Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Deklarasi Bali Kuatkan Kolaborasi Olahraga ASEAN

    8 Mei 2026

    Latihan Militer 2026, KRI Prabu Siliwangi Jadi Sorotan

    8 Mei 2026

    Terjemahan Lagu Lu Kenal Veronika Ko? dari Gosip Jadi Fenomena Nasional

    8 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Jumat, 8 Mei 2026
    Trending
    • Deklarasi Bali Kuatkan Kolaborasi Olahraga ASEAN
    • Latihan Militer 2026, KRI Prabu Siliwangi Jadi Sorotan
    • Terjemahan Lagu Lu Kenal Veronika Ko? dari Gosip Jadi Fenomena Nasional
    • Kumpulan Nama Bayi Perempuan Cantik dan Pintar A-Z
    • 25 ucapan maaf menyentuh hati sebelum berangkat haji
    • Cara mengatasi hidung tersumbat saat hamil, coba uap hangat
    • Mengapa Kulit Bebek Lebih Berbahaya Daripada Kulit Ayam?
    • Rumah Kepala Sekolah di PALI Terbakar, AKP Beri Tips Cegah Kebakaran
    • 15 Tempat Terbaik untuk Menyaksikan Gerhana Matahari Total
    • Gempa M2,8 Guncang 9 Kecamatan Garut Pagi Ini
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Nasional»Rismon Sianipar Kebingungan? Bantah Videonya AI Setelah Laporan Jusuf Kalla, Tunggu Bukti Terbukti

    Rismon Sianipar Kebingungan? Bantah Videonya AI Setelah Laporan Jusuf Kalla, Tunggu Bukti Terbukti

    adm_imradm_imr10 April 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Perkembangan Terbaru Kasus Ijazah Jokowi: Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar

    Jusuf Kalla (JK), mantan Wakil Presiden Republik Indonesia, melaporkan Rismon Sianipar ke pihak kepolisian terkait dugaan pencemaran nama baik. Laporan ini dilakukan setelah munculnya tudingan bahwa JK diduga membiayai beredarnya kasus ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

    Dalam laporan yang diajukan oleh tim kuasa hukumnya ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri pada Senin (6/4/2026), JK menyatakan bahwa tudingan tersebut tidak benar. Menurut Juru Bicara Jusuf Kalla, Husain Abdullah, tudingan tersebut muncul dari sebuah video yang menampilkan wajah Rismon Sianipar. Dalam video itu, Rismon disebut menuduh JK sebagai pihak yang mendanai kasus ijazah Jokowi.

    “Ada tudingan di mana disebutkan bahwa ada konten di situ ada wajah Rismon Sianipar yang menegaskan bahwa pendanaan bergulirnya kasus itu adalah Pak JK (Jusuf Kalla).”

    Video tersebut sempat beredar luas selama beberapa hari sebelum akhirnya dibantah. Husain mengungkapkan bahwa klarifikasi baru muncul setelah pihak Jusuf Kalla mengambil langkah hukum.

    “Kemudian berita video tersebut dibiarkan bergulir beberapa hari, dan ketika pihak Pak JK melaporkan, lalu buru-buru masalah ini dibantah,” ujarnya.

    Rismon Sianipar Membantah Tudingan

    Di sisi lain, Rismon Sianipar telah memberikan klarifikasi. Ia membantah pernah menuding Jusuf Kalla sebagai pihak yang mendanai kasus tersebut. Bahkan, dalam perkembangan terbaru, Rismon mengaku telah “berbalik arah” dengan meminta maaf kepada Jokowi dan menyatakan bahwa ijazah Presiden tersebut adalah asli.

    Menanggapi laporan yang dilayangkan Jusuf Kalla, pihak Rismon memilih bersikap santai. Kuasa hukumnya, Jahmada Girsang, menyatakan bahwa proses hukum tidak bisa dilakukan secara instan.

    “Saya pikir biarkan saja dulu, kan tidak segampang itu membuat laporan,” kata Jahmada saat dihubungi, Senin (6/4/2026).

    Ia menambahkan, setiap laporan yang masuk ke kepolisian akan melalui proses verifikasi awal, termasuk pengujian terhadap bukti-bukti yang diajukan.

    “Nanti di SPKT diuji dulu bukti-bukti awal apa yang disodorkan,” ucapnya.

    Lebih lanjut, Jahmada menegaskan bahwa kliennya tidak pernah secara langsung menyebut nama Jusuf Kalla dalam pernyataannya. Ia juga menyebut video yang beredar sebagai informasi yang tidak benar.

    “Rismon tidak pernah sebut nama Pak JK. video yang beredar itu hoax, AI ya,” tuturnya.

    Pernyataan Jusuf Kalla

    Sebelumnya, Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK) bakal melaporkan Ahli Digital Forensik, Rismon Sianipar yang menyebut jika dirinya menjadi pendana kasus dugaan ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

    Dalam informasi yang beredar, JK disebut menggelontorkan uang sebesar Rp5 miliar dalam kasus yang sudah lama menjadi perbincangan tersebut.

    JK mengatakan pelaporan itu akan dilayangkan terkait dugaan pencemaran nama baik terhadapnya.

    “Jadi saya ingin katakan karena itulah, maka besok pengacara, itu mewakili saya untuk melaporkan ke Bareskrim Saudara Rismon, untuk mencari kebenaran, menetapkan kebenaran bahwa apa yang dikatakan itu adalah tidak benar,” kata JK di kediamannya di kawasan Jakarta Selatan, Minggu (5/4/2026).

    Ia membantah keras tudingan tersebut. Bahkan, JK mengaku tidak mengenal Rismon secara pribadi.

    “Saya katakan itu pasti dan yakin tidak benar. Saya tidak pernah kenal pun Rismon itu, apa pun, ketemu tidak pernah. Roy karena dia bekas menteri saya kenal, ya saya kenal. Tapi yang lainnya tidak,” jelasnya.

    JK juga mempertanyakan dasar pernyataan Rismon yang menudingnya itu. Ia mengaku tidak pernah membantu siapapun dalam kasus tersebut meski mengenal Roy Suryo.

    “Saya tidak pernah terlibat dalam hal tersebut dan tidak pernah membantu atau apa pun dengan cara apa pun Roy Suryo dan Rismon itu. Apalagi pernah ketemu. Kalau memang pernah ketemu di mana, kapan?” ucapnya.

    Penutup

    Di sisi lain Husain Abdullah mengatakan tetap melanjutkan laporan ini, lantaran video soal tudingan Jusuf Kalla mendanai kasus ijazah Jokowi menjadi konsumsi publik yang tidak elok.

    “Pak Jusuf Kalla tentu tidak ingin sebagai orang yang berada di balik kasus yang sudah sangat menyita perhatian dan tenaga pikiran masyarakat Indonesia.”

    “Dan betul-betul harus diluruskan,” ujar Husain.

    Jubir Jusuf Kalla tersebut juga menekankan bahwa selama ini JK dalam posisi dekat, bahkan pernah bersama-sama di pemerintahan dengan Jokowi.

    “Masa iya seorang Jusuf Kalla (mendanai kasus ijazah Jokowi),” katanya lagi.

    Menurutnya kontroversi tersebut akan sangat buruk bagi masyarakat Indonesia, karena mengganggu harmoni kohesi sosial. Dirinya juga menegaskan bahwa saat ini Jusuf Kalla dalam posisi ingin membersihkan nama dan memberikan edukasi kepada masyarakat luas. Dan yang menjadi hal paling utama adalah mencari siapa yang membuat, memproduksi, dan menyebarluaskan video tuduhan tersebut. Di mana dirinya menekankan agar pihak kepolisian mencari pelakunya.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Terjemahan Lagu Lu Kenal Veronika Ko? dari Gosip Jadi Fenomena Nasional

    By adm_imr8 Mei 20261 Views

    Kompolnas Dukung Larangan Live Streaming Media Sosial bagi Personel Polri saat Bertugas

    By adm_imr8 Mei 20261 Views

    Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Unimal Raih Akreditasi Unggul, Siap Go International

    By adm_imr7 Mei 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Deklarasi Bali Kuatkan Kolaborasi Olahraga ASEAN

    8 Mei 2026

    Latihan Militer 2026, KRI Prabu Siliwangi Jadi Sorotan

    8 Mei 2026

    Terjemahan Lagu Lu Kenal Veronika Ko? dari Gosip Jadi Fenomena Nasional

    8 Mei 2026

    Kumpulan Nama Bayi Perempuan Cantik dan Pintar A-Z

    8 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?