Perayaan Lebaran 2026 di Wilayah Malang Raya: KAI Catat Peningkatan Jumlah Penumpang
Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat jumlah penumpang yang meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Selama periode 11 Maret 2026 (H-10) hingga 1 April 2026 (H+10), terdapat total 191.722 penumpang yang menggunakan layanan kereta api untuk mudik dan arus balik di wilayah Malang Raya.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa jumlah tersebut terdiri dari 94.787 penumpang yang berangkat dan 96.935 penumpang yang kembali. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 2% dibandingkan dengan Angkutan Lebaran tahun lalu yang mencapai 187.933 penumpang.
Menurut Mahendro, tingginya minat masyarakat terhadap transportasi kereta api menunjukkan kepercayaan publik terhadap layanan yang semakin aman, nyaman, dan tepat waktu. Hal ini juga menjadi indikasi bahwa masyarakat lebih memilih moda transportasi yang dapat memberikan kenyamanan serta keandalan selama perjalanan.
Puncak Arus Mudik dan Balik
Puncak arus mudik tercatat pada 14 Maret 2026 dengan total layanan sebanyak 9.654 penumpang. Dari jumlah tersebut, 6.055 penumpang naik dan 3.599 penumpang turun. Sementara itu, puncak arus balik terjadi pada 29 Maret 2026 dengan total layanan mencapai 10.304 penumpang, terdiri atas 4.097 penumpang naik dan 6.207 penumpang turun.
Wilayah Malang Raya memiliki lima stasiun utama yang melayani mobilitas masyarakat, yaitu Stasiun Malang, Stasiun Malang Kotalama, Stasiun Lawang, Stasiun Kepanjen, dan Stasiun Sumberpucung. Kelima stasiun ini berperan penting dalam mendukung konektivitas wilayah, khususnya untuk perjalanan menuju sejumlah kota seperti Yogyakarta, Surabaya, Bandung, Banyuwangi, dan Jakarta.
Faktor Pendukung Pertumbuhan Penumpang
Mahendro menyebutkan bahwa pertumbuhan jumlah pelanggan selama angkutan Lebaran juga didorong oleh karakteristik Malang Raya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Timur. Wilayah ini sering dikunjungi oleh wisatawan baik lokal maupun mancanegara, sehingga meningkatkan mobilitas penduduk setempat.
Selama periode Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 8 Surabaya mengoptimalkan layanan kepada pelanggan melalui peningkatan fasilitas di stasiun maupun di atas kereta. Upaya ini mencakup kebersihan area stasiun dan kereta, kesiapan sarana, kemudahan akses informasi, hingga penguatan layanan digital untuk pemesanan tiket dan informasi perjalanan.
Layanan yang Ramah Pengguna
Selain itu, petugas pelayanan disiagakan untuk membantu pelanggan, termasuk lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas. KAI Daop 8 Surabaya juga memastikan keandalan operasional perjalanan kereta api melalui pemeriksaan tambahan terhadap prasarana seperti rel, jembatan, dan sistem persinyalan. Langkah ini dilakukan untuk menjamin keselamatan perjalanan selama masa angkutan Lebaran.
Dukungan Berbagai Pihak
Mahendro menilai kelancaran penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, dan relawan yang membantu pengamanan serta pelayanan di stasiun maupun di atas kereta. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan mudik dan baliknya menggunakan kereta api, serta kepada seluruh petugas, TNI, Polri, dan relawan yang telah bekerja keras memberikan pelayanan terbaik.
Dengan berakhirnya masa Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 8 Surabaya menyatakan akan terus meningkatkan kualitas pelayanan serta menghadirkan inovasi untuk memperbaiki pengalaman perjalanan pelanggan.







