Kemenangan Indonesia di Piala Thomas 2026
Tim putra Indonesia menunjukkan semangat juang yang luar biasa dalam lanjutan Piala Thomas 2026. Mereka berhasil membalikkan keadaan dan mengalahkan Thailand dengan skor 3-2 dalam pertandingan kedua Grup D di Horsens, Denmark, pada hari Ahad (26/4/2026). Meskipun sempat tertinggal 1-2, skuad Merah Putih bangkit melalui dua partai terakhir untuk meraih kemenangan penting.
Pertandingan berlangsung sangat ketat sejak awal. Jonatan Christie harus menerima kekalahan dari Kunlavut Vitidsarn dalam tiga gim dengan skor 16-21, 22-20, 20-22. Namun, pasangan Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah mengalahkan Chaloempoen Charoenkitamorn dan Worrapol Thongsanga dengan skor 21-17, 21-18.
Namun, Indonesia kembali tertinggal setelah Alwi Farhan kalah dari Panitchapon Teeraratsakul dengan skor 21-14, 17-21, 16-21. Di posisi tertekan 1-2, pasangan dadakan Fajar Alfian dan Nikolaus Joaquin tampil sebagai penyelamat lewat pertandingan yang sangat menegangkan melawan Peeratchai Sukphun dan Pakkapon Teeraratsakul dengan skor 19-21, 21-17, 25-23.
Fajar mengaku bersyukur bisa memberikan poin penyama kedudukan dalam laga yang sangat ketat. Ia menyebut pertandingan tersebut sangat seru dan menjadi pengalaman berharga karena harus beradaptasi dengan pasangan baru. Ia juga mengakui bahwa keputusan dari service judge cukup mengganggu jalannya laga, meskipun berlaku untuk kedua pasangan.
Sementara itu, Joaquin menuturkan bahwa mereka sempat unggul jauh di gim ketiga, tetapi lawan tampil habis-habisan dan terus menekan. Ia mengungkapkan beberapa kali fault servis sempat mengganggu fokus, tetapi mereka berusaha tetap tenang dan mengejar poin demi poin. Kesempatan tampil di Piala Thomas bersama Fajar menjadi pengalaman berharga, apalagi didampingi pelatih berpengalaman seperti Antonius Buni Ariantho dan legenda bulu tangkis Hendra Setiawan.
Kemenangan Indonesia akhirnya dipastikan oleh tunggal ketiga Moh Zaki Ubaidillah yang tampil meyakinkan dengan kemenangan 21-11, 21-12 atas Tanawat Yimjit. Zaki mengaku sempat merasakan tekanan sebagai penentu kemenangan tim, namun mampu mengatasinya setelah memasuki pertengahan gim. Ia menyebut sudah menyiapkan diri untuk berbagai kemungkinan dan fokus pada penguasaan lapangan. Dukungan rekan-rekan setim dan para senior juga disebut sangat membantu menjaga kepercayaan dirinya.
Dengan kemenangan ini, tim Thomas Indonesia untuk sementara memimpin Grup D.

Performa Tim Putri Indonesia di Piala Uber 2026
Di sektor putri, tim Indonesia juga tampil impresif dengan kemenangan telak 5-0 atas Australia pada laga kedua Grup C Piala Uber 2026. Putri Kusuma Wardani, Thalita Ramadhani Wiryawan, dan Ester Nurumi Tri Wardoyo menyapu bersih tiga partai tunggal. Sementara dua partai ganda turut disumbangkan oleh pasangan Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti serta duet Febriana Dwipuji Kusuma/Rachel Allesya Rose.
Rachel mengungkapkan rasa syukurnya bisa menyumbang poin kelima bagi Indonesia. Ia merasa terhormat dapat tampil di laga resmi Piala Uber, meski harus bermain dengan pemain yang bukan pasangan tetapnya. “Saya merasa terhormat dan senang bisa berpartner dengan Mbak Ana di pertandingan resmi. Ini pertandingan pertama saya di Piala Uber tahun ini, jadi walau pasangannya bukan pasangan asli, tadi saya coba beradaptasi dengan semua kondisi yang ada di lapangan,” kata Rachel.
Febriana menegaskan bahwa tim tetap bermain sepenuh hati dan berusaha menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan, termasuk kecepatan bola. Ia juga menegaskan kesiapan tim menghadapi lawan berikutnya, siapa pun yang diturunkan.
Dengan hasil ini, tim Thomas dan Uber Indonesia sama-sama menjaga tren kemenangan di fase grup, sekaligus menatap langkah ke babak berikutnya. Tim Uber akan menjalani laga penentuan juara Grup D melawan Prancis. Sementara tim Uber yang memuncaki Grup C, akan ditantang China Taipei untuk penentuan juara grup.







