Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Mengapa Kucing Muntah Makanan? Tanda Bahaya atau Biasa?

    31 Maret 2026

    Banjir Pergoyahkan Pasuruan, Gubernur Khofifah Langsung Beri Bantuan

    31 Maret 2026

    7 rekomendasi obat maag aman untuk ibu menyusui

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Selasa, 31 Maret 2026
    Trending
    • Mengapa Kucing Muntah Makanan? Tanda Bahaya atau Biasa?
    • Banjir Pergoyahkan Pasuruan, Gubernur Khofifah Langsung Beri Bantuan
    • 7 rekomendasi obat maag aman untuk ibu menyusui
    • Mulai Rp60 Juta, Harga Daihatsu Terios Lengkap Semua Generasi 2007–2026, Ini Spesifikasi dan Keunggulan
    • Mudik Lebaran Sambil Berwisata Alam di Teduh Glamping dan Kawah Wurung Bondowoso
    • Berita Arema FC Terkini: Alasan Marcos Santos Tolak Klub Brasil, Target 5 Besar
    • TKA SD dan SMP: Persiapan Siswa, Pertanyaan Orang Tua, Bimbingan Guru
    • Prabowo Gagal Menyamar, Warga Tetap Kenali Mobilnya di Pasar Senen
    • Transfer Cepat Persebaya Surabaya Rebut Bintang Musim Depan: Dua Pemain Kunci Diincar Keras
    • Laba Anak Pelindo (IPCC) Rekor Naik 20%, Bagaimana Prospek 2026?
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Internasional»Iran Beri Jawaban Resmi atas 15 Tuntutan AS, Ini 4 Syarat Wajib Washington Penuhi

    Iran Beri Jawaban Resmi atas 15 Tuntutan AS, Ini 4 Syarat Wajib Washington Penuhi

    adm_imradm_imr31 Maret 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kekuatan Diplomasi Iran dalam Menanggapi Proposal AS

    Ketegangan diplomatik antara Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali memasuki babak baru dalam perseteruan yang telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir. Sebuah sumber terpercaya mengungkapkan bahwa Iran telah merespons proposal 15 pasal yang diajukan oleh AS untuk menyelesaikan konflik antara kedua negara tersebut. Respons ini disampaikan melalui perantara pada Rabu malam waktu setempat, dan kini Teheran sedang menunggu balasan dari Washington.

    Empat Syarat Mutlak dari Teheran

    Dalam dokumen responsnya, Iran menyampaikan sejumlah poin penting yang harus dipenuhi sebelum kesepakatan dapat tercapai. Pertama, seluruh aksi agresi dan pembunuhan yang dilakukan musuh harus segera dihentikan. Kedua, diperlukan jaminan konkret agar perang tidak terulang lagi di masa depan. Ketiga, kompensasi dan reparasi perang perlu ditetapkan dengan jelas dan mengikat secara hukum. Keempat, penghentian konflik harus berlaku menyeluruh—di semua lini dan untuk seluruh kelompok perlawanan yang terlibat di kawasan.

    Kedaulatan Selat Hormuz yang Tidak Dapat Dinafkah

    Sumber tersebut menegaskan bahwa kedaulatan Iran atas Selat Hormuz merupakan hak alami yang diakui hukum internasional. Poin ini, menurut Teheran, juga menjadi jaminan agar pihak lain mematuhi komitmen yang disepakati. “Pengakuan atas hak ini adalah prasyarat, terlepas dari tuntutan lain dalam putaran kedua negosiasi nuklir di Jenewa,” jelas sumber itu. Perlu dicatat, putaran negosiasi Jenewa tersebut berlangsung beberapa hari sebelum eskalasi militer AS-Israel pada Februari 2026.

    Tuduhan “Proyek Penipuan Ketiga”

    Lebih jauh, sumber itu menyoroti sikap skeptis Iran terhadap motif AS. Bagi Teheran, klaim AS tentang keinginan bernegosiasi hanyalah “proyek penipuan ketiga” dengan tiga tujuan terselubung:

    • Membangun citra damai semu di mata dunia untuk mengakhiri perang secara kosmetik.
    • Menjaga harga minyak global tetap rendah demi kepentingan ekonomi Barat.
    • Mengulur waktu guna mempersiapkan aksi agresif baru, termasuk potensi invasi darat di selatan Iran.

    Keraguan Total atas Niat Baik AS

    Sumber tersebut menambahkan bahwa jika sebelumnya Iran masih memiliki keraguan terbatas tentang komitmen AS pasca-perang 12 hari pada Juni 2025, kini keraguan itu telah berubah menjadi kepastian. “Baik selama konflik 12 hari maupun perang yang sedang berlangsung, Amerika memulai serangan sambil tetap berbicara tentang negosiasi,” ujarnya. Kali ini, pola yang sama terulang: Washington diduga menggunakan dalih diplomasi untuk membuka jalan bagi aksi baru.

    Analisis: Jalan Berliku Menuju Diplomasi

    Para pengamat menilai bahwa respons Iran ini mencerminkan pendekatan “tegas namun terbuka” yang khas dalam diplomasi Teheran. Di satu sisi, Iran menetapkan syarat substantif yang sulit dipenuhi dalam waktu singkat. Di sisi lain, pengiriman respons melalui perantara menunjukkan bahwa jalur komunikasi tidak sepenuhnya tertutup. Namun, dengan tuduhan serius tentang “negosiasi palsu”, kepercayaan menjadi mata uang paling langka dalam dinamika ini.

    Apa Selanjutnya?

    Bola kini berada di tangan Amerika Serikat. Apakah Washington akan menanggapi syarat-syarat Teheran secara substansial? Atau justru akan ada eskalasi retorika yang memperuncing situasi? Apapun, komunitas internasional, termasuk Indonesia, terus menyerukan agar semua pihak mengutamakan jalur damai dan menahan diri dari tindakan provokatif. Kementerian Luar Negeri RI menghimbau warga negara Indonesia di kawasan Timur Tengah untuk tetap waspada, mengikuti informasi resmi, dan mencatat kontak darurat KBRI terdekat.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Pertemuan Ketujuh Prabowo dengan PM Anwar, Kedekatan yang Menggembirakan

    By adm_imr31 Maret 20262 Views

    Trump Tekan, Inggris Tak Ingin Terlibat Lebih Jauh dalam Konflik Iran

    By adm_imr31 Maret 20262 Views

    Perang Iran dan Krisis Energi: Tanggapan Dunia

    By adm_imr31 Maret 20263 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Mengapa Kucing Muntah Makanan? Tanda Bahaya atau Biasa?

    31 Maret 2026

    Banjir Pergoyahkan Pasuruan, Gubernur Khofifah Langsung Beri Bantuan

    31 Maret 2026

    7 rekomendasi obat maag aman untuk ibu menyusui

    31 Maret 2026

    Mulai Rp60 Juta, Harga Daihatsu Terios Lengkap Semua Generasi 2007–2026, Ini Spesifikasi dan Keunggulan

    31 Maret 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?