Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Cek Jadwal KM Bukit Raya Sampai 3 Mei 2026, Cara Pembelian Tiket Online dan Offline

    2 Mei 2026

    Pedagang Tani Batu Hanya Bisa Beli Token Listrik Rp 50 Ribu, Pihak Terkait Diam

    2 Mei 2026

    Mengungkap Trik Jelek Pedagang Mobil Bekas

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Sabtu, 2 Mei 2026
    Trending
    • Cek Jadwal KM Bukit Raya Sampai 3 Mei 2026, Cara Pembelian Tiket Online dan Offline
    • Pedagang Tani Batu Hanya Bisa Beli Token Listrik Rp 50 Ribu, Pihak Terkait Diam
    • Mengungkap Trik Jelek Pedagang Mobil Bekas
    • Tips Memilih Tempat Penitipan Anak yang Aman, Berdasarkan Kasus Daycare Yogyakarta
    • Pembaruan Harga BBM Pertamina 28 April 2026 di Gorontalo, Pertalite Tetap Rp10.000/L
    • Dorong Energi Hijau, Uniska Kediri Hadirkan SPKLU
    • Kesenjangan Pembiayaan UMKM Rp2.400 Triliun, Akses Modal Tentukan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif
    • Dua Pelaku Pengeroyokan TNI di Depok Ditangkap, Satu DPO Masih Diburu Polisi
    • Arbain Bukan Rukun Haji, Jemaah Diminta Hemat Tenaga untuk Wukuf
    • Spring Bed Pilihan Terbaik untuk Kesehatan di Indonesia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Malang Raya»Dewan dorong UMKM Pasuruan berkembang: dari lokal ke kompetitif regional

    Dewan dorong UMKM Pasuruan berkembang: dari lokal ke kompetitif regional

    adm_imradm_imr2 Mei 20262 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kondisi UMKM di Kabupaten Pasuruan

    Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Pasuruan terus menunjukkan geliat yang menjanjikan. Hingga tahun 2024, jumlah UMKM telah mencapai lebih dari 248.000 unit usaha, yang didominasi oleh sektor makanan-minuman, bordir, dan garmen. Angka ini bukan sekadar deret data, melainkan denyut ekonomi rakyat yang menopang kehidupan ribuan keluarga.

    Pemerintah daerah melalui Dinas Koperasi dan Perdagangan juga telah menggulirkan berbagai program penguatan pada tahun 2026. Mulai dari pelatihan manajemen keuangan, digital marketing, hingga fasilitasi pembiayaan dan business matching. Namun di balik itu, tantangan masih membayangi mulai dari keterbatasan akses pasar, permodalan, hingga rendahnya pemanfaatan teknologi digital.

    Tantangan yang Menghadang

    Dalam Forum Jagongan Wakil Rakyat (JAWARA), anggota Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan Misto Leo Faisal menilai UMKM Pasuruan sejatinya sudah memiliki fondasi kuat. Namun, ia mengingatkan bahwa jumlah besar belum tentu sebanding dengan kualitas. “Secara kuantitas ini sudah bagus. Tapi yang naik ke level regional atau nasional masih sedikit. Artinya, kita harus dorong agar pelaku UMKM tidak berhenti di level bawah,” ujarnya, beberapa waktu lalu.

    Ia menekankan, kunci utama agar UMKM naik kelas bukan semata pada modal, melainkan kemampuan menjual dan membaca peluang pasar. Menurutnya, perubahan pola bisnis dalam dua dekade terakhir harus diikuti dengan adaptasi pelaku usaha, terutama dalam memanfaatkan platform digital. “Sekarang cukup dengan satu ponsel, produk bisa dijual ke mana saja. Tapi masalahnya, banyak yang produknya bagus, tapi tidak bisa menjual,” tegasnya.

    Misto juga mendorong pelaku UMKM untuk terus belajar dan membangun jejaring dengan pelaku usaha yang lebih maju. Ia meyakini, kedekatan dengan ekosistem bisnis yang tepat akan mempercepat proses peningkatan kapasitas.

    Peningkatan Sumber Daya Manusia

    Sementara itu, anggota Komisi II DPRD lainnya Gaung Andaka Ranggi Purbangkara menilai akar persoalan UMKM terletak pada kualitas sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, selama SDM belum kuat, persoalan klasik seperti permodalan dan pemasaran akan terus berulang. “Kalau SDM-nya sudah siap, dia akan tahu cara mengakses modal dan memperluas pasar. Jadi yang paling mendasar adalah peningkatan kualitas manusianya,” jelasnya.

    Ia juga mengapresiasi pola pelatihan UMKM harus sepenuhnya tepat sasaran. Ke depan, ia mengusulkan model pelatihan berbasis kompetisi terbuka, seperti lomba business plan yang disertai pendampingan hingga tahap implementasi. “Harus transparan dan terbuka. Yang ikut benar-benar mereka yang punya niat dan kesiapan berusaha,” ujarnya.

    Integrasi dengan Pariwisata

    Selain penguatan SDM, DPRD juga menyoroti pentingnya integrasi UMKM dengan potensi daerah. Destinasi unggulan seperti Gunung Bromo dinilai belum dimaksimalkan sebagai etalase produk lokal. “Pasuruan punya daya tarik kelas dunia. Kalau dikolaborasikan dengan UMKM, dampaknya luar biasa. Produk lokal harus hadir di setiap event dan destinasi wisata,” kata Gaung.

    Ia menambahkan, kunci pemasaran modern bukan sekadar promosi, tetapi membangun pengalaman (experience) yang melekat di benak konsumen. Dari situlah produk akan dikenal dan dicari kembali.

    Strategi Utama untuk Meningkatkan Kualitas UMKM

    DPRD pun mendorong pemerintah daerah untuk fokus pada tiga strategi utama: peningkatan kualitas SDM, penguatan branding daerah, serta perluasan konektivitas pasar melalui event dan kolaborasi lintas sektor. Dengan langkah tersebut, UMKM Pasuruan diharapkan tidak hanya bertahan di tengah persaingan, tetapi mampu melompat lebih jauh, dari kekuatan lokal menjadi daya saing regional.

    “Targetnya jelas, UMKM kita harus naik kelas. Bukan sekadar banyak, tapi juga kuat dan berdaya saing,” pungkasnya.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Pedagang Tani Batu Hanya Bisa Beli Token Listrik Rp 50 Ribu, Pihak Terkait Diam

    By adm_imr2 Mei 20261 Views

    Aksi Bersih-Bersih Halte Kumuh di Kota Malang Dipicu Kepedulian Masyarakat

    By adm_imr2 Mei 20261 Views

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    By redaksi2 Mei 202612,346 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Cek Jadwal KM Bukit Raya Sampai 3 Mei 2026, Cara Pembelian Tiket Online dan Offline

    2 Mei 2026

    Pedagang Tani Batu Hanya Bisa Beli Token Listrik Rp 50 Ribu, Pihak Terkait Diam

    2 Mei 2026

    Mengungkap Trik Jelek Pedagang Mobil Bekas

    2 Mei 2026

    Tips Memilih Tempat Penitipan Anak yang Aman, Berdasarkan Kasus Daycare Yogyakarta

    2 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?