Kebakaran di Dharmasraya: Dua Peristiwa dalam Sehari
Pada hari Rabu (25/3/2026), terjadi dua kejadian kebakaran yang menimpa wilayah Kabupaten Dharmasraya. Kedua peristiwa tersebut menunjukkan pentingnya kesadaran masyarakat akan risiko kebakaran dan tindakan pencegahan yang harus dilakukan.
Kebakaran Sepeda Motor di Pulau Punjung
Salah satu kejadian kebakaran terjadi di kawasan Gunung Selasih, Kecamatan Pulau Punjung. Sebuah kendaraan sepeda motor hangus terbakar pada malam hari. Api tiba-tiba muncul dari bagian bawah kendaraan, sehingga memicu kobaran besar yang melahap seluruh unit sepeda motor yang berada di bahu jalan.
Berdasarkan video yang beredar, kepulan asap putih tebal membubung tinggi di tengah kegelapan malam. Arus lalu lintas terganggu karena pengendara mengurangi kecepatan untuk melihat kejadian. Petugas damkar tiba di lokasi sekitar pukul 20.51 WIB dan langsung melakukan proses pemadaman.
Menurut informasi yang diperoleh, api diduga berasal dari percikan api yang muncul dari kabel busi. Percikan tersebut menyambar tetesan bahan bakar yang bocor dari kran tangki minyak, sehingga memicu kobaran api yang sulit dikendalikan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materil diperkirakan mencapai jutaan rupiah.
Kebakaran Rumah Semi Permanen di Nagari Sungai Kambut
Selain kebakaran sepeda motor, terjadi juga kebakaran rumah semi permanen di Jorong Labuah Luruih, Nagari Sungai Kambut. Kebakaran ini menimpa rumah milik Fetriani Zen (56) pada pukul 18.32 WIB. Kobaran api baru bisa dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 20.08 WIB.
Petugas damkar mengerahkan 15 personel dan dua unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Pulau Punjung untuk menjinakkan api. Menurut informasi yang diberikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP dan Damkar Dharmasraya, Yunisman, kebakaran ini dilaporkan oleh masyarakat yang melihat api sudah membesar di rumah tetangganya.
Meskipun tidak ada korban jiwa, kerugian materil diperkirakan mencapai Rp250 juta. Setelah api padam, petugas bersama warga setempat fokus membantu membersihkan sisa-sisa puing kebakaran di tempat kejadian perkara (TKP).
Upaya Pencegahan Kebakaran
Damkar Dharmasraya mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing. Hal ini dilakukan karena mayoritas kasus kebakaran di Dharmasraya teridentifikasi berasal dari hubungan arus pendek akibat kabel yang sudah usang atau rusak.
Yunisman menyarankan masyarakat untuk rutin melakukan pengecekan instalasi listrik minimal sekali dalam 10 tahun. Langkah ini penting dilakukan untuk memastikan tidak ada kabel yang tergores, sudah usang, atau rusak akibat gigitan tikus yang dapat memicu percikan api.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk selalu mengecek kondisi kelayakan kendaraan, terutama sistem kelistrikan dan saluran bahan bakar, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Kesimpulan
Kedua kejadian kebakaran yang terjadi pada hari Rabu (25/3/2026) menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada dan proaktif dalam mencegah risiko kebakaran. Dengan pengecekan rutin dan kesadaran akan bahaya listrik serta bahan bakar, masyarakat dapat mengurangi potensi kejadian kebakaran di masa depan.







