Infomalangraya
— Persebaya Surabaya datang ke markas Persis Solo dengan modal tiga clean sheet beruntun jelang duel pekan ke-32 Super League 2025/2026 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (9/5/2026). Tren positif itu membuat lini belakang Green Force kini menjadi ancaman serius bagi tuan rumah yang baru saja dihajar lima gol oleh Malut United. Ketangguhan lini pertahanan menjadi sorotan utama dalam kebangkitan Persebaya Surabaya pada akhir musim ini.
Tim asuhan Paul Munster tampil semakin disiplin setelah mencatat kemenangan atas Malut United 2-0, membantai Arema FC 4-0, serta menggilas PSBS Biak 4-0. Performa tersebut menunjukkan perubahan signifikan di sektor pertahanan setelah mampu mencatat tiga laga tanpa kebobolan secara beruntun. Catatan tersebut menjadi bukti peningkatan organisasi permainan yang semakin matang pada fase krusial kompetisi.
Solidnya Pertahanan Green Force
Solidnya pertahanan Green Force tidak hanya berasal dari kualitas individu pemain belakang, tetapi juga dari kerja kolektif seluruh tim. Gustavo Fernandes menyebut pressing sejak lini depan menjadi pondasi utama yang membuat pemain belakang lebih nyaman mengantisipasi serangan lawan.
“Menurut saya, kunci utamanya adalah kerja sama tim. Semua dimulai dari lini depan hingga belakang. Ketika lini tengah melakukan pressing dengan baik dan penyerang ikut membantu menutup ruang, kami di belakang tidak terlalu banyak menghadapi situasi berbahaya,” ujar Gustavo Fernandes.
Bek asal Brasil itu juga menegaskan pentingnya konsentrasi selama 90 menit pertandingan berlangsung. Menurutnya, disiplin membaca permainan lawan menjadi faktor penting yang membuat Persebaya Surabaya mampu menjaga gawang tetap steril.
“Yang terpenting adalah menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan, membaca permainan lawan, serta disiplin dalam duel dan penempatan posisi,” imbuhnya.
Duet Gustavo dan Risto Senjata Baru Green Force
Performa impresif Persebaya Surabaya dalam beberapa laga terakhir juga tak lepas dari chemistry duet Gustavo Fernandes dan Risto Mitrevski di jantung pertahanan. Keduanya kini mulai menjelma menjadi tembok kokoh yang sulit ditembus lawan.
Awalnya kombinasi Gustavo dan Risto belum langsung tampil meyakinkan saat pertama kali dipasangkan. Namun, seiring berjalannya waktu, komunikasi dan pemahaman antarkeduanya berkembang pesat hingga mampu menciptakan koordinasi yang solid di lini belakang.
Kini, duet tersebut tampil semakin tenang dalam membaca arah serangan lawan. Mereka juga terlihat lebih kompak dalam menjaga area pertahanan dan melakukan cover ketika salah satu pemain keluar dari posisi.
“Tidak ada rahasia khusus. Ini hasil dari kerja keras, dedikasi, dan permainan kolektif. Clean sheet adalah tanggung jawab semua pemain di lapangan,” kata Gustavo Fernandes. Bek berusia 29 tahun itu juga mengakui komunikasi menjadi aspek yang paling membantu dirinya dengan Risto Mitrevski. Hal itu membuat pengambilan keputusan di lapangan menjadi lebih cepat dan efektif.
“Kerja sama kami semakin baik. Di lapangan kami terus berkomunikasi untuk menjaga posisi dan membaca situasi,” sambungnya.
Persis Solo Wajib Waspada di Stadion Manahan
Di sisi lain, Persis Solo justru berada dalam situasi kurang ideal jelang menjamu Persebaya Surabaya. Tim berjuluk Laskar Sambernyawa itu baru saja menelan kekalahan telak 2-5 dari Malut United. Hasil tersebut memperlihatkan rapuhnya lini pertahanan Persis Solo ketika menghadapi tekanan agresif lawan.
Situasi itu tentu menjadi alarm berbahaya mengingat Persebaya Surabaya sedang berada dalam tren produktif dengan mencetak 10 gol dalam tiga pertandingan terakhir. Kondisi ini membuat duel di Stadion Manahan diprediksi berlangsung panas sejak menit awal. Persis Solo dipastikan harus bekerja ekstra keras jika tidak ingin kembali menjadi korban ketajaman Green Force.
Risto Mitrevski menilai kekompakan menjadi faktor utama yang membuat performa Persebaya Surabaya semakin stabil. Mantan pemain Dewa United itu menyebut hubungan antarpemain terus berkembang positif di dalam maupun luar lapangan.
“Saya rasa chemistry kami sangat baik, dan itu terlihat dari hasil di lapangan. Yang penting adalah membangun koneksi dengan rekan setim, terutama dengan pemain di posisi terdekat,” ujar Risto Mitrevski.
Komunikasi Jadi Kunci Kebangkitan Persebaya Surabaya
Dalam sepak bola modern, komunikasi menjadi elemen penting terutama bagi pemain bertahan yang harus menjaga organisasi permainan sepanjang laga. Hal tersebut kini menjadi salah satu kekuatan utama Persebaya Surabaya.
Gustavo Fernandes menyebut komunikasi antarpemain membuat koordinasi bertahan menjadi lebih efektif saat menghadapi tekanan lawan. Dengan komunikasi yang baik, pemain dapat lebih cepat menentukan keputusan ketika melakukan cover maupun menjaga area pertahanan.
“Komunikasi sangat penting, baik untuk mengatur posisi, melakukan cover, maupun menjaga organisasi pertahanan. Dengan itu, pengambilan keputusan bisa dilakukan lebih cepat,” tutup Gustavo Fernandes.
Jika mampu mempertahankan performa seperti dalam tiga laga terakhir, Persebaya Surabaya berpeluang besar melanjutkan tren positif di kandang Persis Solo. Ketangguhan duet Gustavo Fernandes dan Risto Mitrevski kini mulai menjadi fondasi kuat Green Force dalam memburu hasil maksimal di pengujung musim.







