MotoGP 2026: Kehadiran Pembalap Indonesia dan Antusiasme Pembalap Aprilia Racing
MotoGP 2026 kembali memperlihatkan aksi para pembalap di sirkuit baru. Salah satu seri yang menarik perhatian adalah MotoGP Brasil 2026, yang akan berlangsung mulai pekan ini. Balapan ini akan disiarkan langsung melalui Trans7 dan SPOTV.
Selain aksi dari para pembalap kelas utama, dua rider asal Indonesia juga menjadi sorotan dalam ajang ini. Mereka adalah Veda Ega Pratama yang berlaga di kelas Moto3 dan Mario Aji yang turun di kelas Moto2. Kehadiran mereka memberikan semangat tersendiri bagi penggemar balap motor di Tanah Air.
Di sisi lain, dua pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi dan Jorge Martin, sangat antusias menghadapi seri balap MotoGP Brasil 2026. Kedua pembalap ini tak sabar untuk mencicipi balapan perdana di Sirkuit Ayrton Senna, Goiania, Brasil, pada akhir pekan ini, 20-22 Maret 2026.
GP Brasil akan menjadi pengalaman perdana bagi seluruh pembalap. Terlebih, terakhir kali Goiania menggelar balap motor Grand Prix adalah pada 1989. Johann Zarco (Castrol Honda LCR), yang merupakan rider tertua di MotoGP musim ini, bahkan baru lahir setahun sesudahnya.
Sirkuit dengan panjang 3,835 km ini telah mengalami renovasi agar memenuhi standar saat ini. Meskipun lintasan sempit, sirkuit ini menawarkan tantangan misterius dengan aliran yang cepat.
“Saya sangat senang bisa pergi ke Brasil, dan saya penasaran untuk menjelajahi trek baru ini,” ujar Bezzecchi dikutip Bolasport dari Crash.net. Ia juga menyatakan bahwa ia sangat antusias untuk balapan di negara baru dan bertemu penggemar baru.
Bezzecchi membawa semangat tinggi menuju seri kedua setelah dominasi Aprilia yang terlihat jelas di seri pembuka GP Thailand. Dalam balapan Sprint dan GP, keempat pembalap Aprilia mampu bersaing di depan dengan hasil finis paling buruk adalah posisi kelima. Bezzecchi berhasil menjadi pemenang pada balapan utama dari start. Dia juga berpeluang untuk memenangi Sprint andai tidak terjatuh sendiri saat memimpin.
“Kami berharap dapat menjalani akhir pekan yang baik dan bekerja dengan maksimal, tidak ada kekurangan motivasi dari seluruh tim,” tegasnya.
Sementara itu, rekan setimnya yaitu Jorge Martin, juga sedang berada dalam kepercayaan diri yang tinggi. Ia kembali dari operasi pada akhir tahun lalu dan langsung tampil menggigit untuk finis keempat pada balapan utama dan kelima saat Sprint di Thailand. Ia optimistis bahwa hasil yang mendominasi dari skuad Noale akan menjadi modal penting untuk seri GP Brasil ini.
“Saya sangat antusias untuk memulai proyek baru ini,” ungkap juara MotoGP satu kali itu. Ia juga yakin bahwa pekerjaan yang dilakukan di Thailand akan memberi dasar yang baik untuk dikerjakan di Brasil juga.
Meski begitu, Martin tetap mengingatkan satu hal, bahwa trek baru seringkali menghadirkan kejutan yang tak terduga. Apalagi tidak ada data yang dapat menjadi patokan para pembalap. Ia dan Bezzecchi wajib mewaspadai titik-titik mana saja yang berisiko jadi bumerang bagi RS-GP.
“Kita harus sangat berhati-hati dalam memberikan umpan balik yang tepat, karena trek baru selalu menuntut banyak hal,” kata pembalap asal Spanyol ini. “Akan ada banyak hal yang perlu disempurnakan.”
Namun, ia percaya bahwa bersama tim Marco (Bezzecchi), mereka akan mampu bersaing. “Saya tidak sabar untuk pergi ke Brasil. Itu adalah negara yang sangat saya sukai,” tegasnya dengan antusias.
Kans Veda Ega Pratama di Moto3
Menjelang MotoGP Brasil 2026, satu pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama punya kans naik podium Moto3. Penyebabnya, salah satu rival Veda Ega Pratama, David Munoz, dipastikan tidak akan turut mengaspal dalam balapan Moto3 Brasil 2026 akhir pekan ini.
Satu saingan Veda dipastikan berkurang pada Moto3 Brasil 2026 yang digelar di Autodromo Internacional de Goiania-Ayrton Senna pada 20-23 Maret 2026. Adalah David Munoz yang menjadi salah satu andalan IntactGP dipastikan absen pada seri kedua Moto3 2026 untuk menjalani proses pemulihan cederanya.
Ya, ini adalah rangkaian proses pemulihan dari cedera paha kiri yang didapatkan tatkala mengalami crash pada Moto3 Indonesia 2025 di Sirkuit Mandalika. Dalam unggahannya di Instagram, Munoz telah rampung menjalani operasi terkini untuk membersihkan area di paha kirinya yang disinyalir terdapat infeksi.
“Saya ingin memberitahu Anda bahwa saya tidak bisa berada di Grand Prix Brasil berikutnya,” tulis Munoz dalam unggahannya. “Dalam pemeriksaan medis, mereka menemukan kapsul infeksi di bagian atas paha kiri, di mana saya harus melewati ruang operasi untuk membersihkan seluruh area itu.” Ia juga menyatakan bahwa atas rekomendasi dokter, ia harus berhenti dan memulai perawatan.
Lebih lanjut, rekan setim David Almansa tersebut merasa terpukul karena harus menepi untuk beberapa saat guna menyembuhkan cederanya. “Jujur ini adalah pukulan yang keras, karena saya sangat ingin kembali ke lintasan dan terus berjuang bersama tim,” tulis Munoz. “Tapi yang paling penting sekarang adalah pulih dengan baik sehingga saya bisa kembali secepat mungkin dan 100 persen,” imbuhnya.
Absennya Munoz telah dikonfirmasi oleh IntactGP melalui pernyataan singkat mereka. Munoz juga belum bisa dipastikan kapan dia akan kembali menggeber kuda besinya lagi. “David Munoz akan istirahat dari Grand Prix Brasil,” bunyi pernyataan IntactGP. “Dia akan fokus memulihkan diri dari cedera kaki yang dialaminya tahun lalu. Kami akan kembali lebih kuat.”
Absennya Munoz ini menjadi alarm bagi IntactGP meski dia sempat turun pada seri pembuka musim ini di Sirkuit International, Chang, Buriram, Thailand. Pada balapan tersebut, Munoz harus menelan kecewa saat dirinya hanya finis di tempat ke-10 usai start dari tempat ketujuh. Sebuah rasa kecewa sempat diungkapkan oleh Munoz setelah melihat Almansa justru berhasil meraih kemenangan pada seri pembuka.
Munoz sendiri merupakan rider yang cukup berpengalaman di kelas ini di mana dia sudah menghasikan 4 musim sejak debut pertama kali pada 2022. Sedangkan Veda sendiri, dia berhasil menjalani debut bersama Honda Team Asia dengan finis di tempat kelima usai start dari urutan yang sama.
Jadwal Lengkap MotoGP Brasil 2026
Jumat (20/3)
Free Practice 1 Moto3 19.00-19.45 WIB
Free Practice 1 Moto2 20.00-20.50 WIB
Free Practice 1 MotoGP 21.05-22.05 WIB
Practice Moto3 23.15-00.00 WIB
Sabtu (21/3)
Practice Moto2 00.15-01.05 WIB
Practice MotoGP 01.20-02.35 WIB
Free Practice 2 Moto3 18.40-19.10 WIB
Free Practice 2 Moto2 19.25-19.55 WIB
Free Practice 2 MotoGP 20.10-20.40 WIB
Qualifying 1 MotoGP 20.50-21.05 WIB
Qualifying 2 MotoGP 21.15-21.30 WIB
Qualifying 1 Moto3 22.45-23.00 WIB
Qualifying 2 Moto3 23.10-23.25 WIB
Qualifying 1 Moto2 23.40-23.55 WIB
Minggu (22/3)
Qualifying 2 Moto2 00.05-00.20 WIB
Sprint Race MotoGP 01.00 WIB—-Trans7
Warm Up MotoGP 20.40-20.50 WIB
Race Moto3 22.00 WIB
* Race Moto2 23.15 WIB—Trans7
Senin (23/3)
* Race MotoGP 01.00 WIB—Trans7






