Manny Pacquiao Menolak Anggapan Pertandingan dengan Floyd Mayweather sebagai Eksebisi
Petinju legendaris asal Filipina, Manny Pacquiao, memberikan tanggapan terkait pernyataan kontroversial dari Floyd Mayweather Jr. yang menyebut pertandingan antara keduanya tidak akan menjadi laga tinju profesional, melainkan hanya eksebisi. Pacman, demikian julukan Pacquiao, menegaskan bahwa kontrak yang disepakati oleh kedua belah pihak jelas menyebutkan bahwa pertandingan tersebut adalah pertandingan resmi dan profesional.
Pacquiao menekankan bahwa hasil dari pertandingan ini akan dimasukkan dalam catatan karier profesional kedua petinju. Ia menilai pernyataan Mayweather sebagai upaya untuk mengurangi nilai pertandingan, yang sebenarnya memiliki bobot besar bagi dunia tinju. “Kontrak yang kami semua sepakati adalah pertandingan tinju profesional,” ujarnya. “Saya tidak akan mau bertarung jika hanya eksebisi.”
Pernyataan Mayweather ini memicu reaksi keras dari pihak Pacquiao. CEO Manny Pacquiao Promotions, Jas Mathur, langsung membantah pernyataan tersebut. Ia menilai bahwa Mayweather melakukan pelanggaran kontrak dengan menyampaikan informasi yang berbeda dari kesepakatan awal. “Pada saat ini, pertarungan masih dalam koridor. Tidak ada pembatalan dalam bentuk apapun dan dia sudah tanda tangan untuk pertandingan tinju profesional,” kata Mathur.
Selain itu, Mathur juga menjelaskan bahwa Mayweather telah melakukan beberapa kesepakatan untuk persiapan menghadapi Pacquiao. Termasuk salah satunya adalah pertandingan melawan Kickboxer asal Yunani, Mike Zambidis. “Mayweather tak hanya menandatangani satu atau dua kesepakatan untuk persiapan melawan Pacquiao. Ia melakukan tiga kesepakatan yang akhirnya semuanya diubah tanggalnya,” ujarnya.
Kesepakatan-kesepakatan tersebut awalnya direncanakan pada 24 Oktober, 6 November, dan 14 Desember. “Dia menerima uang dari semua kesepakatan itu. Tidak hanya itu, dia juga menerima bayaran awal dari kesepakatan tinju melawan Pacquiao,” lanjut Mathur.
Perkembangan Terbaru Mengenai Pertandingan
Pertandingan antara Manny Pacquiao dan Floyd Mayweather Jr. rencananya akan digelar pada 19 September mendatang. Namun, situasi mulai memanas sejak beberapa waktu lalu karena pernyataan dari kubu Mayweather. Pada akhir Maret lalu, Mayweather melakukan jumpa fans di Caesar’s Palace, Las Vegas. Saat itu, ia mencoba menjelaskan situasi yang sedang dihadapinya.
Menurut Mayweather, kedua belah pihak masih mencari lokasi tempat duel ini digelar. Selain soal lokasi, status pertandingan juga turut disinggung. Ia menyebut duelnya melawan Pacquiao tidak akan dianggap sebagai catatan karier profesional. “Kami belum tahu soal lokasi pertandingannya,” ujarnya. “The Sphere menjadi salah satu venue yang mereka bicarakan.”
Meski begitu, Mayweather tidak yakin 100 persen tentang venue yang akan digunakan. “Dan soal pertandingan itu, itu bukanlah laga resmi, itu adalah eksebisi,” sambungnya. Pernyataan ini langsung mendapatkan sorotan keras dari kubu Pacquiao.
Pihak Pacquiao menilai bahwa pernyataan Mayweather bertentangan dengan kontrak yang sudah ditandatangani. Mereka menilai bahwa Mayweather seharusnya menjaga komitmennya dan tidak membuat pernyataan yang bisa merusak reputasi pertandingan. Dengan adanya kontrak yang jelas, Pacquiao tetap bersikeras ingin bertanding secara profesional, bukan sekadar eksebisi.
Kesiapan Mayweather untuk Duel
Meski menyatakan bahwa pertandingan ini hanyalah eksebisi, Mayweather tampaknya tetap mempersiapkan diri dengan serius. Selain melawan Zambidis, ia juga telah menandatangani beberapa pertandingan lain sebagai bagian dari persiapan. Hal ini menunjukkan bahwa Mayweather tidak sepenuhnya menganggap pertandingan melawan Pacquiao sebagai hal yang remeh.
Namun, pihak Pacquiao tetap bersikeras bahwa pertandingan ini harus dianggap sebagai laga profesional. Mereka menilai bahwa pernyataan Mayweather dapat mengganggu persiapan dan motivasi para atlet. Dengan demikian, mereka berharap agar Mayweather dapat menjaga komitmennya dan tidak membuat pernyataan yang bisa merusak reputasi pertandingan.
Dengan segala perbedaan pendapat yang muncul, pertandingan antara Manny Pacquiao dan Floyd Mayweather Jr. tetap menjadi salah satu pertandingan yang paling dinanti oleh penggemar tinju di seluruh dunia.







