Keutamaan Sholat Sunnah Dhuha dan Doa Setelahnya
Sholat Dhuha adalah salah satu bentuk ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dalam agama Islam. Ibadah ini memiliki berbagai keutamaan yang bisa diraih oleh umat Muslim jika dilakukan secara rutin. Berikut beberapa keutamaan dari Sholat Dhuha beserta tata cara pelaksanaannya.
Keutamaan Sholat Dhuha
Penghapus Dosa
Sholat Dhuha dapat menjadi penghapus dosa-dosa yang telah dilakukan. Rasulullah SAW bersabda, “Di setiap sendi tubuh manusia terdapat sedekah setiap pagi. Setiap tasbih (yang diucapkan) adalah sedekah, setiap tahmid (yang diucapkan) adalah sedekah, setiap tasbih (yang diucapkan) adalah sedekah, dan dua rakaat Sholat Dhuha yang diwiridkan (dilakukan dengan rutin) adalah gantinya.” (HR Muslim)Penyebab Kesejahteraan
Melalui Sholat Dhuha, seseorang dapat meraih kesejahteraan baik dalam urusan dunia maupun akhirat. Rasulullah SAW bersabda, “Di setiap pagi, ada sedekah pada setiap sendi tulang dari setiap orang di antara kamu. Dan setiap tasbih adalah sedekah. Setiap Tahmid adalah sedekah, dan setiap Tahlil adalah sedekah, dan setiap takbir adalah sedekah, dan perintah yang ma’ruf adalah sedekah, dan mencegah yang munkar adalah sedekah, dan dua rakaat yang dikerjakan di waktu Dhuha adalah gantinya.” (HR Muslim)Diberi Rezeki yang Luas
Sholat Dhuha juga dihubungkan dengan keberkahan rezeki. Rasulullah SAW bersabda, “Di dalam tubuh manusia terdapat 360 sendi, pada setiap sendinya wajib dikeluarkan sedekah. Maka dari itu, setiap orang di antara kamu wajib melakukan tasbih pada setiap sendi badannya. Setiap tasbih itu adalah sedekah. Kemudian berikanlah dua rakaat sebagai sholat Dhuha yang bisa memberikan keberkahan pada hari kalian.” (HR Ahmad)Mendapatkan Pahala Seperti Umrah
Salah satu keutamaan Sholat Dhuha adalah mendapatkan pahala setara dengan umrah. Rasulullah SAW bersabda, “Di antara sholat yang Allah azza wa jalla perintahkan kepada hamba-hamba-Nya, sholat di waktu malam dan sholat di waktu siang (Dhuha). Dan sholat Dhuha itu adalah pahala umrah.” (HR At-Tirmidzi)Mendapat Perlindungan dari Kesulitan
Melakukan Sholat Dhuha dapat menjadi benteng perlindungan dari kesulitan dan cobaan. Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang mengerjakan sholat Dhuha sebanyak 12 rakaat, maka Allah akan membangunkan baginya sebuah istana di surga.” (HR At-Tirmidzi).
Tata Cara Sholat Dhuha 2 Rakaat
Untuk melaksanakan sholat Dhuha 2 rakaat, dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:
- Rakaat Pertama
- Niat sholat Dhuha
- Takbiratul Ihram
- Membaca Doa Iftitah (Sunnah)
- Membaca Surah Al-Fatihah
- Membaca Surah Ad-Dhuha
- Ruku’ dengan tumakninah lalu membaca:
Subhana rabbiyal azimi wabi hamdih. - I’tidal dengan tumakninah lalu membaca:
Sami Allahu liman hamidah. dan Rabbana walakal hamdu. - Sujud dengan tumakninah lalu membaca:
Subhaana robbiyal ‘a’la wabihamdih. - Duduk di antara dua sujud lalu membaca:
Rabbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa ‘aafinii wa’fu ‘annii. - Sujud lalu membaca:
Subhaana robbiyal ‘a’la wabihamdih. Berdiri lagi
Rakaat Kedua
- Membaca Surah Al-Fatihah
- Membaca Surah As-Syams
- Ruku’ dengan tumakninah lalu membaca:
Subhana rabbiyal azimi wabi hamdih. - I’tidal dengan tumakninah lalu membaca:
Sami Allahu liman hamidah. dan Rabbana walakal hamdu. - Sujud dengan tumakninah lalu membaca:
Subhaana robbiyal ‘a’la wabihamdih. - Duduk di antara dua sujud lalu membaca:
Rabbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa ‘aafinii wa’fu ‘annii. - Sujud lalu membaca:
Subhaana robbiyal ‘a’la wabihamdih. - Tasyahud Akhir dengan tuma’ninah
- Salam
- Membaca doa sholat Dhuha.
Bacaan Surah Ad-Dhuha
Berikut bacaan Surah Ad-Dhuha:
Wad duhaa, Wal laili iza sajaa, Ma wad da’aka rabbuka wa ma qalaa, Wa la sawfa y’utiika rabbuka fatarda, Alam ya jidka yatiiman fa aawaa, Wa wa jadaka daal lan fahada, Fa am mal yatiima fala taqhar, Wa am mas saa-ila fala tanhar, Wa amma bi ni’mati rabbika fahad dith.
Bacaan Doa Setelah Sholat Dhuha
Berikut bacaan doa setelah sholat Dhuha atau doa sholat Dhuha:
Allahumma innad Dhuha-a Dhuha-uka, wal baha-a baha-uka, wal jamala jamaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrota qudrotuka, wal ‘ismata ‘ismatuka.
Allahumma in kana rizqi fis sama-i fa-anzilhu, wa in kana fil ardhi fa akhrijhu, wa in kana mu’assaron fa yassirhu, wa in kana haroman fathohhirhu, wa in kana ba’idan faqorribhu, bihaqqi Dhuha-ika, wa baha-ika, wa jamalika, wa quwwatika, wa qudrotika, aatini ma atayta ‘ibadakas sholihin.
Waktu dan Jumlah Rakaat Sholat Dhuha
Sholat Dhuha adalah sholat sunah yang dilakukan seorang muslim ketika waktu Dhuha. Waktu Dhuha adalah waktu ketika matahari mulai naik kurang lebih 7 hasta sejak terbitnya (kira-kira pukul enam atau tujuh pagi) hingga waktu Dzuhur. Jumlah rakaat sholat Dhuha minimal 2 rakaat dan maksimal 12 rakaat, dilakukan dalam satuan 2 rakaat sekali salam.
Niat Sholat Dhuha 2 Rakaat
Niat Sholat Dhuha 2 Rakaat:
Ushalli Sunnatal Dhuha Rak’ataini Lillaahi Ta’alaa.
Artinya: “Aku niat sholat sunah Dhuha dua raka’at, karena Allah ta’ala.”







