Prediksi Pergerakan IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergerak konsolidasi pada perdagangan hari ini. Para analis merekomendasikan beberapa saham yang layak dipertimbangkan, termasuk PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA). Prediksi ini didasarkan pada berbagai indikator teknikal dan kondisi pasar yang sedang berkembang.
Menurut Ivan Rosanova dari BinaArtha Sekuritas, IHSG berpotensi menguji level resisten Fibonacci di Rp 7.129. Jika indeks berhasil menembus level tersebut, maka peluang peningkatan harga hingga mencapai Rp 7.268 tetap terbuka. Namun, ia menekankan bahwa resisten krusial masih berada di level Rp 7.436. Jika IHSG tidak mampu melewati level tersebut, maka indeks tetap rawan melanjutkan tren penurunan sebelumnya.
Sebagai informasi, level support adalah area harga tertentu yang diyakini sebagai titik terendah dalam suatu periode. Saat harga menyentuh level ini, biasanya terjadi peningkatan pembelian yang dapat menghentikan tren penurunan. Sementara itu, level resistance adalah titik harga tertinggi yang sering kali mengalami aksi jual besar-besaran setelah harga mencapainya, sehingga menghambat kenaikan lebih lanjut.
Untuk saat ini, level support IHSG berada di Rp 6.900, 6.744, dan 6.587, sementara level resistance berada di Rp 7.179, 7.436, 7.765, dan 8.098.
“Indikator MACD menunjukkan adanya momentum netral,” ujar Ivan dalam pernyataannya.
MACD atau Moving Average Convergence Divergence adalah indikator yang digunakan untuk mengukur kekuatan dan arah tren harga saham. Garis MACD yang terus menanjak menunjukkan tren naik alias positive slope berlanjut dan momentum beli tetap kuat.
Rekomendasi Saham Hari Ini
Berdasarkan analisis teknikal, Ivan merekomendasikan beberapa saham yang layak diperhatikan hari ini:
- PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI): Beli pada rentang harga Rp 3.510 – 3.610 dengan target harga terdekat di Rp 3.970
- PT Bumi Resources Tbk (BUMI): Tahan penjualan (hold) dengan target harga terdekat di Rp 232
- PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN): Beli di rentang harga Rp 3.700 – 3.800 dengan target harga terdekat di Rp 4.220
- PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA): Hold dengan target harga terdekat di Rp 2.590
- PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS): Beli pada rentang harga Rp 1.800 – 1.820, dengan target harga terdekat di Rp 2.050.
Di sisi lain, Phintraco Sekuritas menilai secara teknikal bahwa histogram MACD bergerak sideways. Dengan demikian, IHSG diperkirakan akan bergerak dalam rentang 7.000 hingga 7.200 pada perdagangan hari ini.
Kondisi Fundamental Pasar
Secara fundamental, pasar sedang memantau langkah pemerintah dalam meredam dampak lonjakan harga minyak mentah terhadap anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) serta ekonomi domestik. Pemerintah tengah menyiapkan skema efisiensi anggaran hingga opsi work from home (WFH).
Terdapat tiga sektor utama yang dinilai rentan terdampak, yaitu stabilitas energi, rantai pasok global, dan pertumbuhan ekonomi. Untuk menekan impor migas, pemerintah berencana meningkatkan efisiensi energi serta memperkuat implementasi program biodiesel 50% (B50). Kebijakan ini diharapkan dapat menahan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi guna menjaga inflasi dan mencegah pelebaran defisit APBN. Namun, harga BBM nonsubsidi diperkirakan tetap berpotensi naik seiring penyesuaian harga bulanan pada 1 April 2026.
Di sisi lain, pemerintah belum memberikan kepastian terkait rencana penerapan bea keluar ekspor batu bara, meskipun sudah masuk dalam asumsi penerimaan APBN 2026. Sementara itu, kebijakan bea keluar untuk produk turunan nikel telah mendapat persetujuan Presiden Prabowo.
Phintraco Sekuritas kemudian memberikan rekomendasi saham-saham yang dapat dicermati hari ini, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), dan PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR).






