Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Dosen UGM Jadi Penasihat Yayasan Little Aresha Daycare, Kampus Angkat Bicara tentang Staf Pengajar

    30 April 2026

    Ancaman hukum berlapis untuk pinjol yang buat pesanan palsu Damkar Semarang

    30 April 2026

    Mischka Keia, Pelajar Indonesia dengan IQ Tinggi Diterima di Oxford dan Stanford

    30 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Jumat, 1 Mei 2026
    Trending
    • Dosen UGM Jadi Penasihat Yayasan Little Aresha Daycare, Kampus Angkat Bicara tentang Staf Pengajar
    • Ancaman hukum berlapis untuk pinjol yang buat pesanan palsu Damkar Semarang
    • Mischka Keia, Pelajar Indonesia dengan IQ Tinggi Diterima di Oxford dan Stanford
    • Makna postingan Ahmad Dhani sebelum pernikahan El Rumi, bahas hak anak laki-laki pada ayah, sindir Maia?
    • Pembaruan Klasemen Super League: Borneo FC Sama Poin dengan Persib, Persebaya Incar Lima Besar
    • 4 Tips Tentukan Anggaran Emas Ideal
    • Kronologi Penganiayaan Kurir Paket di Lumajang, Honda Beat Raib
    • Jejak Sejarah Museum Penataran Blitar: Dari Koleksi Pribadi ke Cagar Budaya
    • 10 ucapan haji 2026 paling berarti, kirimkan untuk yang tercinta
    • 11 Alasan Orang Dewasa Lebih Tenang dan Jarang Stres
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Daerah»Kakek Sidoarjo Tutup Jalan untuk Cucu, Bukan Fasilitas Umum

    Kakek Sidoarjo Tutup Jalan untuk Cucu, Bukan Fasilitas Umum

    adm_imradm_imr10 April 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Penutupan Jalan di Perumahan Sidokare Asri, Sidoarjo: Konflik antara Kepentingan Pribadi dan Umum

    Sebuah kejadian sederhana di lingkungan permukiman mendadak berubah menjadi perdebatan panas di ruang publik. Berawal dari tindakan seorang warga yang dianggap sepihak, situasi berkembang menjadi konflik terbuka yang terekam kamera dan menyebar luas di media sosial. Peristiwa ini pun menyoroti batas antara kepentingan pribadi dan kepentingan bersama.

    Akses Jalan Diblokir, Warga Terpaksa Memutar

    Insiden terjadi di Perumahan Sidokare Asri, Sidoarjo, ketika seorang warga menutup sebagian akses jalan di depan rumahnya. Aksi tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) dan memperlihatkan pemasangan plang serta alat jemuran sebagai penghalang kendaraan yang hendak melintas. Akibatnya, para pengguna jalan yang sebagian besar merupakan warga sekitar tidak dapat melalui jalur tersebut dan harus mencari rute alternatif yang lebih jauh untuk mencapai tujuan mereka.

    Alasan Keselamatan Keluarga

    Warga yang melakukan penutupan jalan diketahui bernama Mashuda. Ia menjelaskan bahwa tindakannya bukan tanpa alasan, melainkan didorong oleh kekhawatiran terhadap keselamatan anggota keluarganya, terutama cucunya. “Tujuan saya cuma satu, mengantisipasi keselamatan cucu saya kalau keluar. Enggak ada saya membenci seseorang, saya mengerti aturan kok,” ujarnya.

    Mashuda menambahkan bahwa penutupan dilakukan hanya sebagian, dengan tujuan agar pengendara memperlambat laju kendaraan saat melintas di depan rumahnya.

    Klaim Jalan Bukan Fasilitas Umum

    Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa jalan yang diberi penghalang tersebut bukan merupakan jalan umum, melainkan jalan swadaya yang dibangun oleh warga setempat. “Saya sudah musyawarah dengan pengacara, katanya enggak apa-apa Pak, karena itu bukan jalan umum. Dari jalan umum lewat sini bisa, lewat depan juga bisa. Saya tidak mengubah fasilitas,” jelasnya.

    Video Viral dan Rencana Tempuh Jalur Hukum

    Aksi tersebut kemudian viral setelah rekamannya tersebar di media sosial, memicu beragam reaksi dari masyarakat. Tidak sedikit yang menilai tindakan itu merugikan pengguna jalan lain. Mashuda mengaku keberatan atas penyebaran video tersebut dan berencana mengambil langkah hukum terhadap pihak yang merekam dan mengunggah kejadian tersebut.

    “Saya jelas melakukan tempuh hukum. Saya nanti ke Polresta, mau ketemu sama Kanit Reskrim bagian IT untuk menindaklanjuti kronologi fakta yang sudah diambil kepada saya,” tegasnya.

    Kronologi Percekcokan di Lapangan

    Ketua RT 53, Abdul Rofik, membenarkan bahwa kejadian dalam video tersebut bermula secara spontan. Ketegangan muncul saat seorang warga tidak bisa melintas karena akses jalan tertutup. “Benar memang kejadian tersebut yang lagi viral. Kejadian itu memang spontan ya, jadi salah satu warga yang hendak mau keluar, jadi melewati gang tersebut dan mengalami kejadian tersebut dan langsung merekamnya,” ungkapnya.

    Menurut keterangan warga, aksi penutupan jalan ini sebenarnya sudah beberapa kali terjadi. Namun, pada kejadian terakhir, penutupan dilakukan secara total hingga menutup seluruh badan jalan, sehingga memicu emosi pengguna jalan.

    Upaya Mediasi untuk Redam Konflik

    Melihat situasi yang memanas, pengurus lingkungan segera mengambil langkah untuk meredakan konflik. Proses mediasi pun telah dilakukan guna mencari solusi yang dapat diterima semua pihak. “Sudah, tadi malam sudah ada mediasi dan rencananya besok sudah diselesaikan sama pihak kelurahan,” pungkas Abdul Rofik.

    Antara Hak Pribadi dan Kepentingan Umum

    Peristiwa ini menjadi gambaran nyata tentang bagaimana kepentingan individu bisa berbenturan dengan kebutuhan bersama. Di satu sisi, ada kekhawatiran akan keselamatan keluarga, namun di sisi lain terdapat hak masyarakat untuk mengakses fasilitas lingkungan secara bebas. Kini, penyelesaian melalui mediasi diharapkan mampu menjadi jalan tengah agar konflik serupa tidak kembali terulang.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Pembaruan Klasemen Super League: Borneo FC Sama Poin dengan Persib, Persebaya Incar Lima Besar

    By adm_imr30 April 20261 Views

    Borneo FC Seri dengan Persib, Persebaya Incar Lima Besar

    By adm_imr30 April 20261 Views

    Domino Serius, HGI City Cup 2026 Uji Kompetisi Berjenjang di Surabaya

    By adm_imr30 April 20263 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Dosen UGM Jadi Penasihat Yayasan Little Aresha Daycare, Kampus Angkat Bicara tentang Staf Pengajar

    30 April 2026

    Ancaman hukum berlapis untuk pinjol yang buat pesanan palsu Damkar Semarang

    30 April 2026

    Mischka Keia, Pelajar Indonesia dengan IQ Tinggi Diterima di Oxford dan Stanford

    30 April 2026

    Makna postingan Ahmad Dhani sebelum pernikahan El Rumi, bahas hak anak laki-laki pada ayah, sindir Maia?

    30 April 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Karcis Masuk Pantai Pasir Panjang Disorot, Transparansi Retribusi Dipertanyakan

    7 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?