Denada dan Ressa Rizky Rossano Kembali Berdamai, Rencana Bertemu dengan Aisha
Pertemuan antara penyanyi Denada Tambunan dengan putranya, Ressa Rizky Rossano, telah membawa perubahan signifikan dalam hubungan keduanya. Setelah berbagai konflik yang terjadi selama beberapa waktu, kini mereka akhirnya memutuskan untuk berdamai. Dalam dua kali pertemuan yang dilakukan, yaitu saat bulan Ramadhan dan Lebaran Idul Fitri 2026, kedua pihak bertemu tanpa didampingi oleh kuasa hukum masing-masing.
Dalam pertemuan tersebut, Denada menyampaikan keinginannya agar Ressa dapat bertemu dengan adiknya, Aisha Aurum, yang tinggal di Singapura. Aisha adalah putri dari Denada dengan mantan suaminya, Jerry Aurum. Rencana ini disampaikan oleh manajer Denada, Risna Ories, yang menjelaskan bahwa penyanyi berusia 47 tahun itu sangat ingin Ressa mengenal saudaranya.
“Di pertemuan kedua, Dena kan minta, sambil meluk Ressa, ‘ayo dong Ressa kita ke Singapur ketemu sama Aisha. Nggak papa mau lebaran kedua, ketiga, keempat boleh, ayo’,” kata Risna, dikutip dari YouTube Reyben Entertainment, Jumat (27/3/2026).
Denada juga telah meminta izin kepada Ratih Puspita Dewi, bibi Ressa yang juga ibu angkatnya, untuk membawa putranya ke Singapura. “Dena juga ngomong Mbak Ratih gitu, boleh nggak ini si Ressa saya bawa ke sana, gitu,” ujarnya.
Ressa tampak sangat antusias dengan rencana ini. Namun, pertemuan antara Ressa dan Aisha belum bisa terlaksana karena Ressa memiliki agenda lain yang harus diselesaikan terlebih dahulu. “Ressa tentu sangat ingin. Karena Ressa kan ada agenda juga. Jadi ya mungkin nanti setelah agendanya dia selesai,” tambah Risna.
Sementara itu, Denada telah menyiapkan segala keperluan untuk Ressa jika ia ingin melakukan perjalanan ke Singapura. “Pokoknya Dena nunggu Ressa, kapan Ressa bisa. Begitu Ressa bisa, udah disiapin sama Dena,” ujarnya.
Awal Konflik antara Denada dan Ressa
Polemik antara Denada dan Ressa berawal dari gugatan yang diajukan oleh Ressa. Sejak usianya kurang dari 10 hari, Ressa diasuh oleh bibi Denada di Banyuwangi. Merasa ditelantarkan, Ressa akhirnya muncul ke publik dan menggugat Denada atas dugaan penelantaran anak ke Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi, Jawa Timur.
Namun, setelah bertemu dengan Denada, Ressa menunjukkan tanda-tanda kesediaan untuk mencabut gugatan jika mereka berhasil berdamai. Ronald Armada, kuasa hukum Ressa Rizky Rossano, membenarkan adanya pertemuan antara kliennya dan Denada tanpa didampingi pengacara. “Saya menyambut baik ya Pertemuan terjadi tanpa kuasa hukum, hanya prinsipal yang berperkara saja,” kata Ronald dalam wawancara virtual, Kamis (25/3/2026) malam.
Ronald tidak dapat memberikan detail isi pertemuan tersebut karena masih menunggu penjelasan lebih lanjut dari Ressa. “Tapi yang pasti pertemuan mereka terjadi karena adanya itikad baik. Pertemuan berlangsung tanpa membahas keinginan, jadi pure meluapkan rasa rindu saja,” ujarnya.
Ia juga mengakui bahwa jika terbukti terjadi perdamaian, pihaknya akan siap mencabut gugatan di PN Banyuwangi. “Kalau memang resmi sudah islah (berdamai), ada kesepakatan yang terjadi, pasti kok gugatan itu akan dicabut setelah ini. Karena kami menghormati kesepakatan yang terjadi,” jelasnya.
Tunggu Informasi Lebih Lanjut
Saat ini, Ronald masih menunggu informasi lengkap dari Ressa dan kedua orang tua asuhnya untuk menentukan langkah berikutnya. “Nanti kami informasi lebih lanjut, apakah gugatan dicabut atau engga. Tapi kalau sudah islah pasti dicabut,” ujar Ronald Armada.







