Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Hukuman 9 Siswa Penghina Guru Perempuan, Dedi Mulyadi Usulkan Bersihkan Toilet

    23 April 2026

    Pemkot Malang Pantau Stok Sembako Menghadapi Kenaikan Harga

    23 April 2026

    Dulu Kecewakan Ammar Zoni, Zeda Salim Akhirnya Buka Alasan Sebenarnya Lepas Hijab, Singgung Nasib Anak

    23 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Kamis, 23 April 2026
    Trending
    • Hukuman 9 Siswa Penghina Guru Perempuan, Dedi Mulyadi Usulkan Bersihkan Toilet
    • Pemkot Malang Pantau Stok Sembako Menghadapi Kenaikan Harga
    • Dulu Kecewakan Ammar Zoni, Zeda Salim Akhirnya Buka Alasan Sebenarnya Lepas Hijab, Singgung Nasib Anak
    • Peran Merawat Generasi Penerus Toleran Jadi Fokus Perayaan Paskah API Surabaya
    • Wall Street Rekor Tinggi Setelah Selat Hormuz Dibuka
    • Viral! Korban Penipuan Kerja oleh Mantan Camat Pakal Laporkan ke Armuji, Warga Keluarkan Rp 25 Juta Tanpa Kwitansi
    • Sholawat Munjiyat: Doa Penyelamat dan Pengabul Hajat, Bacaan Singkat
    • Apa Itu Mikroplastik? Bahaya, Dampak Kesehatan, dan Cara Mengurangi Paparannya
    • Polisi periksa dapur MBG untuk pastikan keamanan distribusi makanan dan hindari keracunan
    • Kawasan konservasi penyu menghadapi kendala listrik dan sinyal, pengelola terus tingkatkan fasilitas
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Ekonomi»Wall Street Rekor Tinggi Setelah Selat Hormuz Dibuka

    Wall Street Rekor Tinggi Setelah Selat Hormuz Dibuka

    adm_imradm_imr23 April 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Indeks Wall Street Tembus Rekor Tertinggi

    Pada perdagangan Jumat (17/4), indeks Wall Street di Amerika Serikat (AS) mencatatkan rekor tertinggi baru atau all time high (ATH). Kenaikan ini terjadi setelah Iran mengumumkan pembukaan kembali Selat Hormuz sebagai bagian dari gencatan senjata antara Israel dan Lebanon. Peristiwa ini memberi sentimen positif bagi pasar saham AS.

    Indeks S&P 500 melonjak sebesar 1,2% dan ditutup di level 7.126,06, melewati ambang batas 7.100 untuk pertama kalinya. Sementara itu, Nasdaq Composite naik 1,52% dan menutup hari di 24.468,48. Ini menjadi hari ke-13 berturut-turut dengan kenaikan, yang merupakan tren positif terpanjang sejak tahun 1992. Kedua indeks tersebut mencatatkan rekor penutupan dan intraday baru.

    Dow Jones Industrial Average juga mengalami lonjakan signifikan, naik 868,71 poin atau 1,79%, dan menutup sesi di 49.447,43. Indeks Russell 2000 juga mencapai rekor tertinggi baru, dengan kenaikan lebih dari 2%.

    Pembukaan Jalur Pelayaran di Selat Hormuz

    Dalam unggahan di platform X pada Jumat, Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi menyampaikan bahwa jalur pelayaran bagi seluruh kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz dibuka sepenuhnya selama masa gencatan senjata. Namun, pembukaan ini kemungkinan masih bersifat terbatas. Kantor berita Iran, Tasnim News Agency, melaporkan bahwa kapal maupun muatan yang terafiliasi dengan negara-negara musuh tidak akan diizinkan melintas.

    Selain itu, selat disebut berpotensi kembali ditutup apabila blokade Amerika Serikat masih berlanjut. Hingga saat ini belum ada kepastian apakah kapal yang melintas akan dikenakan biaya atau tol.

    Peran Trump dalam Gencatan Senjata

    Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump pada Kamis menyebut pemimpin Israel dan Lebanon telah menyepakati gencatan senjata selama 10 hari. Meredanya kekhawatiran terhadap gangguan pasokan membuat harga minyak jatuh setelah pengumuman dari Iran. Kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun hampir 12% dan ditutup di level US$ 83,85 per barel, sementara kontrak Brent sebagai acuan global melemah 9% ke US$ 90,38 per barel.

    Trump juga mengapresiasi Iran atas dibukanya Selat Hormuz. Namun, ia mengatakan blokade Angkatan Laut AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran tetap akan diberlakukan penuh hingga tercapai kesepakatan damai dengan Teheran.

    “Proses ini harus berlangsung sangat cepat karena sebagian besar poin-poinnya sudah dinegosiasikan,” kata Trump dalam sosial media X.

    Komentar dari Ahli Pasar

    Kepala strategi pasar di Ameriprise Financial, Anthony Saglimbene, menilai pasar saat ini sudah mengesampingkan skenario terburuk dan mulai melihat peluang berakhirnya konflik antara AS dan Iran, dengan Selat Hormuz tetap terbuka.

    “Ke depan, terutama untuk sektor teknologi, terutama untuk magnificent seven, kita perlu melihat tidak hanya laba yang sesuai dengan perkiraan analis, tetapi juga prospek yang kuat,” ucap Saglimbene.

    Potensi Kekerasan Kembali Memanas

    Meski demikian, konflik kemungkinan kembali memanas. Ini setelah AS Marinir AS mengambil alih kapal berbendera Iran usai mencoba melewati blokade AS.

    “Sebuah kapal kargo berbendera Iran bernama TOUSKA, dengan panjang hampir 900 kaki dan berat hampir sama dengan kapal induk, mencoba melewati Blokade Angkatan Laut kami, dan itu tidak berjalan baik bagi mereka,” tulis Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social pada Senin (20/4) dini hari.

    Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan bahwa setiap pergerakan menuju Selat Hormuz akan dianggap sebagai kerja sama dengan musuh.

    “AS tidak mencabut blokade angkatan laut terhadap kapal dan pelabuhan Iran; oleh karena itu, mulai sore ini, Selat Hormuz ditutup hingga blokade ini dicabut,” kata IRGC, menurut Kantor Berita WANA yang berbasis di Teheran pada Minggu (19/4).

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Badan Pangan Waspadai Kenaikan Harga Beras dan Gula Akibat Krisis Plastik

    By adm_imr23 April 20263 Views

    IHSG Berpotensi Turun Pekan Ini, AUTO, BRMS, MDKA, BBRI Jadi Rekomendasi

    By adm_imr22 April 202615 Views

    Pahami Pelunasan, Angsuran, dan Perpanjangan Gadai

    By adm_imr22 April 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Hukuman 9 Siswa Penghina Guru Perempuan, Dedi Mulyadi Usulkan Bersihkan Toilet

    23 April 2026

    Pemkot Malang Pantau Stok Sembako Menghadapi Kenaikan Harga

    23 April 2026

    Dulu Kecewakan Ammar Zoni, Zeda Salim Akhirnya Buka Alasan Sebenarnya Lepas Hijab, Singgung Nasib Anak

    23 April 2026

    Peran Merawat Generasi Penerus Toleran Jadi Fokus Perayaan Paskah API Surabaya

    23 April 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Karcis Masuk Pantai Pasir Panjang Disorot, Transparansi Retribusi Dipertanyakan

    7 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?