Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Pengacara Sony Sonjaya: Otak Korupsi MBG Bukan Dia

    12 Juni 2026

    Bocor! Alasan Utama Malik Risaldi Bertahan di Persebaya Surabaya

    12 Juni 2026

    Prospek IHSG Terus Tertekan, Saham Ini Layak Diperhatikan

    12 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Jumat, 12 Juni 2026
    Trending
    • Pengacara Sony Sonjaya: Otak Korupsi MBG Bukan Dia
    • Bocor! Alasan Utama Malik Risaldi Bertahan di Persebaya Surabaya
    • Prospek IHSG Terus Tertekan, Saham Ini Layak Diperhatikan
    • Kisah menyedihkan putri Rubiyah Kartini ditemukan tewas di Sungai Enim, batal nonton bioskop bersama
    • Soal Ujian SD Kelas 1 Agama Islam dan Kunci Jawaban
    • RS Kanker Dharmais Tingkatkan Diagnostik Presisi dengan NGS
    • AceKid resmi hadir, susu formula anak dengan konsep susu segar terlacak
    • Jadwal Kapal Pelni KM Lambelu 7-5 Juli: Diskon Tiket Semua Rute, Maumere-Balikpapan, Pantoloan
    • Bacaan Injil Katolik 8 Juni 2026: Renungan Harian yang Menginspirasi
    • Bangladesh-Turki Memasuki Era Baru, Kerja Sama Pertahanan Jadi Prioritas
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Nasional»Operasikan Satelit N5, PSN Dukung Pembangunan Bandara Antariksa di Biak

    Operasikan Satelit N5, PSN Dukung Pembangunan Bandara Antariksa di Biak

    adm_imradm_imr16 Mei 20264 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Peran Teknologi Satelit dalam Kemandirian Nasional

    PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) menilai pembangunan bandar antariksa di Biak, Papua, sebagai langkah strategis untuk memperkuat kemandirian antariksa nasional. Direktur Utama PSN Adi Rahman Adiwoso mengatakan akses menuju luar angkasa kini menjadi kebutuhan penting bagi setiap negara yang ingin menjaga kedaulatan dan ketahanan nasionalnya.

    “Antariksa bukan lagi menjadi sekadar pilihan,” ujar Adi saat peresmian operasi Satelit Nusantara Lima (SNL) atau N5 di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Senin (11/5/2026). Menurut Adi, globalisasi dan perkembangan teknologi telah mengubah peta geopolitik dunia. Sejumlah negara bahkan mulai membatasi layanan komunikasi, navigasi, hingga akses citra penginderaan jauh dari satelit.

    Dengan kondisi saat ini, kata Adi, teknologi satelit menjadi salah satu indikator kekuatan dan kemandirian bangsa. Adi menilai Indonesia harus berani mengandalkan kapasitas sendiri dan tidak bergantung pada pihak lain. Ia menegaskan negara-negara besar kini berlomba membangun sistem, jaringan, dan teknologi satelit sendiri karena infrastruktur digital bukan lagi sekadar urusan bisnis.

    “Mereka membangun sistem sendiri, satelit sendiri, teknologi sendiri, jaringan sendiri. Mengapa? Karena mereka memahami infrastruktur digital dan komunikasi masa depan bukan hanya soal bisnis, tetapi juga mencakup masalah pertahanan, keamanan, dan masa depan negara itu sendiri,” sambung Adi.

    Keuntungan Strategis Lokasi Biak

    Dalam konteks itu, Adi menyebut pembangunan bandar antariksa nasional menjadi sangat penting. Ia mengatakan posisi Indonesia di garis khatulistiwa memberikan keuntungan strategis untuk peluncuran satelit orbit ekuatorial maupun geostasioner.

    “Indonesia terletak di garis khatulistiwa yang merupakan lahan parkir paling strategis untuk meluncurkan satelit orbit ekuatorial, termasuk geostasioner,” lanjut dia. Adi menyambut positif rencana pembangunan bandar antariksa di Biak melalui kerja sama internasional bersama Rusia, India, dan Turki. Adi mengatakan Biak memiliki keunggulan teknis dibanding sejumlah lokasi peluncuran satelit lain di dunia.

    “Peluncuran dari Biak dapat menghemat bahan bakar sampai 15 persen dan menambah berat muatan hingga 25 persen, apalagi dibandingkan dengan lokasi peluncuran seperti Cape Canaveral, Florida,” ungkap Adi.

    Namun demikian, Adi menegaskan pembangunan akses menuju luar angkasa tidak bisa dilakukan sendiri oleh sektor swasta. Menurut dia, dibutuhkan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, industri, dan mitra internasional.

    “Access to space adalah hal yang tidak dapat diperjuangkan oleh pihak swasta sendiri. Misi besar ini memerlukan orkestrasi bersama,” ucap Adi.



    Direktur Utama PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) Adi Rahman Adiwoso bersama Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Kepala Staf Kepresidenen Dudung Abdurachman, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie, serta Komisaris Utama PSN Sofyan Djalil dan Komisaris PSN Retno Marsudi saat peresmian operasi Satelit Nusantara Lima di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Senin (11/5/2026). – (Muhammad Nursyamsi/Infomalangraya.com)

    Investasi Besar di Sektor Antariksa

    Adi mengatakan PSN selama ini telah berinvestasi besar di sektor antariksa nasional. Dalam 10 tahun terakhir, perusahaan telah menjalankan tiga program satelit geostasioner dengan nilai investasi lebih dari Rp 23 triliun.

    “Menuju kemandirian antariksa, kita tidak bisa tetap menjadi pengguna, namun harus menjadi pemain,” kata Adi.

    Tantangan dalam Pengelolaan Digital dan Antariksa

    Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan Komdigi saat ini menghadapi tantangan besar dalam mengelola dua sektor strategis sekaligus, yakni ranah digital dan antariksa. Menurut dia, kedua sektor tersebut harus berjalan beriringan dengan pendekatan berbeda, namun tetap saling mendukung demi menjaga kepentingan nasional Indonesia.

    “Satu lagi, dunia antariksa yang sama luasnya, memerlukan proses yang tidak cepat dan membutuhkan kehati-hatian, bukan emosi. Dua hal ini harus berjalan sama-sama baik karena terkait kedaulatan Indonesia,” ujar Meutya saat peresmian operasi Satelit Nusantara Lima (SNL) atau N5 di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Senin (11/5/2026).

    Ia mengatakan perkembangan teknologi digital berlangsung sangat cepat, sementara pengembangan sektor antariksa membutuhkan proses panjang dan tingkat kehati-hatian tinggi. Meutya mengaku sadar pemerintah harus mampu menyeimbangkan pengelolaan kedua sektor tersebut agar tetap sejalan dengan kepentingan strategis bangsa.

    Meutya menilai keberhasilan pengembangan Satelit Nusantara Lima menjadi bukti proyek strategis nasional hanya dapat diwujudkan melalui kerja sama lintas sektor. Ia menyebut kolaborasi antara pemerintah, industri, dan mitra internasional menjadi faktor utama keberhasilan pengembangan industri antariksa nasional.

    “Tadi disampaikan oleh Pak Adi, Direktur Utama PT Pasifik Satelit Nusantara, kunci keberhasilan adalah kolaborasi,” sambung Meutya.

    Menurut Meutya, pemerintah memahami bahwa era digital dan industri antariksa kini berkembang jauh lebih cepat dibanding sebelumnya. Oleh sebab itu, ia menilai penguasaan teknologi antariksa bukan lagi pilihan tambahan, melainkan kebutuhan strategis nasional yang harus dipersiapkan sejak sekarang.

    “Pemerintah sadar betul di era digital yang begitu cepat, di era ketika antariksa atau space is no longer an option, maka kita perlu bekerja sama,” lanjut Meutya.

    Peran Pemerintah dalam Transformasi Digital

    Meutya memastikan Kementerian Komunikasi dan Digital akan terus memperkuat komunikasi dengan seluruh pelaku industri digital dan antariksa di Indonesia. Dia menilai komunikasi tersebut penting agar pemerintah dapat memahami kebutuhan industri sekaligus mempercepat pembangunan ekosistem digital nasional.

    “Tim kami akan terus disiagakan dan ditugaskan untuk berkomunikasi baik dengan seluruh stakeholder. Dan ini tidak hanya dengan PSN, tetapi juga dengan pihak lainnya,” ucap Meutya.

    Meutya mengatakan pemerintah saat ini aktif berdiskusi dengan berbagai perusahaan dan pelaku industri digital untuk memperkuat transformasi digital nasional. Menurut dia, pembangunan ekosistem digital tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan besar dari sektor industri sebagai motor utama inovasi.

    “Tim kami cukup aktif berbincang dengan banyak industri lain karena kami meyakini ekosistem ini dibangun bersama, bukan hanya oleh pemerintah, tetapi justru titik beratnya ada pada industri,” sambungnya.

    Meutya juga membuka peluang dukungan pemerintah terhadap industri yang bergerak di bidang digital dan transformasi digital nasional. Ia menegaskan pemerintah siap membahas dukungan teknis maupun kebijakan yang memungkinkan untuk memperkuat daya saing industri dalam negeri.

    “Jika memang ada dukungan yang dapat dilakukan pemerintah kepada industri yang terkait dengan digital ataupun transformasi digital di tanah air,” kata Meutya.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Pengacara Sony Sonjaya: Otak Korupsi MBG Bukan Dia

    By adm_imr12 Juni 20261 Views

    Harga BBM Pertamina 8 Juni 2026 Seluruh Indonesia, Cek Tarif Pertamax di Gorontalo

    By adm_imr12 Juni 20261 Views

    Ex-Bos Buka Rahasia Peran Penting Ruben Onsu dalam Karier Sarwendah di Hiburan

    By adm_imr11 Juni 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Pengacara Sony Sonjaya: Otak Korupsi MBG Bukan Dia

    12 Juni 2026

    Bocor! Alasan Utama Malik Risaldi Bertahan di Persebaya Surabaya

    12 Juni 2026

    Prospek IHSG Terus Tertekan, Saham Ini Layak Diperhatikan

    12 Juni 2026

    Kisah menyedihkan putri Rubiyah Kartini ditemukan tewas di Sungai Enim, batal nonton bioskop bersama

    12 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?