yachida. Lima menit kemudian, Diego Campos menggandakan keunggulan Bali United pada menit ke-27. Dengan skor 0-2, Bali United tampak percaya diri sementara Arema FC harus berjuang keras menghadapi tekanan dari ribuan suporter Aremania.
Lini belakang Arema FC terlihat tidak stabil, memudahkan Bali United menembus pertahanan. Kiper Gianluca Pandeynuwu bahkan harus memungut bola dua kali dari gawangnya, yang sekaligus menjadi debut buruk bagi pemain baru tersebut.
Meski tertekan, Arema FC tetap berusaha membangun serangan. Beberapa peluang tercipta, seperti umpan dari Gabi yang gagal dikonversi menjadi gol. Peluang terbaik Arema di babak pertama hadir pada menit ke-32 lewat sepakan Ikhsan Lestaluhu, namun bola masih melenceng dari gawang Bali United.
Hingga turun minum, skor tetap 0-2 untuk keunggulan Bali United.
Arema FC Bangkit di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, pelatih Arema FC melakukan perubahan strategis dengan memasukkan Valdeci dan Alfarizi menggantikan Pablo Oliveira serta Ikhsan Lestaluhu. Perubahan ini langsung memberikan dampak positif dengan meningkatnya intensitas serangan Singo Edan.
Arema FC akhirnya memperkecil ketertinggalan pada menit ke-64 melalui Dalberto. Striker asal Brasil tersebut memanfaatkan umpan Rio Fahmi dan berhasil menaklukkan kiper Bali United Mike Hauptmeijer. Namun keunggulan tersebut tak bertahan lama. Dua menit berselang, Teppei Yachida kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus membawa Bali United unggul 3-1.
Penalti Dalberto Hidupkan Harapan Arema
Memasuki menit ke-75, Arema FC mendapatkan hadiah penalti setelah Yusuf Maulana melakukan handsball di kotak terlarang. Dalberto yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan baik dan mencetak gol kedua untuk Arema FC. Skor berubah menjadi 2-3 dan membuka kembali peluang tuan rumah untuk menyamakan kedudukan.
Arema FC terus menekan. Pada menit ke-83, Dalberto hampir mencetak hattrick lewat sundulan, namun kiper Bali United Mike Hauptmeijer berhasil menepis bola. Drama kembali terjadi menjelang akhir pertandingan. Bali United berhasil menambah gol setelah kesalahan koordinasi di lini belakang Arema FC.
Sundulan Betinho yang bermaksud mengembalikan bola kepada kiper justru masuk ke gawang sendiri. Gianluca Pandeynuwu gagal mengantisipasi bola tersebut sehingga skor berubah menjadi 2-4 untuk Bali United. Namun Arema FC langsung merespons semenit kemudian. Sepakan keras Valdeci yang sempat mengenai kaki Kadek Arel membuat bola berubah arah dan masuk ke gawang Bali United.
Gol tersebut membuat skor menjadi 3-4. Hingga tambahan waktu 90+9, skor 3-4 tetap bertahan untuk kemenangan Bali United.
Hasil ini sekaligus mengakhiri tren negatif Bali United yang sebelumnya gagal menang dalam enam pertandingan beruntun. Sementara itu, Arema FC harus menerima kenyataan memperpanjang catatan tanpa kemenangan menjadi tiga laga berturut-turut di kompetisi Super League 2025/2026.







