Produk Makanan Ilegal yang Mengandung Bahan Kimia Obat
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI kembali menemukan sejumlah produk makanan atau pangan olahan yang beredar tanpa izin edar dan mengandung bahan kimia obat (BKO). Produk-produk tersebut mencakup kopi, teh, susu, serta permen. Salah satu contohnya adalah permen Soloco Candy dan Akiyo Candy yang diketahui mengandung tadalafil, sebuah bahan kimia obat yang tidak boleh digunakan dalam produk pangan olahan.
Produk-produk yang terbukti mengandung BKO dapat menyebabkan berbagai efek buruk pada kesehatan, seperti tekanan darah tidak stabil, kerusakan hati dan ginjal, bahkan memicu serangan jantung atau kematian. Hal ini menjadi peringatan penting bagi masyarakat untuk lebih waspada saat membeli produk makanan, terutama melalui platform digital.
Daftar Produk Makanan Ilegal dan Mengandung BKO
Berikut beberapa daftar produk makanan ilegal yang telah ditemukan oleh BPOM:
Kopi Hitam L-Karnitin
Asal produk: China
Wilayah penjualan: Kota Bogor
Pelanggaran: Tanpa izin edar (TIE)Khophi 21 Days Female
Asal produk: Indonesia
Wilayah penjualan: Kota Administrasi Jakarta Timur
Pelanggaran: Tanpa izin edar (TIE)82 Serbuk Teh A1
Asal produk: Malaysia
Wilayah penjualan: Kota Tanjung Pinang
Pelanggaran: Tanpa izin edar (TIE)Susu Walet
Asal produk: Indonesia
Wilayah penjualan: Kota Samarinda
Pelanggaran: Tanpa izin edar (TIE)Milo Malaysia
Asal produk: Malaysia
Wilayah penjualan: Kota Medan
Pelanggaran: Tanpa izin edar (TIE)Akiyo Candy
Asal produk: Thailand
Wilayah penjualan: Kota Administrasi Jakarta Selatan
Pelanggaran: Mengandung BKO (tadalafil)Soloco Candy
Asal produk: Australia
Wilayah penjualan: Kota Administrasi Jakarta Pusat
Pelanggaran: Mengandung BKO (tadalafil)
Efek Samping Tadalafil
Tadalafil adalah obat yang biasanya digunakan untuk mengatasi disfungsi ereksi. Namun, penggunaannya dalam produk makanan ilegal sangat berbahaya. Berikut beberapa efek samping yang bisa terjadi setelah mengonsumsi tadalafil:
- Sakit kepala
- Wajah atau leher panas dan memerah (flushing)
- Mual
- Hidung tersumbat
- Sakit perut
- Nyeri otot
- Sakit punggung, lengan, atau tungkai
Jika efek samping tersebut tidak kunjung mereda, segera periksa ke dokter. Jika terjadi reaksi alergi atau efek samping serius seperti pusing hingga terasa akan pingsan, ereksi yang nyeri atau berlangsung lebih dari 4 jam, telinga berdenging, kehilangan pendengaran, kehilangan penglihatan mendadak, atau serangan jantung, segera cari pertolongan medis.
Imbauan BPOM kepada Masyarakat
BPOM terus meningkatkan pengawasan terhadap peredaran produk di marketplace, baik dari segi intensitas maupun kualitasnya. BPOM juga memperkuat sinergi dengan berbagai sektor untuk memastikan pasar digital tetap aman. Tanggung jawab pengawasan ini tidak hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi juga pelaku usaha di bidang e-commerce.
Masyarakat diminta untuk lebih selektif dan tidak mudah tergiur oleh klaim yang sensasional. Pastikan selalu melakukan Cek KLIK (Cek Kemasan, Cek Label, Cek Izin edar, dan Cek Kedaluwarsa) sebelum membeli atau menggunakan produk obat dan makanan, terutama yang dipasarkan melalui platform digital.
Komitmen BPOM dalam Melindungi Konsumen
Dengan kebijakan penindakan dan pengumuman produk-produk ilegal, BPOM menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengawasan dan penegakan hukum di bidang obat dan makanan. Perlindungan kesehatan, keselamatan, dan hak masyarakat sebagai konsumen merupakan prioritas utama. Setiap bentuk pelanggaran akan ditindak secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku.







