Sejarah Coto Makassar
Coto Makassar adalah salah satu kuliner khas dari Sulawesi Selatan yang memiliki sejarah panjang dan menjadi bagian penting dalam budaya masyarakat Makassar. Berbeda dengan berbagai daerah lain yang memiliki soto berdasarkan nama wilayahnya, masyarakat Makassar mengenal hidangan berkuah khas bernama Coto Makassar.
Dipercaya bahwa hidangan ini berasal dari tradisi masyarakat Makassar pada masa lampau yang sering mengadakan ritual adat sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur dan kekuatan spiritual. Dalam upacara tersebut, hewan seperti ayam, kambing, hingga kerbau dijadikan persembahan. Dari tradisi itu, bagian tubuh hewan kurban kemudian diolah menjadi beragam makanan. Daging dan jeroan kerbau atau sapi dimasak dengan rempah-rempah khas hingga menjadi sajian yang kini dikenal sebagai Coto Makassar. Sementara tulang dan bagian lainnya dimanfaatkan untuk masakan lain seperti konro dan sup kikil.
Menariknya, secara tradisional Coto Makassar tidak dikonsumsi sebagai menu utama pagi, siang, atau malam, melainkan sebagai makanan selingan yang biasa disantap menjelang siang, sekitar pukul 09.00–11.00.
Cara Membuat Coto Makassar di Rumah
Bagi Anda yang ingin mencoba memasak sendiri hidangan khas ini, berikut resep sederhana Coto Makassar untuk sekitar lima porsi.
Bahan Utama
- 2 liter air
- 400 gram jeroan sapi
- 250 gram daging sapi sandung lamur
- 3 cm lengkuas
- 2 batang serai
- 3 lembar daun salam
- 3 sdm minyak goreng
Bumbu Halus
- 8 bawang merah
- 5 bawang putih
- 5 butir kemiri
- 1 sdm ketumbar sangrai
- 2 cm kunyit
- 2 cm jahe
- ½ sdt jintan sangrai
- 2 sdt garam
- 1 sdt merica butir
- 200 gram kacang tanah sangrai, tumbuk kasar
Pelengkap
- Bawang goreng
- Irisan daun bawang
- Irisan seledri
- Buras/lontong ketan
Bahan Sambal Tauco
- 3 cabai merah
- 15 cabai rawit
- 3 sdm tauco
- 2 butir kemiri sangrai
- 1 sdm air jeruk nipis
- ½ sdt garam
- ¼ sdt gula merah
Langkah Pembuatan
Rebus daging dan jeroan
Masak daging dan jeroan bersama serai, lengkuas, dan daun salam hingga empuk. Setelah matang, potong kecil-kecil lalu masukkan kembali ke kuah rebusan.
Tumis bumbu
Haluskan semua bumbu, lalu tumis hingga harum. Tambahkan kacang tanah tumbuk dan aduk rata.
Campurkan ke kuah
Masukkan tumisan bumbu ke dalam rebusan daging, lalu masak dengan api kecil sampai kuah mendidih dan bumbu meresap.
Sajikan
Tuang coto ke mangkuk, taburi bawang goreng, daun bawang, dan seledri. Sajikan bersama buras dan sambal tauco.
Keunikan dan Nilai Budaya Coto Makassar
Coto Makassar bukan hanya sekadar makanan, tetapi juga bagian dari warisan budaya Sulawesi Selatan yang kaya akan sejarah dan tradisi. Perpaduan daging, jeroan, kacang tanah, serta rempah-rempah menjadikan hidangan ini memiliki cita rasa gurih yang khas dan sulit dilupakan.
Hidangan ini tidak hanya menyajikan rasa yang lezat, tetapi juga menjadi simbol dari kekayaan budaya dan tradisi masyarakat Makassar. Dengan proses pembuatan yang rumit dan bahan-bahan alami, Coto Makassar menjadi salah satu makanan yang patut dicoba oleh siapa pun yang ingin merasakan kekayaan kuliner Indonesia.







