Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Cara Sholat Dhuha 2 Rakaat Lengkap Niat dan Maknanya

    7 Mei 2026

    Manfaat daun kelor untuk perkembangan anak, superfood dari halaman rumah

    7 Mei 2026

    Mengapa Ibu Hamil Dilarang Makan Sate?

    7 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Kamis, 7 Mei 2026
    Trending
    • Cara Sholat Dhuha 2 Rakaat Lengkap Niat dan Maknanya
    • Manfaat daun kelor untuk perkembangan anak, superfood dari halaman rumah
    • Mengapa Ibu Hamil Dilarang Makan Sate?
    • Menteri ESDM Pilih Batu Bara Untuk Pasok Listrik Rakyat
    • 10 Film Aksi Komedi Seru dan Menghibur untuk Liburanmu
    • Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Naik Lagi, Cek Pertamax Turbo dan Dex 4 Mei 2026
    • Kekuatan Militer AS Terancam Setelah Perang Iran, China dan Korut Belajar dari Kesalahan Ini
    • Bukan Hanya Kencang, Ini Perbandingan Nyata Poco X6 Pro vs Realme Narzo 70
    • Honda Scoopy 2026 Tampil Makin Modis dengan Fitur Canggih dan Hemat Bahan Bakar
    • Kritik, Etika, dan Batas Hukum di Dunia Digital
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kajian Islam»Cara Sholat Dhuha 2 Rakaat Lengkap Niat dan Maknanya

    Cara Sholat Dhuha 2 Rakaat Lengkap Niat dan Maknanya

    adm_imradm_imr7 Mei 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Pengertian Sholat Dhuha

    Sholat Dhuha (bahasa Arab: صلاة الضحى, translit. ṣalatuḍ ḍuḥā) adalah salat sunah yang dilakukan oleh seorang Muslim ketika waktu dhuha. Waktu dhuha adalah saat matahari mulai naik kurang lebih 7 hasta sejak terbitnya (kira-kira pukul enam atau tujuh pagi) hingga waktu zuhur.

    Dalam praktiknya, Sholat Dhuha dapat dilakukan minimal dua rakaat dan maksimal dua belas rakaat, dengan pelaksanaan setiap dua rakaat diakhiri salam. Salat ini menjadi sarana bagi seorang Muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus memohon keberkahan rezeki. Oleh karena itu, penting bagi umat Islam untuk memahami bacaan niat serta tata cara mengerjakan Sholat Dhuha dua rakaat dengan benar.

    Niat Sholat Dhuha 2 Rakaat

    Berikut bacaan niat Sholat Dhuha dua rakaat:
    اُصَلِّى سُنَّةَ الضَّحٰى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى

    Ushalli Sunnatal Dhuha Rak’ataini Lillaahi Ta’alaa.

    Artinya: “Aku niat sholat sunah Dhuha dua raka’at, karena Allah ta’ala.”

    Tata Cara Sholat Dhuha 2 Rakaat

    Berikut tata cara sholat dhuha:

    *Rakaat Pertama

    1. Niat sholat Dhuha
    2. Takbiratul Ihram
    3. Membaca Doa Iftitah (Sunnah)
    4. Membaca Surah Al-Fatihah
    5. Membaca Surah Ad-Dhuha
    6. Ruku’ dengan tumakninah lalu membaca:

      سُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ

      Subhana rabbiyal azimi wabi hamdih.

      Artinya: Maha Suci Rabbku yang Maha Agung dan segala puji bagi-Nya.
    7. I’tidal dengan tumakninah lalu membaca:

      سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ

      Sami Allahu liman hamidah.

      Artinya: Allah mendengar siapa saja yang memuji-Nya.

      رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

      Rabbana walakal hamdu.

      Artinya: Rabb kami, milik-Mu segala pujian
    8. Sujud dengan tumakninah lalu membaca:

      سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

      Subhaana robbiyal ‘a’la wabihamdih.

      Artinya, “Mahasuci Tuhanku yang Mahatinggi dan segala puji bagi-Nya.“
    9. Duduk di antara dua sujud lalu membaca:

      رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَارْحَمْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَافِنِيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

      Rabbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa ‘aafinii wa’fu ‘annii.

      Artinya:, “Ya Allah, ampunilah aku, kasihanilah aku, cukupilah aku, angkatlah derajatku, berikanlah rejeki kepadaku, Berikanlah petunjuk kepadaku, berilah kesehatan kepadaku dan ampunilah aku.”
    10. Sujud lalu membaca:

      سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

      Subhaana robbiyal ‘a’la wabihamdih.

      Artinya, “Mahasuci Tuhanku yang Mahatinggi dan segala puji bagi-Nya.“
    11. Berdiri lagi

    *Rakaat Kedua

    1. Membaca Surah Al-Fatihah
    2. Membaca Surah As-Syams
    3. Ruku’ dengan tumakninah lalu membaca:

      سُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ

      Subhana rabbiyal azimi wabi hamdih.

      Artinya: Maha Suci Rabbku yang Maha Agung dan segala puji bagi-Nya.
    4. I’tidal dengan tumakninah lalu membaca:

      سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ

      Sami Allahu liman hamidah.

      Artinya: Allah mendengar siapa saja yang memuji-Nya.

      رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

      Rabbana walakal hamdu.

      Artinya: Rabb kami, milik-Mu segala pujian
    5. Sujud dengan tumakninah lalu membaca:

      سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

      Subhaana robbiyal ‘a’la wabihamdih.

      Artinya, “Mahasuci Tuhanku yang Mahatinggi dan segala puji bagi-Nya.“
    6. Duduk di antara dua sujud lalu membaca:

      رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَارْحَمْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَافِنِيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

      Rabbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa ‘aafinii wa’fu ‘annii.

      Artinya:, “Ya Allah, ampunilah aku, kasihanilah aku, cukupilah aku, angkatlah derajatku, berikanlah rejeki kepadaku, berikanlah petunjuk kepadaku, berilah kesehatan kepadaku dan ampunilah aku.”
    7. Sujud lalu membaca:

      سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

      Subhaana robbiyal ‘a’la wabihamdih.

      Artinya, “Mahasuci Tuhanku yang Mahatinggi dan segala puji bagi-Nya.“
    8. Tasyahud Akhir dengan tuma’ninah

      Berikut bacaan Tasyahud Akhir:

      التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِىُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ , أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ , اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

      At_Tahiyyaatul Mubaarakaatush Shalawaatuth Thoyyibaatulillaah. As_Salaamu’Alaika Ayyuhan Nabiyyu Wa Rahmatullaahi Wabarakaatuh, Assalaamu’Alaina Wa’Alaa Ibaadillaahishaalihiin.

      Asyhaduallaa Ilaaha Illallaah, Wa Asyhadu Anna Muhammad Rasuulullaah.

      Allaahumma Shalli’Alaa Muhammad, Wa’Alaa Aali Muhammad. Kamaa Shallaita Alaa Ibraahiim Wa Alaa Aali Ibraahiim.

      Wabaarik’Alaa Muhammad Wa Alaa Aali Muhammad. Kamaa Baarakta Alaa Ibraahiim Wa Alaa Aali Ibraahiim, Fil’Aalamiina Innaka Hamiidum Majiid.

      Artinya:

      “Segala kehormatan, dan keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan itu punya Allah. Keselamatan atas Nabi Muhammad, juga rahmat dan berkahnya. Keselamatan dicurahkan kepada kami dan atas seluruh hamba Allah yang sholeh.

      Aku bersaksi tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah.

      “Ya Allah, limpahilah rahmat atas keluarga Nabi Muhammad.Seperti rahmat yang Engkau berikan kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya.

      Dan limpahilah berkah atas Nabi Muhammad beserta para keluarganya. Seperti berkah yang Engkau berikan kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Engkaulah Tuhan yang sangat terpuji lagi sangat mulia diseluruh alam.”
    9. Salam
    10. Membaca doa sholat Dhuha.

    Bacaan Surah Ad-Dhuha

    Berikut bacaan Surah Ad-Dhuha:
    وَالضُّحٰىۙ

    “Wad duhaa”

    Artinya: “Demi waktu dhuha (ketika matahari naik sepenggalah),”
    وَالَّيۡلِ اِذَا سَجٰىۙ

    “Wal laili iza sajaa”

    Artinya: “dan demi malam apabila telah sunyi,”
    مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلٰىؕ‏

    “Ma wad da’aka rabbuka wa ma qalaa”

    Artinya: “Tuhanmu tidak meninggalkan engkau (Muhammad) dan tidak (pula) membencimu,”
    وَلَـلۡاٰخِرَةُ خَيۡرٌ لَّكَ مِنَ الۡاُوۡلٰىؕ

    “Walal-aakhiratu khairul laka minal-uula”

    Artinya: “dan sungguh, yang kemudian itu lebih baik bagimu dari yang permulaan.”
    وَلَسَوۡفَ يُعۡطِيۡكَ رَبُّكَ فَتَرۡضٰىؕ

    “Wa la sawfa y’utiika rabbuka fatarda”

    Artinya: “Dan sungguh, kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, sehingga engkau menjadi puas.”
    اَلَمۡ يَجِدۡكَ يَتِيۡمًا فَاٰوٰى

    “Alam ya jidka yatiiman fa aawaa”

    Artinya: “Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungi(mu),”
    وَوَجَدَكَ ضَآ لًّا فَهَدٰى

    “Wa wa jadaka daal lan fahada”

    Artinya: “dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan.”
    فَاَمَّا الۡيَتِيۡمَ فَلَا تَقۡهَرۡؕ

    “Fa am mal yatiima fala taqhar”

    Artinya: Maka terhadap anak yatim janganlah engkau berlaku sewenang-wenang.
    وَاَمَّا السَّآٮِٕلَ فَلَا تَنۡهَرۡؕ

    “Wa am mas saa-ila fala tanhar”

    Artinya: “Dan terhadap orang yang meminta-minta janganlah engkau menghardik(nya).”
    وَاَمَّا بِنِعۡمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثۡ

    “Wa amma bi ni’mati rabbika fahad dith”

    Artinya: “Dan terhadap nikmat Tuhanmu hendaklah engkau nyatakan (dengan bersyukur).”

    Bacaan Doa Setelah Sholat Dhuha

    Berikut bacaan doa setelah sholat dhuha atau doa sholat dhuha:
    اَللّٰهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ اَللّٰهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

    Allahumma innad Dhuha-a Dhuha-uka, wal baha-a baha-uka, wal jamala jamaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrota qudrotuka, wal ‘ismata ‘ismatuka.

    Allahumma in kana rizqi fis sama-i fa-anzilhu, wa in kana fil ardhi fa akhrijhu, wa in kana mu’assaron fa yassirhu, wa in kana haroman fathohhirhu, wa in kana ba’idan faqorribhu, bihaqqi Dhuha-ika, wa baha-ika, wa jamalika, wa quwwatika, wa qudrotika, aatini ma atayta ‘ibadakas sholihin.

    Artinya:

    “Ya Allah, bahwasannya waktu Dhuha itu adalah waktu Dhuha-Mu, dan keagungan itu adalah keagungan-Mu, dan keindahan itu adalah keindahan-Mu, dan kekuatan itu adalah kekuatan-Mu, dan perlindungan itu adalah perlindungan-Mu.

    Ya Allah, jika rizkiku masih di atas langit, maka turunkanlah, jika masih di dalam bumi, maka keluarkanlah, jika masih sukar, maka mudahkanlah, jika (ternyata) haram, maka sucikanlah, jika masih jauh, maka dekatkanlah,

    Berkat waktu Dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaan-Mu, limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hambaMU yang sholeh”.

    Keutamaan Sholat Dhuha

    Sholat Dhuha merupakan salah satu amalan pagi memiliki banyak keutamaan. Berikut adalah beberapa keutamaan Sholat Dhuha yang dapat menjadi inspirasi bagi umat Muslim:

    1. Penghapus Dosa

      Sholat Dhuha memiliki keutamaan sebagai penghapus dosa-dosa yang telah dilakukan. Rasulullah SAW bersabda, “Di setiap sendi tubuh manusia terdapat sedekah setiap pagi. Setiap tasbih (yang diucapkan) adalah sedekah, setiap tahmid (yang diucapkan) adalah sedekah, setiap tasbih (yang diucapkan) adalah sedekah, dan dua rakaat Sholat Dhuha yang diwiridkan (dilakukan dengan rutin) adalah gantinya.” (HR Muslim)

    2. Penyebab Kesejahteraan

      Melalui Sholat Dhuha, seseorang dapat meraih kesejahteraan baik dalam urusan dunia maupun akhirat. Rasulullah SAW bersabda, “Di setiap pagi, ada sedekah pada setiap sendi tulang dari setiap orang di antara kamu. Dan setiap tasbih adalah sedekah. Setiap Tahmid adalah sedekah, setiap Tahlil adalah sedekah, dan setiap takbir adalah sedekah, dan perintah yang ma’ruf adalah sedekah, dan mencegah yang munkar adalah sedekah, dan dua rakaat yang dikerjakan di waktu Dhuha adalah gantinya.” (HR Muslim)

    3. Diberi Rezeki yang Luas

      Sholat Dhuha juga dihubungkan dengan keberkahan rezeki. Rasulullah SAW bersabda, “Di dalam tubuh manusia terdapat 360 sendi, pada setiap sendinya wajib dikeluarkan sedekah. Maka dari itu, setiap orang di antara kamu wajib melakukan tasbih pada setiap sendi badannya. Setiap tasbih itu adalah sedekah. Kemudian berikanlah dua rakaat sebagai sholat Dhuha yang bisa memberikan keberkahan pada hari kalian.” (HR Ahmad)

    4. Mendapatkan Pahala Seperti Umrah

      Salah satu keutamaan Sholat Dhuha adalah mendapatkan pahala setara dengan umrah. Rasulullah SAW bersabda, “Di antara sholat yang Allah azza wa jalla perintahkan kepada hamba-hamba-Nya, sholat di waktu malam dan sholat di waktu siang (Dhuha). Dan sholat Dhuha itu adalah pahala umrah.” (HR At-Tirmidzi)

    5. Mendapat Perlindungan dari Kesulitan

      Melakukan Sholat Dhuha dapat menjadi benteng perlindungan dari kesulitan dan cobaan. Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang mengerjakan sholat Dhuha sebanyak 12 rakaat, maka Allah akan membangunkan baginya sebuah istana di surga.” (HR At-Tirmidzi)

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Sholawat Ibrahimiyah: Bacaan, Arti, dan Manfaatnya

    By adm_imr6 Mei 20261 Views

    Modus Haji Ilegal yang Tangkap WNI di Makkah: Akui Jadi Petugas, Tawarkan Haji Tanpa Antre

    By adm_imr6 Mei 20261 Views

    Rahasia Sholat Dhuha 2 Rakaat untuk Rezeki Melimpah

    By adm_imr6 Mei 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Cara Sholat Dhuha 2 Rakaat Lengkap Niat dan Maknanya

    7 Mei 2026

    Manfaat daun kelor untuk perkembangan anak, superfood dari halaman rumah

    7 Mei 2026

    Mengapa Ibu Hamil Dilarang Makan Sate?

    7 Mei 2026

    Menteri ESDM Pilih Batu Bara Untuk Pasok Listrik Rakyat

    7 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?