Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    30 Jawaban Soal BTQ Kelas 4 Semester 2: Pilihan Ganda dan Esai Ujian Akhir

    24 Juni 2026

    Kemeriahan ASN Pemkot Malang Berpakaian Jersey Piala Dunia 2026, Termasuk Argentina dan Negara Favorit

    24 Juni 2026

    Lisa Mariana Bela Ruben Onsu, Sindir Pedas Sarwendah: Apa yang Kau Tunggu?

    24 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Rabu, 24 Juni 2026
    Trending
    • 30 Jawaban Soal BTQ Kelas 4 Semester 2: Pilihan Ganda dan Esai Ujian Akhir
    • Kemeriahan ASN Pemkot Malang Berpakaian Jersey Piala Dunia 2026, Termasuk Argentina dan Negara Favorit
    • Lisa Mariana Bela Ruben Onsu, Sindir Pedas Sarwendah: Apa yang Kau Tunggu?
    • Yusuf Meilana Tampil 6 Kali Bersama Bali United, Kini Berlabuh ke Persik Kediri
    • Manfaat Luar Biasa Kebun Sekolah yang Belum Diketahui Banyak Orang Tua
    • Pemuda Pukuli Ibu dan Anak di Palangka Raya, Keduanya Alami Luka Parah
    • Khutbah Jumat 19 Juni 2026: Keistimewaan Puasa Asyura dan Muharram
    • 7 Suplemen Penguat Imun Tubuh
    • Cari kuliner dekat Pura Mangkunegaran? Ini 5 tempat makan lezat
    • Krisis listrik berulang, ini penjelasan ahli UGM
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Internasional»Iran Beri Deadline 1 Bulan untuk AS, Hentikan Blokade Selat Hormuz dan Perang

    Iran Beri Deadline 1 Bulan untuk AS, Hentikan Blokade Selat Hormuz dan Perang

    adm_imradm_imr5 Mei 20262 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Iran Menetapkan Batas Waktu Satu Bulan untuk Kesepakatan Damai dengan AS

    Pada hari Sabtu (2/5/2026), Iran memberikan tenggat waktu satu bulan kepada Amerika Serikat (AS) terkait negosiasi kesepakatan damai yang mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz. Tuntutan Iran meliputi pencabutan blokade angkatan laut AS, ganti rugi perang, serta pengakhiran konflik di Iran dan Lebanon secara permanen.

    Sebelumnya, pada hari Kamis (30/4/2026), Iran telah menyerahkan proposal revisi 14 poin untuk kerangka perjanjian kepada AS. Dua sumber yang mengetahui isi dokumen tersebut menyebutkan bahwa proposal ini menetapkan tenggat waktu satu bulan yang ketat untuk mengamankan kesepakatan yang mencakup akses maritim, mengakhiri blokade angkatan laut AS, dan gencatan senjata yang langgeng di kedua front.

    “Jika mereka berperilaku buruk, jika mereka melakukan sesuatu yang buruk — tetapi untuk saat ini, kita akan lihat,” ujar seorang pejabat Iran. Namun, Presiden AS Donald Trump merespons dengan dingin terhadap tuntutan tersebut. Ia justru menyebut blokade AS sebagai tindakan “sangat ramah” dan tidak dipersoalkan.

    Perang yang Masih Berlangsung

    Meskipun gencatan senjata tiga minggu telah menghentikan sementara perang AS-Israel terhadap Iran, situasi tetap rapuh. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengatakan bahwa mereka tetap dalam “siaga penuh” untuk kembali ke permusuhan, dengan alasan kurangnya komitmen AS terhadap perjanjian sebelumnya.

    Kendala teknis juga muncul dalam membuka kembali Selat Hormuz, termasuk keberadaan ranjau laut Iran. Selain itu, keputusan Trump untuk menarik 5.000 tentara AS dari Jerman memicu keretakan dengan sekutu NATO.

    Kekacauan Ekonomi di Iran

    Di Iran, dampak ekonomi dari perang semakin memburuk. AS telah memberlakukan sanksi baru terhadap tiga perusahaan mata uang Iran dan memperingatkan perusahaan lain agar tidak membayar “pungutan” untuk jalur aman melalui Hormuz, seperti yang diminta oleh Iran.

    Militer AS mengatakan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran telah menghentikan ekspor minyak Iran senilai 6 miliar dolar AS. Sementara itu, inflasi di Iran, yang sudah tinggi sebelum perang, telah melonjak melewati 50 persen.

    “Bagi banyak orang, membayar sewa dan bahkan membeli makanan menjadi sulit, dan sebagian tidak memiliki apa pun lagi,” kata Mahyar, seorang warga Iran berusia 28 tahun, kepada seorang reporter AFP yang berada di luar negeri.

    Ancaman dan Peringatan

    Pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei mengatakan pada hari Jumat bahwa “pemilik bisnis yang terkena dampak harus sebisa mungkin menghindari PHK dan pemutusan hubungan kerja.” Ia juga mengancam musuh-musuh Iran dengan “jihad ekonomi dan budaya.”

    Selain itu, Iran juga menyerukan pencabutan blokade angkatan laut AS, ganti rugi perang, dan pembebasan semua aset yang dibekukan. Rencana 14 poin Iran dilaporkan menyerukan jangka waktu 30 hari untuk menyelesaikan persyaratan perdamaian, sebuah jangka waktu yang bertentangan dengan preferensi Washington untuk transisi yang lebih panjang.

    Perjalanan Diplomasi yang Penuh Tekanan

    Meskipun Trump mengatakan pada Jumat (1/5/2026) bahwa dia tidak puas dengan proposal Iran, ia mengatakan kepada wartawan pada hari Sabtu sebelum meninggalkan Palm Beach menuju Miami bahwa dia akan meninjainya selama penerbangan. “Saya sedang mempelajarinya. Nanti saya beri tahu,” katanya.

    Beberapa saat kemudian, Trump melontarkan pernyataan yang jauh lebih tajam di Truth Social, mengatakan bahwa dia “tidak dapat membayangkan hal itu dapat diterima” dan bersikeras bahwa Iran “belum membayar harga yang cukup mahal atas apa yang telah mereka lakukan terhadap umat manusia, dan dunia, selama 47 tahun terakhir.”

    Dalam pernyataan yang sama kepada media, Trump menggambarkan blokade terhadap pelabuhan Iran sebagai tindakan yang “sangat ramah” dan tidak dipersoalkan, serta menegaskan bahwa hal itu tidak bertentangan dengan klaimnya bahwa permusuhan telah “diakhiri.”


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Trump yakin kalahkan Iran: Perjanjian damai ini tanda menyerah

    By adm_imr24 Juni 20260 Views

    Dari kuis hingga pundit lokal, hadiah menarik menanti di selebrasi 2026

    By adm_imr23 Juni 20261 Views

    Ramaikan Piala Dunia 2026, Tribun Network Undang Masyarakat Rayakan Bersama

    By adm_imr23 Juni 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    30 Jawaban Soal BTQ Kelas 4 Semester 2: Pilihan Ganda dan Esai Ujian Akhir

    24 Juni 2026

    Kemeriahan ASN Pemkot Malang Berpakaian Jersey Piala Dunia 2026, Termasuk Argentina dan Negara Favorit

    24 Juni 2026

    Lisa Mariana Bela Ruben Onsu, Sindir Pedas Sarwendah: Apa yang Kau Tunggu?

    24 Juni 2026

    Yusuf Meilana Tampil 6 Kali Bersama Bali United, Kini Berlabuh ke Persik Kediri

    24 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?