Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek Berdampak Luas pada Operasional Kereta Api
Kecelakaan yang menimpa Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek tujuan Surabaya mengakibatkan dampak signifikan terhadap operasional kereta api nasional. Insiden ini terjadi di wilayah Stasiun Bekasi Timur, Senin malam (27/4/2026). Meskipun seluruh penumpang KA Argo Bromo dilaporkan selamat, kecelakaan tersebut memicu pembatalan sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh dari Jawa Timur menuju Jakarta.
240 Penumpang Selamat
Menurut informasi dari Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, KA Argo Bromo Anggrek yang berangkat dari Gambir menuju Surabaya Pasar Turi mengalami kecelakaan di wilayah Stasiun Bekasi Timur. Hingga saat ini, detail kronologi kecelakaan masih dalam penyelidikan. Namun, semua penumpang yang berjumlah 240 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Penanganan lebih lanjut difokuskan kepada penumpang KRL yang terdampak. Beberapa korban telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan, seperti RSUD Bekasi, Primaya Hospital Bekasi Timur, Mitra Plumbon Cibitung, dan RSU Bella Bekasi. Dalam proses evakuasi, KAI bekerja sama dengan Basarnas, TNI, Polri, serta tim medis guna memastikan keselamatan dan kenyamanan para korban.
Pembatalan Perjalanan KA Jayabaya dan Lainnya
Atas insiden tersebut, KAI memutuskan untuk membatalkan sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh dari Jawa Timur menuju Jakarta pada Selasa (28/4/2026). Hal ini dilakukan sebagai langkah prioritas keselamatan dan keamanan perjalanan. Beberapa perjalanan yang dibatalkan antara lain:
- KA Gumarang relasi Surabaya Pasarturi – Pasarsenen
- KA Jayabaya relasi Malang – Pasarsenen
- KA Argo Anjasmoro relasi Surabaya Pasarturi – Gambir
KAI menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Pihak perusahaan juga menegaskan bahwa pelanggan yang terdampak berhak mendapatkan pengembalian bea tiket sebesar 100 persen. Proses pembatalan dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI atau loket di stasiun. Selain itu, pelanggan juga diberikan opsi untuk melakukan penjadwalan ulang perjalanan sesuai ketentuan yang berlaku.
Rute Madiun dan Blitar Terdampak
Selain wilayah KAI Daop 8 Surabaya, KAI Daop 7 Madiun juga membatalkan dua perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) keberangkatan Selasa (28/4/2026). Dua perjalanan yang dibatalkan adalah:
- KA 143B Madiun Jaya relasi Madiun-Pasarsenen
- KA 149 Singasari relasi Blitar-Pasarsenen
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa penyesuaian pola operasi dilakukan untuk mendukung proses penanganan di lokasi kejadian sekaligus memastikan keselamatan perjalanan kereta api. Seluruh perjalanan Kereta Api Jarak Jauh yang berangkat dari Stasiun Gambir dan Pasarsenen untuk sementara dihentikan.
Komitmen Layanan Pasca-Insiden
Pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan permohonan maaf atas gangguan perjalanan yang terjadi akibat insiden tersebut. Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menegaskan bahwa fokus utama perusahaan saat ini adalah memastikan seluruh penumpang dan petugas mendapatkan penanganan secepat mungkin dan sebaik mungkin. KAI juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait di lapangan.
Bagi pelanggan yang membutuhkan informasi lebih lanjut, KAI menyediakan layanan resmi melalui WhatsApp di 0811-2223-3121 maupun Call Center 121. Proses pembaruan informasi akan terus dilakukan seiring perkembangan situasi.







